Menjelang 80 Tahun, Trump Klaim Dirinya Sehat seperti Usia 50
- Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan, rangkaian pemeriksaan kesehatan tahunan yang dijalaninya pada Selasa (26/5/2026) berjalan dengan hasil yang sempurna.
Kendati demikian, presiden AS tertua yang pernah dilantik ini tengah menghadapi sorotan tajam publik terkait kondisi fisiknya menjelang hari ulang tahunnya yang ke-80.
Pemeriksaan medis ini merupakan yang ketiga kalinya bagi Trump sejak ia kembali menduduki kursi nomor satu di Gedung Putih pada tahun lalu.
Cek kesehatan ini sekaligus dilakukan di tengah meningkatnya spekulasi publik mengenai sejumlah gejala klinis yang tampak pada tubuhnya, seperti bercak memar di tangan hingga gestur rasa kantuk yang berulang kali tertangkap kamera saat rapat resmi.
"Semuanya berjalan sempurna," tulis Trump melalui akun media sosial pribadinya, Truth Social, dalam perjalanan pulang menuju Gedung Putih dari Rumah Sakit Militer Walter Reed di pinggiran Washington.
Baca juga: Trump Adakan Rapat Kabinet, Bahas Perang Iran yang Masuk Titik Kritis
Tak berselang lama, pihak Gedung Putih mengunggah dokumentasi foto sang presiden di media sosial dengan keterangan: "KONDISI KESEHATAN SEMPURNA!"
Tim dokter kepresidenan dijadwalkan akan merilis ringkasan medis resmi dalam beberapa hari ke depan.
Namun, tingkat transparansi data yang dipublikasikan sepenuhnya berada di bawah kendali kewenangan kebijakan Gedung Putih.
Trump sendiri selama ini kerap dikritik oleh berbagai pihak karena dinilai kurang terbuka mengenai rekam medis kesehatannya.
Baca juga: Trump Sebut Iran Setuju Serahkan Uranium ke AS untuk Dihancurkan
Simpang siur agenda pemeriksaan fisik
Trump telah lama dituduh kurang transparan tentang kesehatannya. Serangkaian pemeriksaan kesehatannya selama masa jabatan keduanya telah menambah kebingungan publik.
Menurutnya, pemeriksaan terbaru itu sebagai pemeriksaan fisik enam bulanan, meskipun Gedung Putih menyebutnya sebagai pemeriksaan gigi dan medis tahunan ketika mengumumkannya awal bulan ini.
Pemeriksaan kesehatan tahunan terakhir Trump berlangsung pada April 2025. Namun, setelah itu diikuti oleh kunjungan rumah sakit yang tidak diumumkan pada Oktober, yang kemudian juga digambarkan oleh Gedung Putih sebagai pemeriksaan fisik tahunan.
Klaim Trump tentang kesehatannya semakin patut dipertanyakan mengingat ia berulang kali membual tentang kekuatan mental dan fisiknya dibandingkan dengan pendahulunya dari Partai Demokrat, Joe Biden.
Baca juga: Trump Desak Iran Akur dengan Israel, Mojtaba Khamenei Balas Ancaman Keras
Trump akan berusia 80 tahun pada 14 Juni, sebuah acara yang akan bertepatan dengan pertandingan tinju Ultimate Fighting Championship yang diadakan di halaman Gedung Putih.
"Saya merasa sama seperti 50 tahun yang lalu," kata Trump dalam sebuah acara di Ruang Oval awal bulan ini.
Trump menuturkan, hal itu terlepas dari kecintaannya yang terdokumentasi dengan baik pada makanan cepat saji, steak, dan Diet Coke.
"Mungkin makanan cepat saji itu baik," ujarnya.
Secara resmi, tinggi badan Trump adalah 191 centimeter, berat 101,6 kilogram.
Trump juga telah berbicara puluhan kali tentang mendapatkan nilai sempurna dalam tes kognitif yang menurutnya belum pernah diikuti oleh para pendahulunya di pemerintahan.
Baca juga: Usai Perang Berakhir, Trump Mau Negara-negara Muslim Akur dengan Israel
Deretan masalah medis Trump
Presiden AS Donald Trump menyaksikan upacara pemberian Medali Kehormatan di Ruang Timur Gedung Putih pada 2 Maret 2026, di Washington, DC.
Namun, musim panas lalu, Gedung Putih mengungkapkan bahwa Trump telah diperiksa karena pembengkakan di kakinya dan didiagnosis menderita insufisiensi vena kronis.
Ini adalah suatu kondisi umum di mana katup vena yang rusak memungkinkan darah menumpuk, menyebabkan pembengkakan, kram, dan perubahan kulit.
Pengungkapan itu muncul setelah Trump terlihat dengan pergelangan kaki bengkak dalam beberapa kesempatan.
Baca juga: Lewat Medsos, Trump Paksa Arab Saudi dan Qatar Damai dengan Israel
Sejak kembali menjabat pada 2025, Trump juga sering terlihat dengan memar di tangan kanannya, biasanya ditutupi dengan riasan. Ia juga memiliki ruam di lehernya selama salah satu penampilannya di Ruang Oval.
Gedung Putih menyatakan, bekas luka di tangannya disebabkan oleh aspirin yang ia konsumsi sebagai bagian dari program kesehatan kardiovaskular "standar".
Selama sejumlah acara di Gedung Putih, Trump juga terlihat memejamkan mata selama beberapa detik, meskipun ia berulang kali membantah tertidur.
Setelah pemeriksaan kesehatannya pada Oktober, Trump mengatakan bahwa hasil MRI yang diambil selama kunjungan tersebut menunjukkan kesehatan kardiovaskularnya "sangat baik."
Tag: #menjelang #tahun #trump #klaim #dirinya #sehat #seperti #usia