Teheran Murka, AS Disebut Ingin Pakai Aset Iran untuk Bangun Negara Teluk
- Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi mengatakan, pemerintah Negara Teluk tidak dalam posisi untuk menuntut ganti rugi.
Hal ini menanggapi sebuah laporan bahwa Amerika Serikat dapat menggunakan aset Iran untuk memberikan kompensasi kepada sekutu regional atas kerusakan terkait perang.
"Aset Iran bukanlah rampasan perang bagi Washington maupun dana pembayaran bagi sekutunya," tulisnya dalam sebuah unggahan di X, dikutip dari Reuters, Senin (8/6/2026).
Baca juga: Abaikan Trump, Israel Balas Serang Iran, Ledakan Terdengar di 3 Kota
Sebelumnya, Reuters melaporkan bahwa AS akan menyediakan aset Iran kepada sekutu-sekutu Teluk untuk mendukung pembangunan kembali dan perbaikan kerusakan di masa depan yang disebabkan oleh Teheran.
AS juga akan mempertimbangkan penggunaan aset-aset tersebut untuk mendukung perbaikan kerusakan yang telah terjadi di masa lalu.
Laporan itu turut menyebut Menteri Keuangan AS Scott Bessent telah mengarahkan sebuah tim untuk menilai biaya kerusakan yang telah ditimbulkan Iran terhadap sekutu-sekutu Teluk.
Baca juga: Trump Anggap Konflik dengan Iran Hanya Latihan Militer, Bukan Perang Besar
Langgar hukum internasional
Menurutnya, setiap penyitaan, pengalihan, atau alokasi aset Iran tanpa persetujuan Teheran, merupakan tindakan yang melanggar hukum internasional baru.
Hal ini menimbulkan tanggung jawab AS pada saat Washington mengklaim sedang berupaya melakukan negosiasi dan mencapai kesepahaman dengan Teheran.
"Langkah seperti itu juga akan memicu "tanggapan yang tepat dari Iran," tegasnya, tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.
Iran telah meminta agar sebagian dana miliknya yang disita dilepaskan oleh AS dalam kerangka kerja yang sedang dinegosiasikan kedua negara untuk mengakhiri perang Iran.
Baca juga: Serangan Baru Permulaan, Iran Akan Bombardir Israel Seminggu Penuh
Iran balik minta kompensasi Negara Teluk
Gharibabadi menuturkan, beberapa pemerintah regional telah menempatkan wilayah dan fasilitas mereka untuk melayani agresi terhadap Iran.
Karena itu, negara-negara itu tidak dalam posisi untuk menuntut ganti rugi.
Dia menekankan, pemerintah Negara Teluk juga harus sepenuhnya memberikan kompensasi kepada Iran atas kerusakan yang ditimbulkan padanya.
Tuntutan Teheran untuk mengakhiri perang termasuk pelepasan aset beku senilai miliaran dollar AS, serta pencabutan sanksi AS dan internasional, serta pengakuan atas pengaruhnya terhadap Selat Hormuz.
Tag: #teheran #murka #disebut #ingin #pakai #aset #iran #untuk #bangun #negara #teluk