7 Kartel Narkoba Paling Mematikan di Meksiko
- Dunia dikejutkan oleh tewasnya bos Kartel Generasi Baru Jalisco atau Cartel de Jalisco Nueva Generacion (CJNG), Nemesio Oseguera atau yang akrab dikenal sebagai El Mencho.
El Mencho tewas pada Minggu (22/2/2026) dalam operasi militer dari aparat Meksiko yang didukung oleh Amerika Serikat (AS).
Meski pucuk pimpinan dari salah satu kartel narkoba paling berpengaruh itu tewas, Meksiko justru dilanda kekerasan.
Baca juga: Nasib Kartel Narkoba Jalisco Usai El Mencho Tewas, Bubar atau Makin Brutal?
Meksiko sendiri telah lama dipusingkan dengan kehadiran kartel narkoba. Kartel narkoba Meksiko bukan sekadar kelompok kriminal bersenjata, melainkan organisasi terstruktur menyerupai korporasi besar.
Mereka memiliki pimpinan, rantai komando, divisi logistik, hingga jaringan distribusi lintas negara. Mereka menguasai jalur penyelundupan, membangun sel operasional di berbagai kota besar AS, dan memanfaatkan celah korupsi di dua sisi perbatasan.
Kini, setidaknya ada tujuh kartel besar mendominasi lanskap perdagangan narkoba Meksiko dan berpengaruh kuat hingga ke jantung kota-kota AS.
Dilansir dari BBC dan Arkansas Criminal Justice Institute, berikut tujuh kartel narkoba paling besar di Meksiko.
Baca juga: Siapa Penerus El Mencho yang Akan Pimpin Kartel Narkoba Jalisco?
1. Kartel Sinaloa
Joaquin 'El Chapo Guzman, pemimpin kartal narkoba Sinaloa.
Kartel Sinaloa sering disebut sebagai organisasi narkoba paling berpengaruh dalam beberapa dekade terakhir.
Berbasis di negara bagian Sinaloa di pesisir Pasifik, kelompok ini membangun jaringan distribusi luas yang mencakup Phoenix, Los Angeles, Denver, hingga Chicago.
Mereka mengedarkan metamfetamin, kokain, heroin, dan ganja dalam skala besar.
Nama Joaquin "El Chapo" Guzman melekat kuat dalam sejarah kartel ini, terutama setelah dua kali melarikan diri dari penjara sebelum akhirnya diekstradisi ke AS.
Kartel Sinaloa menjadi pemasok obat-obatan terlarang terbesar ke AS ketika masih dipimpin oleh El Chapo.
Kartel ini juga tak ragu dalam menculik, menyiksa, dan membantai anggota geng kriminal saingan.
Kelompok ini juga memiliki akses ke persenjataan, termasuk peluncur granat dan AK-47 berlapis emas milik El Chapo.
El Chapo ditangkap pada Januari 2016 dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup pada Juli 2019.
Jaksa penuntut mengatakan El Chapo telah memperdagangkan kokain, heroin, mariyuana, dan menyimpan jaringan pengedar narkoba, penculik, dan pembunuh.
Baca juga: Siapa Penerus El Mencho yang Akan Pimpin Kartel Narkoba Jalisco?
2. Kartel Jalisco atau CJNG
Foto buron paling dicari di Meksiko, yaitu bos kartel narkoba Jalisco, Nemesio El Mencho Oseguera. El Mencho tewas dalam penggerebekan di Jalisco pada Minggu (22/2/2026).
CJNG lahir pada 2010 setelah pecah dari Sinaloa.
Dalam waktu singkat, kelompok ini berkembang menjadi salah satu kartel paling ekspansif dan brutal.
CJNG menguasai koridor strategis seperti Tijuana, Juarez, dan Nuevo Laredo.
Metamfetamin menjadi komoditas utama dari kartel ini, bersama dengan kokain dan heroin.
Ciri khas kartel ini terletak pada konfrontasi terbuka terhadap aparat keamanan.
Nama CJNG semakin berkibar ketika berani melancarkan serangkaian serangan terhadap pasukan keamanan dan pejabat publik Meksiko.
CJNG juga telah menjatuhkan helikopter tentara dengan granat berpeluncur roket, menewaskan puluhan pejabat negara, dan bahkan diketahui menggantung mayat para korbannya di jembatan untuk mengintimidasi saingannya.
Baca juga: Meksiko Ricuh Besar Usai Bos Kartel Tewas, Masih Layakkah Gelar Piala Dunia?
3. Kartel Juarez
Berbasis di negara bagian Chihuahua, Kartel Juarez pernah terlibat perang panjang melawan Sinaloa dalam perebutan kendali Ciudad Juarez.
Daerah tersebut merupakan salah satu jalur penyelundupan paling strategis ke Texas, AS.
Kelompok ini mendistribusikan kokain dan ganja, lalu memperluas operasi ke heroin dan metamfetamin.
Jaringan mereka menjangkau Denver, Chicago, Oklahoma, dan Kansas City.
Konflik internal dan tekanan pemerintah melemahkan posisi mereka, namun kartel ini tetap menjadi aktor penting di kawasan perbatasan.
