72 Harimau di Taman Wisata Thailand Mati Mendadak, Ada Apa?
ilustrasi harimau.(iStockphoto/Ondrej Prosicky)
13:36
24 Februari 2026

72 Harimau di Taman Wisata Thailand Mati Mendadak, Ada Apa?

- Pihak berwenang di Chiang Mai, sebuah kota di Thailand utara, Chiang Mai, Thailand Utara, tengah melakukan penyelidikan intensif menyusul kematian massal puluhan harimau di objek wisata populer, Tiger Kingdom.

Tiger Kingdom Chiang Mai merupakan sebuah taman tempat pengunjung dapat menyentuh dan berinteraksi dengan harimau.

Sebanyak 72 harimau dilaporkan mati mendadak dalam kurun waktu kurang dari dua minggu.

Dinas peternakan setempat mengatakan, sampel dari harimau tersebut menunjukkan adanya virus distemper anjing. 

Namun, pihak berwenang belum mengkonfirmasi bagaimana wabah itu terjadi.

Baca juga: Thailand Kini Dilabeli Negara Sakit di Asia, Kenapa?

Sulitnya deteksi penyakit pada harimau

Dikutip dari BBC, Selasa (24/2/2026), Direktur Departemen Peternakan Nasional Thailand, Somchuan Ratanamungklanon, mengungkapkan bahwa pihak pengelola terlambat menyadari kondisi kesehatan satwa-satwa tersebut. 

Dari total 240 harimau yang menghuni dua fasilitas di Chiang Mai, puluhan di antaranya tumbang dalam waktu singkat.

"Saat kami menyadari mereka sakit, sudah terlambat," ujar Somchuan.

Menurutnya, mendeteksi gejala penyakit pada kucing besar seperti harimau jauh lebih sulit dibandingkan pada hewan peliharaan biasa seperti anjing atau kucing rumah. 

Sebagai langkah pencegahan penularan, seluruh bangkai harimau telah dikremasi dan dikuburkan oleh petugas.

Baca juga: Bertemu di Kedai Kopi, PM Thailand Nikahi Kekasihnya Usai 2 Tahun Pacaran

Virus distemper anjing

Virus distemper anjing adalah penyakit yang sangat menular yang menyerang sistem pernapasan, pencernaan, dan saraf inang. 

Meskipun biasanya ditemukan pada anjing, virus ini juga dapat menginfeksi kucing besar dan sering kali berakibat fatal.

Kantor peternakan provinsi sebelumnya mengatakan, tes pendahuluan menunjukkan harimau-harimau tersebut telah terinfeksi parvovirus kucing.

Beberapa pejabat setempat juga awalnya menduga wabah tersebut mungkin berasal dari daging ayam mentah terkontaminasi yang diberikan kepada harimau.

Daging ayam mentah juga diduga sebagai penyebab wabah flu burung besar di kebun binatang harimau di provinsi Chonburi pada 2004. 

Dalam kasus tersebut, hampir 150 harimau mati atau dimusnahkan untuk mencegah penyebaran influenza lebih lanjut.

Baca juga: Direktur Sekolah di Thailand Tewas Ditembak, Pelaku Remaja 18 Tahun

Staf berada dalam pengawasan

Ilustrasi Harimau. Harimau adalah salah satu spesies khas benua Asia, yang tersebar di berbagai negara seperti Indonesia, China, India dan berbagai negara lainnya.SHUTTERSTOCK.com/TOM117 Ilustrasi Harimau. Harimau adalah salah satu spesies khas benua Asia, yang tersebar di berbagai negara seperti Indonesia, China, India dan berbagai negara lainnya.

Departemen pengendalian penyakit mengatakan pada akhir pekan, meskipun tidak ada dokter hewan atau staf lain yang jatuh sakit akibat virus distemper anjing, mereka telah ditempatkan di bawah pengawasan selama 21 hari.

Kelompok hak-hak hewan mengatakan, kasus ini menyoroti kondisi kehidupan yang buruk dari harimau yang ditawan dan digunakan untuk hiburan di Thailand.

Wildlife Friends Foundation Thailand menyatakan dalam sebuah pernyataan, kematian harimau tersebut mengungkap kerentanan ekstrem fasilitas satwa liar dalam penangkaran terhadap penyakit menular.

"Tragedi seperti ini kemungkinan besar tidak akan terjadi jika wisatawan menjauhi tempat-tempat wisata tersebut," kata Peta Asia kepada AFP.

Tiger Kingdom Chiang Mai ditutup sementara selama dua minggu karena pihak berwenang melakukan pekerjaan disinfeksi.

Tag:  #harimau #taman #wisata #thailand #mati #mendadak

KOMENTAR