Sakit Setelah Berhubungan Intim, Dokter Ungkap Penyebnya
Ilustrasi pasangan. Rasa sakit setelah berhubungan intim bisa disebabkan berbagai faktor, dari kurang pelumasan hingga kondisi medis tertentu, dan dokter menjelaskan cara mengenali serta mengatasinya.(Freepik)
21:50
9 Januari 2026

Sakit Setelah Berhubungan Intim, Dokter Ungkap Penyebnya

Sakit setelah berhubungan intim bisa mengganggu pengalaman yang seharusnya menyenankan.

Beberapa penyebabnya mungkin sederhana, tapi ada juga kondisi medis yang lebih serius yang perlu diperhatikan.

Jika Anda sering merasakannya, penting untuk mengetahui penyebabnya dan cara mengatasinya.

Penyebab sakit setelah berhubungan intim

Dikutip dari Self, menurut para dokter, ada beberapa alasan mengapa Anda merasa sakit setelah berhubungan intim.

Sebagian besar penyebabnya dapat diatasi dengan perubahan kecil, tetapi jika rasa sakit berlanjut, bisa jadi ada masalah medis yang memerlukan perhatian.

1. Kurangnya pelumasan

Kurangnya pelumasan adalah penyebab paling umum rasa sakit setelah berhubungan intim.

“Jika pelumasan tidak cukup, itu bisa menyebabkan robekan kecil pada kulit dan rasa sakit di sekitar pembukaan vagina,” jelas Dr. Christine Greves, MD, ob-gyn di Orlando, Florida.

Pelumasan yang tidak memadai sering terjadi karena kurangnya rangsangan atau faktor lain seperti penggunaan obat-obatan tertentu.

2. Kurang terangsang sebelum berhubungan intim

Tidak merasa terangsang sebelum berhubungan intim juga bisa menyebabkan kekurangan pelumasan.

"Tanpa rangsangan yang cukup, tubuh tidak memproduksi pelumasan yang dibutuhkan," kata Dr. Mary Jane Minkin, MD, ahli endokrinologi di Yale Medicine.

Foreplay yang cukup sangat penting untuk meningkatkan kenyamanan dan memastikan pelumasan yang optimal.

Cara mengatasi sakit setelah berhubungan intim

Ilustrasi nyeri vagina. Rasa sakit setelah berhubungan intim bisa disebabkan berbagai faktor, dari kurang pelumasan hingga kondisi medis tertentu, dan dokter menjelaskan cara mengenali serta mengatasinya.Shutterstock/siam.pukkato Ilustrasi nyeri vagina. Rasa sakit setelah berhubungan intim bisa disebabkan berbagai faktor, dari kurang pelumasan hingga kondisi medis tertentu, dan dokter menjelaskan cara mengenali serta mengatasinya.

Ada beberapa cara untuk meredakan rasa sakit setelah berhubungan intim. Pelumas dan kompres hangat atau dingin bisa membantu mengurangi ketidaknyamanan yang terjadi.

  • Gunakan pelumas

Pelumas berbasis air dapat membantu mengurangi rasa sakit yang disebabkan oleh kekurangan pelumasan.

Dr. Idries Abdur-Rahman, MD, merekomendasikan penggunaan pelumas setelah berhubungan intim untuk menenangkan area yang terasa sakit.

“Pelumas membantu menenangkan dan memberikan efek menenangkan pada area yang sakit,” katanya.

  • Kompres dingin atau hangat

Kompres dingin atau hangat dapat memberikan kelegaan sementara.

Dr. Greves menyarankan kompres dingin untuk mengurangi pembengkakan atau iritasi, tetapi pastikan untuk tidak langsung mengaplikasikan es ke kulit. Cukup bungkus es dalam kain bersih dan tempelkan pada area yang terasa sakit.

Penyebab medis yang dapat memicu rasa sakit

Jika rasa sakit berlanjut, bisa jadi ada kondisi medis yang memerlukan perhatian lebih.

Beberapa infeksi atau alergi bisa menyebabkan ketidaknyamanan saat atau setelah berhubungan intim.

  • Alergi terhadap lateks, pelumas, atau sperma

Beberapa orang mengalami reaksi alergi terhadap lateks, pelumas, atau bahkan sperma.

“Alergi ini dapat menyebabkan rasa terbakar atau gatal pada vagina,” jelas Dr. Minkin.

Jika Anda merasa terbakar setelah berhubungan intim, coba ganti pelumas atau kondom yang digunakan untuk melihat apakah itu mengurangi gejala.

  • Infeksi vagina

Infeksi seperti infeksi jamur atau infeksi saluran kemih (ISK) dapat menyebabkan peradangan dan rasa sakit setelah berhubungan intim.

"Infeksi ini bisa menyebabkan rasa sakit dan iritasi," kata Dr. Minkin.

Jika Anda mengalami gatal, rasa terbakar, atau pendarahan, segera periksakan ke dokter.

  • Endometriosis

Endometriosis dapat menyebabkan rasa sakit yang dalam pada area pelvis, terutama setelah berhubungan intim.

“Ini terjadi ketika lapisan rahim tumbuh di luar rahim, menyebabkan peradangan,” jelas Dr. Minkin.

Jika Anda mengalami rasa sakit yang bertahan berjam-jam setelah berhubungan intim, ini bisa menjadi tanda endometriosis.

  • Vulvodynia

Vulvodynia adalah kondisi yang menyebabkan rasa sakit kronis pada vulva.

"Rasa sakit ini bisa sangat menyiksa, terutama selama atau setelah berhubungan intim," kata Dr. Minkin.

Jika Anda mengalami rasa terbakar atau nyeri yang berkelanjutan, konsultasikan dengan dokter.

Jika rasa sakit setelah berhubungan intim berlangsung lebih dari beberapa hari atau mengganggu kehidupan seksual Anda, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

"Jika rasa sakit mengganggu kenyamanan Anda, jangan ragu untuk mencari bantuan medis," ujar Dr. Minkin.

Dengan penanganan yang tepat, dokter dapat membantu menemukan penyebab dan memberikan solusi yang sesuai.

Tag:  #sakit #setelah #berhubungan #intim #dokter #ungkap #penyebnya

KOMENTAR