Mengapa Perempuan Perlu Mencatat Siklus Menstruasi? Ini Kata Dokter
Ilustrasi mencatat siklus menstruasi.()
18:05
18 Desember 2025

Mengapa Perempuan Perlu Mencatat Siklus Menstruasi? Ini Kata Dokter

– Masih banyak perempuan yang belum terbiasa mencatat siklus menstruasinya secara rutin. 

Padahal, pencatatan siklus menstruasi dapat membantu perempuan mengenali kondisi tubuhnya sendiri sekaligus mempermudah dokter dalam melakukan penilaian medis.

Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, dr. Agatha Pradana, Sp.OG, M.Si menekankan, setiap perempuan bisa memiliki pola dan siklus menstruasi yang berbeda, meskipun berada dalam kondisi sehat. 

Perbedaan tersebut dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor dalam kehidupan sehari-hari.

“Pola dan siklus menstruasi setiap perempuan bisa saja berbeda meskipun dalam kondisi yang sehat. Hal ini bisa dipengaruhi stres, pola makan, dan lainnya,” jelas dr. Agatha dalam acara Comprehensive Obgyn Service at Brawijaya Hospital Antasari, di Jakarta Selatan, Sabtu (13/12/2025).

Mengapa siklus menstruasi perlu dicatat?

Menurut dr. Agatha, banyak perempuan datang berkonsultasi dengan dokter tanpa membawa catatan yang jelas terkait siklus menstruasinya. 

Hal ini membuat proses evaluasi menjadi lebih sulit, terutama jika pasien mengalami keluhan tertentu.

Ia pun menganjurkan perempuan untuk mulai memanfaatkan aplikasi pencatat menstruasi yang kini sudah banyak tersedia.

“Saya selalu sarankan perempuan untuk mulai pakai aplikasi yang bisa track menstruasi. Tujuannya agar mereka bisa melihat frekuensi dan punya catatan yang pasti jika sewaktu-waktu dibutuhkan dokter,” ujarnya.

Dengan adanya catatan yang tersimpan rapi, dokter akan lebih mudah memahami pola menstruasi pasien dan melakukan penilaian jika terjadi perubahan atau keluhan tertentu.

Membantu dokter dalam proses diagnosis

Ia menjelaskan, data yang tercatat di aplikasi menstruasi dapat menjadi informasi penting bagi tenaga medis. 

Pencatatan yang konsisten mempermudah dokter dalam mendiagnosis kondisi pasien apabila terjadi gangguan kesehatan reproduksi.

Catatan tersebut membantu dokter melihat apakah siklus menstruasi pasien masih berada dalam batas normal atau menunjukkan pola yang perlu diwaspadai. 

Tanpa data yang jelas, dokter sering kali hanya mengandalkan ingatan pasien, yang tidak selalu akurat.

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa hingga kini masih banyak perempuan yang belum menggunakan aplikasi untuk mencatat siklus menstruasi secara rutin. Padahal, pencatatan digital dinilai lebih praktis dibandingkan metode manual.

Mengetahui durasi dan siklus menstruasi secara lebih akurat

Melalui aplikasi, perempuan dapat mencatat berbagai aspek penting dari menstruasinya setiap bulan. 

Dr. Agatha menyebutkan, aplikasi memungkinkan pengguna mengetahui durasi dan siklus menstruasi dengan lebih jelas.

“Lewat aplikasi, perempuan bisa menandai berapa lama durasi menstruasi setiap bulannya, kemudian bisa juga mengetahui siklusnya seperti apa,” katanya.

Informasi ini menjadi penting karena perubahan durasi atau siklus menstruasi dapat menjadi sinyal awal adanya gangguan hormonal atau kondisi medis tertentu. Dengan pencatatan yang rutin, perubahan tersebut bisa terdeteksi lebih cepat.

Memantau regularitas menstruasi dalam setahun

Selain durasi dan siklus bulanan, aplikasi menstruasi juga membantu menyimpan data regularitas menstruasi dalam jangka panjang. 

Dr. Agatha menilai, pencatatan ini sangat berguna untuk melihat gambaran kesehatan reproduksi secara keseluruhan.

“Selain itu, regularitas menstruasi dalam setahun juga bisa tersimpan dengan baik melalui aplikasi, sehingga tidak perlu repot-repot mencatat manual,” ujarnya.

Dengan data tahunan yang tersimpan, perempuan dapat mengetahui berapa kali menstruasi terjadi dalam setahun dan apakah frekuensinya masih tergolong normal. 

Tak hanya itu, data ini juga sangat membantu ketika pasien perlu berkonsultasi dengan dokter.

Mencatat gejala dan keluhan yang dirasakan

Tak hanya mencatat tanggal menstruasi, aplikasi juga menyediakan fitur untuk mencatat gejala atau keluhan yang dirasakan selama siklus menstruasi. Hal ini mencakup nyeri haid, perubahan suasana hati, hingga keluhan fisik lainnya.

Dr. Agatha menilai fitur ini sangat bermanfaat karena membantu perempuan lebih mengenali tubuhnya sendiri. 

Selain itu, catatan gejala yang konsisten dapat menjadi bahan pertimbangan penting bagi dokter dalam menentukan langkah pemeriksaan atau penanganan lanjutan.

Saat ini, sudah banyak aplikasi serupa yang dapat digunakan dengan mudah melalui ponsel pintar. 

Dengan kemudahan tersebut, ia berharap semakin banyak perempuan yang sadar akan pentingnya mencatat siklus menstruasi secara rutin.

Pencatatan menstruasi bukan hanya soal mengingat tanggal datang bulan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kesehatan reproduksi jangka panjang. 

Melalui bantuan aplikasi, perempuan dapat memiliki data yang akurat, praktis, dan siap digunakan kapan pun dibutuhkan, baik untuk pemantauan pribadi maupun keperluan medis.

 

Tag:  #mengapa #perempuan #perlu #mencatat #siklus #menstruasi #kata #dokter

KOMENTAR