Baca juga: Gegara Kekasih, Bos Kartel Meksiko El Mencho Terlacak dan Berakhir Tewas
4. Kartel Teluk
Ilustrasi kartel narkoba di Meksiko.
Kartel Teluk berpusat di Tamaulipas dan telah lama menguasai jalur penyelundupan di timur laut Meksiko.
Operasi mereka memanfaatkan wilayah Rio Grande Valley dan South Padre Island di Texas.
Houston dan Atlanta menjadi titik distribusi utama kartel ini di AS.
Penangkapan sejumlah pemimpin membuat pengaruh Kartel Teluk menurun dalam beberapa tahun terakhir.
Kartel ini awalnya dipimpin oleh Juan Garcia Abrego, raja narkoba Meksiko pertama yang dimasukkan dalam 10 daftar paling dicari FBI.
Dia ditangkap pada 1996 dan dipenjara seumur hidup di AS. Penerusnya, Osiel Cardenas Guillen, membangun sayap militer di tubuh kartel.
Dia merekrut sejumlah tentara dari unit pasukan khusus Meksiko yang korup dan mendorong pendekatan yang lebih kejam.
Namun, para prajurit lama kelamaan membelot dan membentuk kartel sendiri.
Cardenas akhirnya ditangkap pada 2003 dan saat ini menjalani hukuman 25 tahun penjara di AS.
Saudaranya dan pemimpin tertinggi kartel, Ezequiel Cardenas Guillen, tewas dalam baku tembak dengan pasukan Meksiko pada 2010.
Setelah itu, Kartel Teluk kemudian terpecah menjadi beberapa faksi dengan pemimpin yang berbeda.
Baca juga: Satgas Militer AS di Balik Tewasnya El Mencho, Bos Kartel Paling Diburu di Meksiko
5. Kartel Los Zetas
Los Zetas awalnya terbentuk dari mantan anggota pasukan elite militer Meksiko yang bekerja untuk Kartel Teluk sebelum akhirnya memisahkan diri.
Kelompok ini dikenal karena taktik militer, disiplin tinggi, dan kekerasan ekstrem.
Wilayah operasi mencakup Meksiko bagian timur, tengah, dan selatan.
Dallas, New Orleans, dan Atlanta menjadi bagian dari jalur distribusi mereka di AS
Reputasi brutal membuat nama Los Zetas identik dengan aksi penculikan, pemerasan, dan pembunuhan terbuka.
Pada 2012, Los Zetas mencapai puncak kekuasaan mereka dan disebut sebagai geng narkoba terbesar di negara itu.
Bahkan, kartel ini dikabarkan berhasil menyalip saingan sengit mereka, Kartel Sinaloa, dan diperkirakan beroperasi di lebih dari setengah negara bagian Meksiko.
Mereka bergerak melampaui bisnis narkoba dan melakukan kejahatan apa pun yang penting menghasilkan uang, dari penyelundupan rokok hingga perdagangan manusia.
Namun masa kejayaannya tak berlangsung lama. Pada 2012 pula, salah satu pemimpin mereka tewas dalam baku tembak dengan Angkatan Laut Meksiko.
Penggantinya, Miguel Angel Trevino Morales, ditangkap. Adik laki-lakinya, Omar Trevino Morales, mengambil alih kekuasaan tetapi juga ditangkap pada 2015.
Penangkapan demi penangkapan tersebut menandai awal berakhirnya masa kejayaan Kartel Los Zetas.
Kurangnya kepemimpinan menyebabkan Los Zetas terpecah dan memungkinkan kelompok saingan untuk menegaskan dominasi, menurut analisis dari Insight Crime.
Los Zetas kehilangan tempat karena peran dengan kartel lain, terutama CJNG, memperluas wilayah pantai timur.
Perpecahan internal juga telah melemahkan kelompok tersebut. Kendati demikian, Kartel Los Zetas masih tetap menjadi kekuatan yang berbahaya.
Baca juga: Bos Kartel Narkoba El Mencho Tewas, Presiden Meksiko Pastikan Kondisi Mulai Kondusif
6. La Familia Michoacana
La Familia Michoacana beroperasi di negara bagian Michoacan dan memadukan retorika religius dengan bisnis narkoba.
Kelompok ini kerap menampilkan diri sebagai "pelindung masyarakat" sembari menjalankan perdagangan metamfetamin dan aktivitas kriminal lain.
Serangan terhadap kantor polisi dan aparat keamanan menjadi bentuk respons mereka atas penangkapan anggota.
Strategi teror dimanfaatkan sebagai pesan politik sekaligus ekonomi.
Baca juga: Penumpang Pesawat Kocar-kacir di Bandara Saat Bos Kartel Meksiko Terbunuh
7. Arellano Felix Organization
Kartel Arellano Félix, sering disebut Kartel Tijuana, muncul setelah pembagian wilayah oleh Gallardo.
Posisi Tijuana yang berbatasan langsung dengan California menjadikan kartel ini pengendali salah satu gerbang terpenting ke AS.
Meski kekuatannya berkurang akibat penangkapan pimpinan, jalur yang mereka bangun tetap menjadi rute vital dalam arus penyelundupan.
Baca juga: Tewasnya Bos Kartel Jalisco, Kerusuhan Menyebar di Meksiko