AS Serang Iran Saat Negosiasi Damai Berjalan, Timur Tengah di Ambang Ledakan
Asap membubung di Teheran, Iran duga dari serangan rudal Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu (28/2/2026). [X/Vahid Online]
20:04
26 Mei 2026

AS Serang Iran Saat Negosiasi Damai Berjalan, Timur Tengah di Ambang Ledakan

Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Amerika Serikat melancarkan serangan baru ke wilayah Iran di tengah upaya negosiasi gencatan senjata.

Di saat bersamaan, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio justru menyebut peluang tercapainya kesepakatan damai semakin dekat.

Rubio mengatakan pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran yang berlangsung di Qatar masih terus berjalan.

Menurutnya, proses negosiasi kini memasuki tahap pembahasan detail dokumen awal.

“Ada banyak pembicaraan bolak-balik mengenai bahasa dalam dokumen awal, jadi mungkin membutuhkan beberapa hari lagi,” ujar Rubio dilansir dari Aljazeera.

Rubio menegaskan Presiden Amerika Serikat tetap menginginkan tercapainya kesepakatan dengan Iran.

Namun Rubio menekankan Washington hanya akan menerima perjanjian yang dianggap menguntungkan pihak AS.

US Secretary of State Marco Rubio [Officiel Instagram]US Secretary of State Marco Rubio [Officiel Instagram]

“Presiden ingin membuat kesepakatan. Dia akan mendapatkan kesepakatan yang baik atau tidak sama sekali,” katanya.

Di tengah proses diplomasi tersebut, Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) mengonfirmasi telah menyerang sejumlah lokasi peluncur rudal dan kapal Iran di wilayah selatan negara itu.

Juru bicara CENTCOM, Tim Hawkins, menyebut serangan dilakukan sebagai langkah pertahanan diri untuk melindungi pasukan Amerika dari ancaman militer Iran.

“Pasukan AS melakukan serangan pertahanan diri di Iran selatan untuk melindungi personel kami dari ancaman pasukan Iran,” kata Hawkins dalam pernyataan resmi.

Media pemerintah Iran melaporkan ledakan keras terdengar di sekitar Bandar Abbas pada Senin malam waktu setempat.

Namun hingga kini pemerintah Iran belum memberikan konfirmasi resmi terkait detail serangan tersebut.

Meski begitu, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim berhasil menembak jatuh drone MQ-9 Reaper milik Amerika Serikat yang disebut memasuki wilayah udara Iran.

IRGC juga menyatakan pihaknya melepaskan tembakan ke arah drone RQ-4 dan jet tempur F-35 yang dianggap melakukan pelanggaran wilayah udara.

Situasi di kawasan Teluk semakin sensitif karena konflik yang berlangsung selama hampir tiga bulan terakhir turut mengganggu jalur pelayaran strategis Selat Hormuz.

Jalur tersebut merupakan salah satu rute utama distribusi minyak dan gas dunia.

Dalam perundingan terbaru di Doha, Qatar, delegasi Iran dilaporkan membahas isu pembukaan kembali Selat Hormuz dan nasib cadangan uranium yang diperkaya tinggi milik Teheran.

Pemerintah Iran tetap bersikeras bahwa program nuklir mereka tidak ditujukan untuk pengembangan senjata nuklir.

Namun Presiden AS Donald Trump disebut menjadikan penghentian potensi senjata nuklir Iran sebagai tujuan utama negosiasi.

Sementara itu, Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei mengeluarkan pernyataan keras terkait kehadiran militer Amerika di kawasan Timur Tengah.

“Tangan waktu tidak akan berputar mundur, dan negara-negara kawasan tidak lagi menjadi tameng bagi pangkalan Amerika,” ujar Khamenei dalam pesan yang disiarkan televisi pemerintah Iran.

Editor: Galih Prasetyo

Tag:  #serang #iran #saat #negosiasi #damai #berjalan #timur #tengah #ambang #ledakan

KOMENTAR