9 Perilaku Orang Tua yang Tak Disadari Membuat Anak Pergi Meninggalkan Mereka Saat Dewasa
Ilustrasi- Orang tua yang ditinggal anaknya. (Freepik)
12:10
27 September 2024

9 Perilaku Orang Tua yang Tak Disadari Membuat Anak Pergi Meninggalkan Mereka Saat Dewasa

 

Hubungan antara orang tua dan anak merupakan salah satu ikatan terkuat dalam hidup. Namun, seiring berjalannya waktu, anak-anak tumbuh dewasa dan hubungan ini mengalami perubahan.

Sayangnya, tanpa disadari, ada beberapa perilaku orang tua yang bisa membuat anak merasa tidak nyaman hingga akhirnya menjauh.

Meski seringkali dilakukan tanpa niat buruk, tindakan-tindakan ini dapat menimbulkan dampak negatif pada kedekatan emosional antara orang tua dan anak saat mereka mencapai usia dewasa.

Melansir Geediting, berikut adalah beberapa perilaku orang tua yang bisa membuat anak menjauh saat mereka dewasa:

1) Melewati Batasan

Orang tua yang terus-menerus melanggar batasan pribadi anak, bahkan setelah mereka dewasa, bisa membuat anak merasa tidak nyaman. Ketidakmampuan untuk menghormati privasi atau keputusan anak akan membuat mereka merasa dikontrol dan tertekan.

2) Memaksakan Ekspektasi

Ekspektasi yang terlalu tinggi atau memaksa anak untuk memenuhi keinginan orang tua tanpa memperhatikan aspirasi dan impian anak, dapat membuat anak merasa terbebani. Ini sering kali menyebabkan mereka menjauh untuk mencari kebebasan.

3) Tidak Mengakui Kedewasaan Mereka

Saat anak dewasa, mereka ingin diperlakukan sebagai orang dewasa, bukan lagi anak kecil. Ketidakmampuan orang tua untuk mengakui atau menghormati kedewasaan anak bisa membuat mereka merasa tidak dihargai, sehingga hubungan menjadi renggang.

4) Kritik Berlebihan

Kritik yang terlalu sering atau keras dapat merusak harga diri anak. Jika orang tua terus-menerus menunjukkan kekurangan anak tanpa memberikan apresiasi, anak mungkin akan merasa tidak cukup baik dan memilih untuk menjauh.

5) Membandingkan dengan Orang Lain

Membandingkan anak dengan orang lain, baik dengan saudara, teman, atau orang di luar keluarga, bisa menimbulkan perasaan tidak berharga. Anak yang sering dibanding-bandingkan cenderung merasa kecewa dan tidak dihargai.

6) Tidak Mengungkapkan Cinta

Beberapa orang tua sulit mengungkapkan kasih sayang secara langsung, baik melalui kata-kata atau tindakan. Anak yang tidak merasakan cinta atau perhatian dari orang tuanya bisa merasa diabaikan, yang pada akhirnya membuat mereka menjauh.

7) Terus Mengingat Kesalahan Masa Lalu

Mengungkit-ungkit kesalahan masa lalu anak berulang kali bisa membuat mereka merasa tidak pernah benar-benar dimaafkan. Hal ini dapat menciptakan jarak emosional karena anak merasa tidak pernah bisa memperbaiki kesalahan.

8) Mengabaikan Pendapat Mereka

Anak yang sudah dewasa memiliki pandangan dan pendapat sendiri. Ketika orang tua tidak mendengarkan atau mengabaikan pendapat mereka, anak akan merasa tidak dianggap penting, dan ini bisa menyebabkan mereka mencari pengakuan di tempat lain.

9) Mengabaikan Kebutuhan Mereka

Anak dewasa tetap memiliki kebutuhan emosional dan terkadang membutuhkan dukungan dari orang tua. Jika orang tua hanya fokus pada kebutuhan mereka sendiri atau mengabaikan kebutuhan anak, hubungan bisa terputus karena anak merasa tidak didukung.

Perilaku-perilaku di atas seringkali dilakukan tanpa disadari oleh orang tua. Untuk mempertahankan hubungan yang baik dengan anak dewasa, penting bagi orang tua untuk lebih memahami perasaan dan kebutuhan anak, serta membangun komunikasi yang sehat dan saling menghormati.

     

Editor: Novia Tri Astuti

Tag:  #perilaku #orang #yang #disadari #membuat #anak #pergi #meninggalkan #mereka #saat #dewasa

KOMENTAR