Harga BBM Naik di India dan Kamboja, Tekanan dari Krisis Minyak Mentah
Ilustrasi BBM. (Freepik/jcomp)
14:48
20 Mei 2026

Harga BBM Naik di India dan Kamboja, Tekanan dari Krisis Minyak Mentah

Lonjakan harga minyak mentah akibat krisis Timur Tengah mendorong India dan Kamboja menaikkan harga BBM jenis bensin dan solar, menimbulkan kekhawatiran inflasi di kawasan Asia Selatan dan Tenggara.

Di India, perusahaan minyak milik negara menaikkan harga bahan bakar sekitar 90 paisa per liter (sekitar 1 sen AS) pada Selasa, lima hari setelah kenaikan sebelumnya sebesar 3 rupee per liter (Rp 545), menurut The Indian Express.

Kenaikan kumulatif hampir 4 rupee per liter (Rp 727) bulan ini menjadi yang tertinggi dalam lebih dari empat tahun, dengan harga bensin di Delhi mencapai 98,64 rupee per liter (Rp 17.934) dan solar 91,58 rupee per liter (Rp 16.650).

Baca juga: Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir Tahun meski Rupiah Melemah

Di kota-kota besar seperti Mumbai dan Bengaluru, harga bensin bahkan melampaui 107 rupee per liter (Rp 19.453), mencerminkan tekanan dari kenaikan harga minyak internasional dan risiko gangguan pasokan di Selat Hormuz.

Pejabat industri menyebutkan Indian Oil, Bharat Petroleum, dan Hindustan Petroleum menanggung kerugian besar karena mempertahankan harga ritel.

Dengan perkiraan kehilangan kolektif mencapai lebih dari 120 juta dolar AS per hari sebelum penyesuaian terbaru.

Sementara itu, Kamboja menaikkan harga bensin reguler dari 1,28 dolar AS menjadi 1,35 dolar AS per liter dan solar dari 1,13 dolar AS menjadi 1,15 dolar AS per liter, mengikuti gejolak pasar energi global, menurut Phnom Penh Post.

Otoritas Kamboja menyatakan penyesuaian harga mencerminkan kenaikan harga minyak internasional dan kekhawatiran potensi gangguan jalur pasokan akibat konflik Timur Tengah.

Baca juga: Berapa Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo Saat Ini?

Karena hampir seluruh kebutuhan bahan bakar Kamboja diimpor, harga domestik tetap sangat sensitif terhadap fluktuasi pasar global, dikutip dari Anadolu Ajansi, Selasa (19/5/2026).

Tag:  #harga #naik #india #kamboja #tekanan #dari #krisis #minyak #mentah

KOMENTAR