Jika Sudah Memakai Moisturizer, Apa Harus Pakai Day Cream?
ilustrasi memakai moisturizer (freepik/jcomp)
14:31
14 Januari 2026

Jika Sudah Memakai Moisturizer, Apa Harus Pakai Day Cream?

Baca 10 detik
  • Moisturizer berfungsi mengunci kelembapan kulit, sedangkan day cream adalah pelembap khusus pagi.
  • Penggunaan day cream tidak selalu wajib jika moisturizer yang dipakai sudah mengandung perlindungan matahari.
  • Urutan yang disarankan pagi hari adalah moisturizer diaplikasikan sebelum day cream untuk hidrasi mendalam dan perlindungan ekstra.

Dalam dunia perawatan kulit atau skincare, pertanyaan tentang produk mana yang benar-benar diperlukan sering muncul, terutama bagi pemula. Salah satu yang sering ditanyakan adalah: jika sudah menggunakan moisturizer, apakah masih perlu menambahkan day cream?

Jawabannya tergantung pada jenis kulit, kebutuhan harian, dan formula produk yang digunakan. Nah, yuk kenali perbedaan antara moisturizer dan day cream, alasan mengapa keduanya bisa saling melengkapi, serta tips pemakaian yang tepat.

Dengan pemahaman ini, kamu bisa menyusun rangkaian skincare yang lebih efektif tanpa membuang-buang uang untuk produk yang tidak perlu.

Apa Itu Moisturizer dan Day Cream?

Moisturizer, atau pelembap, adalah produk dasar dalam skincare yang berfungsi untuk menjaga kelembapan kulit. Ia bekerja dengan cara mengunci air di lapisan kulit, mencegah dehidrasi, dan melindungi barrier kulit dari faktor eksternal seperti polusi atau cuaca kering.

Moisturizer biasanya hadir dalam berbagai bentuk, seperti gel, lotion, atau krim, dan bisa digunakan kapan saja—pagi, siang, atau malam.

Kandungannya sering mencakup humektan seperti hyaluronic acid, emolien seperti ceramide, atau oklusif seperti petroleum jelly untuk menghidrasi kulit secara mendalam.

Sementara itu, day cream adalah varian khusus dari moisturizer yang dirancang untuk penggunaan di siang hari.

Day cream tidak hanya melembapkan, tapi juga sering dilengkapi dengan bahan tambahan seperti SPF untuk melindungi kulit dari sinar UV matahari, antioksidan untuk menangkal radikal bebas, atau bahkan bahan pemutih untuk mencerahkan kulit.

Perbedaan utama terletak pada formulasinya yang lebih ringan dan cepat menyerap, sehingga cocok untuk aktivitas sehari-hari tanpa membuat wajah terasa lengket.

Banyak day cream juga memiliki kandungan SPF minimal 15 hingga 30, yang membuatnya berfungsi ganda sebagai pelindung matahari ringan.

Perbedaan Moisturizer dan Day Cream

Meskipun keduanya bertujuan melembapkan, ada perbedaan signifikan yang membuat day cream bukan sekadar "moisturizer biasa".

Pertama, dari segi waktu pemakaian: moisturizer fleksibel untuk pagi dan malam, sedangkan day cream spesifik untuk pagi hari karena kandungan pelindungnya.

Kedua, komposisi: moisturizer fokus pada hidrasi murni, sementara day cream sering menambahkan elemen protektif seperti SPF, vitamin C, atau ekstrak tanaman anti-penuaan.

Ketiga, tekstur: day cream biasanya lebih ringan untuk menghindari pori-pori tersumbat di bawah sinar matahari, sedangkan moisturizer bisa lebih tebal untuk kulit kering.

Beberapa orang berpendapat bahwa jika moisturizer Anda sudah cukup melembapkan, day cream mungkin tidak wajib.

Namun, ini tergantung konteks. Jika kamu tinggal di daerah tropis seperti Indonesia dengan paparan matahari tinggi, day cream dengan SPF bisa menjadi tambahan penting untuk mencegah penuaan dini, hiperpigmentasi, atau bahkan kanker kulit.

Sebaliknya, jika moisturizer kamu sudah mengandung SPF, maka day cream mungkin berlebihan.

Apakah Harus Pakai Day Cream Jika Sudah Pakai Moisturizer?

Jawaban singkat: tidak selalu harus, tapi disarankan jika kamu membutuhkan perlindungan ekstra. Banyak ahli dermatologi menyarankan penggunaan keduanya bersamaan untuk hasil optimal, asal urutannya benar.

Moisturizer bisa digunakan sebagai base untuk menghidrasi kulit secara mendalam, kemudian dilapisi day cream untuk menambahkan lapisan proteksi. Ini terutama berguna bagi pemilik kulit kering atau sensitif yang memerlukan hidrasi ganda.

Namun, jika budget terbatas atau rutinitas skincare kamu ingin sederhana, cukup gunakan satu produk yang multifungsi. Misalnya, pilih moisturizer dengan SPF untuk pagi hari, sehingga day cream tidak diperlukan lagi.

Beberapa penelitian menekankan bahwa over-layering produk bisa menyebabkan iritasi atau breakout jika tidak sesuai jenis kulit.

Konsultasikan dengan dokter kulit untuk mengetahui kebutuhan spesifik kamu, terutama jika ada masalah seperti jerawat atau rosacea.

Urutan Pemakaian Skincare yang Benar

Agar manfaatnya maksimal, ikuti urutan ini untuk rutinitas pagi:

  1. Pembersih wajah (facial wash) untuk membersihkan kotoran malam hari.
  2. Toner untuk menyeimbangkan pH kulit.
  3. Serum (opsional, seperti vitamin C untuk mencerahkan).
  4. Moisturizer untuk mengunci kelembapan.
  5. Day cream untuk proteksi tambahan.
  6. Sunscreen jika day cream tidak mengandung SPF yang cukup.

Untuk malam hari, ganti day cream dengan night cream yang lebih fokus pada perbaikan kulit selama tidur. Ingat, aplikasikan produk dengan lembut menggunakan jari, dan tunggu 1-2 menit antar lapisan agar menyerap sempurna.

Rekomendasi Berdasarkan Jenis Kulit

  • Kulit Kering: Gunakan keduanya. Moisturizer tebal untuk hidrasi malam, day cream dengan emolien untuk siang.
  • Kulit Berminyak: Pilih moisturizer gel-based yang ringan, dan day cream non-komedogenik dengan SPF matte.
  • Kulit Sensitif: Hindari over-layering; tes patch terlebih dahulu.
  • Kulit Normal: Fleksibel, tapi tambahkan day cream jika sering beraktivitas outdoor.

Produk lokal seperti Wardah atau Emina sering menawarkan day cream dengan SPF yang terjangkau, sementara merek internasional seperti Cetaphil fokus pada moisturizer sederhana.

Intinya, jika sudah memakai moisturizer, day cream bukan keharusan mutlak, tapi bisa menjadi pelengkap berharga untuk perlindungan siang hari, terutama di iklim cerah. Kuncinya pahami kebutuhan kulit kamu dan menghindari pemakaian berlebih yang bisa membebani pori-pori.

Editor: Ruth Meliana

Tag:  #jika #sudah #memakai #moisturizer #harus #pakai #cream

KOMENTAR