AS Tembakkan Rudal Hellfire ke Kapal yang Terobos Selat Hormuz, Tujuan ke Iran
Kapal-kapal terlihat mengantre di Selat Hormuz, saat difoto dari Bandar Abbas, Iran selatan, 4 Mei 2026.(ISNA/AMIRHOSSEIN KHORGOOEI via AFP)
15:18
3 Juni 2026

AS Tembakkan Rudal Hellfire ke Kapal yang Terobos Selat Hormuz, Tujuan ke Iran

- Pasukan Amerika Serikat menembakkan rudal ke sebuah kapal yang mencoba berlayar menuju pelabuhan Iran dan melanggar blokade pada Selasa (2/6/2026). 

Washington kini telah menghentikan secara paksa enam kapal yang mereka klaim berupaya melanggar blokade.

"Kapal tanker minyak M/T Lexie berbendera Botswana yang tidak bermuatan, mengabaikan peringatan berulang kali selama periode 24 jam," kata Komando Pusat militer AS (Centcom) dalam sebuah pernyataan, dikutip dari AFP, Rabu (3/6/2026). 

"Sebuah pesawat tempur Amerika akhirnya melumpuhkan kapal tersebut dengan menembakkan rudal Hellfire ke ruang mesin kapal," sambungnya.

Baca juga: Drone-Rudal Iran Hantam Kuwait, Bandara Internasional Rusak Parah

Pernyataan tersebut tidak menyebutkan apakah serangan itu menyebabkan korban jiwa di atas kapal Lexie. 

Ini menambah daftar panjang kapal terkait Iran yang diserang atau dihentikan oleh pasukan AS.

Pada Jumat (29/5/2026), militer AS juga menonaktifkan kapal kargo berbendera Gambia setelah gagal mematuhi peraturan.

Diketahui, AS mengumumkan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran setelah perundingan perdamaian di Pakistan gagal mencapai kesepakatan pada April.

Baca juga: Setelah Perang, Bisakah Iran Berdamai dengan Negara-Negara Teluk?

AS-Iran kembali saling serang

Sebelumnya, militer AS kembali menyerang situs radar dan pengendali drone Iran selama akhir pekan. 

"Komando Pusat AS (Centcom) melakukan serangan bela diri terhadap situs radar dan komando serta kendali drone Iran di Goruk, Iran dan Pulau Qeshm akhir pekan ini," kata Centcom dalam sebuah unggahan di X, dikutip dari AFP, Senin (1/6/2026).

Serangan itu diklaim sebagai tanggapan atas penembakan jatuh pesawat tak berawak MQ-1 milik AS.

Pada saat bersamaan, Garda Revolusi Iran (IRGC) mengatakan, mereka telah menargetkan pangkalan yang digunakan oleh militer Amerika Serikat untuk menyerang wilayah Iran.

Lokasi pangkalan tersebut tidak disebutkan dalam pernyataan yang disiarkan oleh IRIB dan media pemerintah lainnya.

Sementara militer Kuwait mengeklaim pertahanan udara mereka sedang menanggapi serangan pesawat tak berawak dan rudal.

Sirene serangan udara bahkan sempat berbunyi di seluruh wilayah Kuwait.

Baca juga: Upacara Pemakaman Khamenei Berlangsung 3 Hari, Diikuti 20 Juta Orang

AS ajukan syarat baru

Sementara, Presiden AS Donald Trump dilaporkan telah memperketat persyaratan dalam draf kesepakatan potensial untuk mengakhiri perang di Iran. 

AS bahkan telah mengirimkan usulan perubahan klausul tersebut agar dipertimbangkan oleh Teheran, dikutip dari New York Times, Minggu (31/5/2026).

Langkah ini diambil di tengah kekhawatiran Trump terkait konsesi finansial yang mungkin menguntungkan Iran. 

Dua pejabat AS mengungkapkan, Trump sangat prihatin dengan beberapa poin kesepakatan yang mencakup pencairan dana Iran yang dibekukan.

Namun, belum diketahui secara pasti perubahan apa saja yang telah dilakukan pada kerangka perjanjian tersebut.

Tag:  #tembakkan #rudal #hellfire #kapal #yang #terobos #selat #hormuz #tujuan #iran

KOMENTAR