Telkom Siapkan Penutupan 10 Anak Perusahaan Bulan Depan
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menyebut Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara Indonesia meminta jumlah anak perusahaan dipangkas secara besar-besaran.
Direktur Strategic Business Development and Portfolio Telkom Seno Soemadji mengatakan Telkom diminta menutup 10 anak perusahaan pada Juni 2026.
"Akhir Juni ini kita diminta menutup 10 anak perusahaan. Dan, insya Allah kita komit bisa menutup 10 anak perusahaan, jadi dari 67 (anak perusahaan) itu, (pemangkasan) 10 (di antaranya) terjadi di akhir bulan Juni, bulan depan," kata Seno di Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Saat ini Telkom memiliki sekitar 67 anak perusahaan.
Baca juga: Telkom Fokus Perkuat Bisnis Digital dan Infrastruktur, TSR Pemegang Saham Capai 35,7 Persen
Anak usaha dengan bisnis tumpang tindih dievaluasi
Seno mengatakan perusahaan sedang mengkaji sejumlah anak usaha yang memiliki lini bisnis serupa atau saling tumpang tindih.
"Memang secara bisnis kita juga sudah melakukan pertimbangan, kita melakukan analisa bahwa streamlining (perampingan) ini, terutama yang overlap, yang bisnis-bisnisnya berada di (bidang yang) sama. Itu salah satu yang akan kita watch," ujar dia.
Selain kesamaan lini bisnis, Telkom juga mempertimbangkan performa perusahaan dalam dua tahun terakhir.
Anak usaha dengan kinerja kurang optimal ikut masuk dalam evaluasi.
Meski begitu, Seno belum bersedia mengungkap daftar anak usaha yang akan dipangkas.
"Menurut saya nanti (diumumkan). Karena kita ada beberapa pendekatan dan pertimbangan sensitivitas. Tapi (informasi lebih lanjut) bisa disampaikan nanti," katanya.
Baca juga: BEI Angkat Bicara soal Dugaan Fraud Telkom (TLKM)
Danantara targetkan tinggal 22 perusahaan
Secara umum, Danantara meminta Telkom memangkas jumlah anak perusahaan dari sekitar 60 entitas menjadi hanya 22 perusahaan.
Menurut Seno, proses tersebut masih membutuhkan waktu karena Telkom harus memastikan seluruh tahapan dan tata kelola berjalan sesuai prosedur.
"Kita mesti memastikan governance process-nya betul, hipotesanya dan tahapannya semuanya betul," ujar dia.
Ia menilai langkah perampingan tersebut menjadi bagian dari transformasi perusahaan untuk memperkuat fokus bisnis inti dan meningkatkan pengelolaan aset.
Telkom juga tengah melakukan penataan portofolio bisnis agar mampu menciptakan nilai tambah lebih besar sekaligus memperbaiki tata kelola perusahaan.
Selain itu, Telkom memperkuat peran perusahaan sebagai strategic holding, sementara operasional bisnis dijalankan masing-masing operating company di setiap lini usaha.
Tag: #telkom #siapkan #penutupan #anak #perusahaan #bulan #depan