Profil Martina Ayu, Atlet Triathlon Indonesia Peraih 7 Medali SEA Games 2025
Atlet triathlon putri, Martina Ayu Pratiwi bahagia meraih prestasi tertinggi dalam ajang SEA Games perdananya di Thailand tahun lalu. Ia mampu meraih 5 medali emas dan 2 medali perak dari cabang olahraga triathlon, duathlon, dan aquathlon yang dikalungkan di lehernya saat menghadiri acara penyerahan bonus di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).(Dok. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Pre
16:05
9 Januari 2026

Profil Martina Ayu, Atlet Triathlon Indonesia Peraih 7 Medali SEA Games 2025

Nama Martina Ayu Pratiwi menjadi salah satu yang paling banyak diperbincangkan selepas SEA Games 2025 di Thailand.

Atlet triathlon putri Indonesia ini mencuri perhatian publik setelah berhasil meraih tujuh medali dalam satu ajang.

"Untuk di olahraga triathlon baru mulai tiga tahun ini dan ini adalah SEA Games pertama saya. Dan Alhamdulillah bisa meraih medali terbanyak di SEA Games ke-33," kata Martina dikutip dari pemberitaan Kompas.com sebelumnya, Jumat (9/1/2026).

Martina bukan hanya mencatatkan prestasi dari sisi jumlah medali, tetapi juga menunjukkan konsistensi dan ketangguhan di cabang olahraga yang menuntut stamina tinggi, disiplin, serta fokus mental.

Triathlon, yang mengombinasikan renang, bersepeda, dan lari. memang dikenal sebagai salah satu olahraga paling menantang secara fisik dan mental.

Profil Martina Ayu, atlet muda dengan disiplin tinggi

Martina Ayu Pratiwi lahir di Gresik, Jawa Timur pada 2004.

Ia termasuk generasi atlet muda yang tumbuh dalam sistem pembinaan olahraga modern.

Sejak usia remaja, ia sudah akrab dengan rutinitas latihan yang ketat dan jadwal kompetisi berjenjang, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Selain triathlon, Martina juga aktif di nomor aquathlon dan duathlon, dua cabang turunan yang sama-sama menuntut kemampuan adaptasi dan ketahanan fisik.

Keikutsertaannya di berbagai nomor inilah yang kemudian membawanya meraih total tujuh medali di SEA Games 2025, terdiri dari lima medali emas dan dua perak.

Prestasi tersebut menjadikan Martina sebagai atlet Indonesia dengan perolehan medali terbanyak dalam ajang dua tahunan tersebut, sekaligus menempatkannya sebagai figur penting dalam regenerasi atlet nasional.

Perjalanan Martina menuju puncak prestasi

Di balik pencapaian itu, perjalanan Martina tentu tidak instan.

Pada 2024, Martina juga mencatat pernah memperkuat kontingen Jawa Timur hingga meraih medali emas pada ajang PON XXI Aceh-Sumatera Utama pada 2024.

Pada SEA Games 2025, Martina Ayu tampil di tiga nomor berbeda, yakni aquathlon, duathlon, dan triathlon.

Di cabang aquathlon, atlet triathlon putri Indonesia ini menyumbangkan dua medali emas dari nomor beregu putri dan beregu campuran.

Prestasi serupa juga ia catatkan di cabang duathlon dengan meraih dua emas dari nomor beregu putri dan beregu campuran.

Sementara pada cabang triathlon, Martina berhasil meraih satu medali emas dari nomor individu, serta dua medali perak dari nomor beregu.

Martina Ayu Pratiwi, atlet penyumbang medali terbanyak bagi kontingen Indonesia di pentas SEA Games 2025 di Thailand.Dok. Martina Ayu Pratiwi Martina Ayu Pratiwi, atlet penyumbang medali terbanyak bagi kontingen Indonesia di pentas SEA Games 2025 di Thailand.

Dapat bonus Rp 3,4 M

Prestasi Martina Ayu di SEA Games 2025 mendapat apresiasi dari pemerintah.

Atlet triathlon putri Indonesia tersebut menerima bonus senilai Rp 3,4 miliar sebagai bentuk penghargaan atas kontribusinya meraih tujuh medali dan mengharumkan nama Indonesia di ajang olahraga Asia Tenggara.

Bonus tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan negara terhadap atlet berprestasi, sekaligus motivasi agar capaian serupa dapat terus dipertahankan di masa mendatang.

Martina pun menyambut apresiasi itu dengan penuh rasa syukur.

"Total dapat tujuh medali, lima emas, dan dua perak. (Saat penyerahan bonus), ditanya (Presiden) dari cabor apa, apa saja yang didapat, terus dihitung tadi berapa medalinya emasnya," beber Martina.

Besaran tersebut mengacu pada skema bonus pemerintah, yakni Rp 1 miliar untuk peraih medali emas nomor individu, Rp 500 juta bagi peraih emas nomor beregu, serta Rp 220,5 juta untuk peraih medali perak kategori beregu.

Martina kemudian memaparkan perolehan medalinya yang menjadi dasar penghitungan total bonus tersebut.

“(Medali yang saya raih) perorangan cuma satu, yang empat (medali lainnya) beregu. Total dari semua medali ini Rp 3,4 miliar,” ujarnya, dikutip dari Kompas.com.

Lebih lanjut, atlet muda tersebut menyampaikan rencananya untuk memanfaatkan bonus yang diterima sebagai investasi jangka panjang, terutama untuk persiapan masa depan setelah tidak lagi aktif berkarier sebagai atlet.

Tag:  #profil #martina #atlet #triathlon #indonesia #peraih #medali #games #2025

KOMENTAR