Jelang Teken Proyek Nuklir, Putin Kirim 4 Harimau Amur ke Kazakhstan
– Presiden Rusia Vladimir Putin memberikan hadiah berupa empat ekor harimau Amur kepada Kazakhstan.
Langkah diplomatik ini dilakukan tepat sebelum kunjungan kenegaraan Putin ke negara Asia Tengah tersebut pada pekan ini.
Kepastian mengenai pemberian hadiah satwa ini disampaikan langsung oleh Putin melalui sebuah artikel yang dipublikasikan di situs resmi Kremlin, Selasa (26/5/2026).
Baca juga: Putin Ngamuk, Balas Dendam Gempur Ukraina dengan 600 Drone dan 90 Rudal
Harimau-harimau tersebut dikirimkan khusus untuk mendukung program pemulihan populasi satwa liar di Kazakhstan.
"Rusia telah menyerahkan empat harimau Amur, dua di antaranya adalah anak harimau, untuk membantu negara tersebut memulihkan jumlah hewan tersebut," tulis Putin dalam artikelnya, sebagaimana dilansir Reuters, Rabu (27/5/2026).
Keempat harimau tersebut sebelumnya ditangkap di Khabarovsk, sebuah wilayah yang berada di ujung timur jauh Rusia.
Setelah ditangkap, satwa eksotis ini langsung diterbangkan menuju Kazakhstan dan dijadwalkan akan segera dilepaskan ke habitat asli mereka di alam liar dalam waktu dekat.
Baca juga: Xi Jinping dan Putin Kompak Kritik Trump dalam KTT di Beijing, Sindir Dominasi AS
Bagi Kazakhstan, kehadiran harimau Amur memiliki makna historis dan ekologis yang penting.
Negara tersebut menilai harimau Amur sebagai kerabat paling dekat dari harimau Kaspia yang saat ini telah dinyatakan punah.
Upaya Kazakhstan dalam memulihkan populasi harimau di kawasan Asia Tengah ini sebelumnya juga sempat mendapatkan sokongan serupa dari pemerintah Belanda.
Amsterdam telah lebih dulu mengirimkan sejumlah harimau ke sana.
Baca juga: Putin Temui Lagi Bocah China yang Dia Kenal 26 Tahun Lalu, Kini Jadi Orang Sukses
Diplomasi satwa
Aksi menggunakan hewan sebagai instrumen penguat hubungan diplomatik bukan hal yang asing bagi Putin.
Pada 2022, Rusia tercatat pernah mengirimkan 30 ekor kuda pacu keturunan murni berwarna abu-abu kepada Korea Utara.
Pengiriman puluhan kuda tersebut bertepatan dengan momentum peningkatan hubungan bilateral yang kian erat antara Moskwa dan Pyongyang, usai invasi Rusia ke Ukraina pada tahun yang sama.
Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un sendiri dikenal luas sebagai seorang penunggang kuda yang sangat antusias.
Baca juga: Pertemuan Xi dan Putin Lebih Mesra Dibanding Saat Bertemu Trump
Agenda penting
Di luar agenda pelestarian harimau, kunjungan Putin ke Kazakhstan pekan ini dipastikan membawa misi strategis yang sangat besar.
Berdasarkan keterangan resmi dari Kremlin, salah satu agenda utama Putin adalah memantau secara langsung proses penandatanganan kesepakatan proyek pembangkit listrik tenaga nuklir.
Saat ini, Kazakhstan sama sekali belum memiliki fasilitas pembangkit energi berbasis nuklir.
Selain itu, kedua kepala negara juga dijadwalkan akan mendiskusikan langkah-langkah strategis untuk mengoptimalkan sekaligus meningkatkan transit minyak mentah milik Rusia yang akan dialirkan menuju China melalui wilayah Kazakhstan.
Baca juga: Putin Bertemu Xi Jinping di Beijing, Apa Saja yang Dibahas?
Kazakhstan sendiri merupakan negara yang sangat kaya akan komoditas energi serta mineral kritis.
Negara ini berbagi garis perbatasan langsung dengan Rusia dan menjadi salah satu sekutu terdekat Moskwa.
Di sisi lain, wilayah Asia Tengah tempat Kazakhstan berada kini juga tengah menjadi arena perebutan pengaruh yang kian dinamis.
Hal itu terjadi seiring dengan ambisi China dan Amerika Serikat (AS) yang terus memperluas dominasi mereka di kawasan tersebut.
Baca juga: Dua Sahabat Lama Segera Bertemu, Xi-Putin Ngeteh Bahas Tatanan Dunia Baru
Tag: #jelang #teken #proyek #nuklir #putin #kirim #harimau #amur #kazakhstan