UEA Sebut Peluang AS dan Iran untuk Sepakat soal Selat Hormuz 50:50
Personel Angkatan Laut Amerika Serikat saat berjaga di kapal USS Monterey (CG 61) yang sedang transit di Selat Hormuz pada 3 Juni 2021.(US NAVY/CHELSEA PALMER via AFP)
18:30
22 Mei 2026

UEA Sebut Peluang AS dan Iran untuk Sepakat soal Selat Hormuz 50:50

- Pejabat senior Uni Emirat Arab (UEA) mengatakan Amerika Serikat (AS) dan Iran hanya memiliki peluang 50:50 untuk mencapai kesepakatan terkait Selat Hormuz.

Penasihat Presiden UEA Anwar Gargash juga mendesak Teheran untuk tidak terlalu memaksakan diri dalam negosiasi yang tersendat selama gencatan senjata.

Baca juga: Kontra dengan Trump, Perancis Tolak NATO Ikut Amankan Selat Hormuz

"Kemungkinan kita mencapai kesepakatan adalah 50-50. Kekhawatiran saya adalah bahwa Iran selalu terlalu banyak bernegosiasi," kata Gargash, dalam Forum GLOBSEC di Praha, Jumat (22/6/2026).

"Ini bukan hal baru. Mereka telah melewatkan banyak peluang selama bertahun-tahun karena kecenderungan untuk terlalu percaya diri dengan kartu mereka. Saya harap mereka tidak melakukan itu kali ini," lanjut dia.

Kawasan tersebut, menurutnya, membutuhkan solusi politik dan melanjutkan babak kedua untuk konfrontasi militer akan semakin memperumit masalah.

Baca juga: Prospek Damai Mulai Kabur, Iran Semakin Agresif di Selat Hormuz

Selat Hormuz harus segera pulih

Kapal-kapal melintasi Selat Hormuz pada 24 Juni 2025, saat difoto dari pesisir Khasab, Semenanjung Musandam, Oman.AFP/GIUSEPPE CACACE Kapal-kapal melintasi Selat Hormuz pada 24 Juni 2025, saat difoto dari pesisir Khasab, Semenanjung Musandam, Oman.

Gargash memperingatkan kendali apa pun atas Selat Hormuz akan menciptakan preseden berbahaya dengan mempolitisasi jalur air strategis tersebut.

Dia mengatakan bahwa Selat Hormuz yang diblokade oleh Iran harus kembali normal, dan memperingatkan agar tidak terjadi gencatan senjata yang tidak jelas.

"Negosiasi hanya untuk mencapai gencatan senjata dan menabur benih konflik lebih lanjut di masa depan bukanlah yang kita cari," ujar dia.

Baca juga: Pipa Minyak UEA yang Jadi Alternatif Selat Hormuz Sudah Separuh Jalan

"Dan saya pikir Selat Hormuz jelas harus kembali ke status quo dan ini harus menjadi jalur air internasional."

Dengan para negosiator AS yang fokus pada potensi pengembangan senjata atom oleh Iran, Gargash menyebut program nuklir yang awalnya menjadi kekhawatiran kedua atau ketiga, sekarang menjadi kekhawatiran utama.

"Kita melihat bahwa Iran mampu menggunakan senjata apa pun yang dimilikinya, itulah yang telah kita pelajari," tambahnya.

Baca juga: Iran Soroti Kegagalan AS Membuka Selat Hormuz, Padahal Pakai Berbagai Macam Trik

Dia juga menegaskan, perubahan status quo di selat tersebut akan memiliki dampak global yang serius, termasuk bagi Eropa.

Seraya mendesak negara-negara Eropa untuk memandang masalah ini sebagai hal yang terkait langsung dengan keamanan energi dan kepentingan perdagangan mereka.

Tag:  #sebut #peluang #iran #untuk #sepakat #soal #selat #hormuz #5050

KOMENTAR