7 Kesalahan Pakai Cushion yang Perlu Dihindari agar Makeup Flawless Bebas Cakey
- Meski jadi andalan base makeup, kesalahan memakai cushion masih tak terhindarkan.
- Bukannya mendapat hasil riasan sempurna, justru jadi cakey dan patchy gara-gara salah mengaplikan cushion.
- Untuk itu, kenali sederet kekeliruan memakai cushion agar hasil makeup sempurna.
Cushion telah menjadi andalan wanita modern karena kepraktisannya yang menggabungkan foundation, concealer, dan bedak dalam satu kemasan compact.
Namun, kepraktisan base makeup ini tak jarang menjadi bumerang. Bukannya mendapatkan tampilan kulit sehat dan bening (glass skin), banyak yang justru mengeluhkan hasil makeup yang terlihat cakey (dempul), patchy (tidak rata/mengelupas), hingga cepat luntur hanya dalam beberapa jam pemakaian.
Masalah ini bukan melulu soal produk. Sering kali, teknik aplikasi cushion yang keliru dan persiapan kulit kurang matang menjadi penyebab utamanya. Simak penjelasan mengenai kesalahan pakai cushion berikut ini untuk menjawabnya.
7 Kesalahan Pakai Cushion yang Perlu Dihindari
1. Melewatkan Skin Preparation (Skin Prep)
Hasil akhir cushion tergantung dengan pengaplikasian. Kesalahan yang sering terjadi yakni langsung mengoleskannya pada wajah yang kering atau belum siap.
Perbesarilustrasi pakai cushion. (Unsplash)Cushion memiliki formula yang cenderung matte atau semi-matte agar tahan lama. Jika kulit dehidrasi, produk akan menempel pada area kering dan menciptakan tekstur kasar dan patchy.
Sebaiknya gunakan moisturizer dan sunscreen terlebih dahulu yang sesuai jenis kulit dan tunggu hingga meresap sempurna sebelum mulai base makeup.
2. Menekan Puff Terlalu Keras ke Spons
Banyak orang menekan puff sekuat tenaga ke bantalan spons untuk mengambil produk cushion dari kemasan sebelum membaurkan ke wajah.
Namun, hal ini justru membuat puff menyerap terlalu banyak. Akibatnya, ketika cushion ditempelkan ke wajah, hasilnya akan langsung tebal, susah dibaurkan, dan terlihat seperti topeng.
Demi riasan yang bagus, tekan puff cushion perlahan saja. Barulah, tambahkan layer kedua jika dirasa kurang menutup noda di muka.
3. Teknik Geser Bukan Tap-Tap
Mengaplikasikan cushion dengan cara menggeser atau menyeret puff pada wajah merupakan kekeliruan.
Gerakan menggeser justru mengangkat skincare atau primer di bawahnya. Selain itu malah mempertegas tekstur pori-pori dan membuat hasil akhir bergaris .
Solusinya, gunakan teknik tap-tap (menepuk-nepuk) dengan lembut dan cepat. Gerakan ini membantu produk masuk menyatu ke dalam kulit, bukan sekadar duduk di atas permukaan kulit.
4. Tidak Membuang Kelebihan Produk di Tutup Wadah
Setelah mengambil produk cushion dari spons, banyak yang langsung menempelkannya ke pipi. Ini menyebabkan penumpukan produk di satu titik yang sulit diratakan.
Perbesarilustrasi cushion. (Unsplash)Disarankan setelah mengambil isi cushion, tepuk-tepuk dulu puff di bagian balik tutup kemasan (palette) untuk meratakan distribusi produk pada permukaan puff. Baru kemudian aplikasikan ke wajah.
5. Puff yang Kotor dan Tidak Pernah Dicuci
Puff cushion yang kotor menyimpan minyak wajah, sel kulit mati, dan sisa produk lama yang mengeras.
Menggunakan puff kotor tidak hanya memicu jerawat, tetapi juga membuat aplikasi makeup menjadi tidak halus dan patchy.
Demi hasil maksimal, cuci puff minimal seminggu sekali atau beli puff cadangan agar aplikasi tetap higienis dan mulus.
6. Mencampur Primer Berbasis Silikon dengan Cushion Berbasis Air
Ketidakcocokan kandungan bahan dasar sering luput dari perhatian. Primer berbahan dasar silikon biasanya untuk menyamarkan pori, sedangkan cushion Anda berbahan dasar air.
Ketika kedua produk dipadukan, malah akan tolak-menolak yang menyebabkan hasil makeup akan geser dan dan menggumpal seperti daki
Maka dari itu, sebelum membeli perlu mengecek kandungan produk. Pasangkan water-based primer dengan water-based cushion untuk daya rekat maksimal.
7. Mengunci dengan Bedak Terlalu Cepat dan Tebal
Cushion membutuhkan waktu untuk set atau mengering di wajah. Jika langsung menimpa dengan bedak tabur yang tebal saat cushion masih basah, adonan makeup akan menggumpal dan terlihat sangat cakey serta berat.
Tunggu 1-2 menit hingga cushion setengah kering. Gunakan loose powder tipis-tipis saja menggunakan brush (kuas) besar, fokuskan hanya pada area T-zone yang berminyak.
Hindari membedaki seluruh wajah terlalu tebal jika ingin hasil makeup yang flawless dan natural.
Tag: #kesalahan #pakai #cushion #yang #perlu #dihindari #agar #makeup #flawless #bebas #cakey