Beda Nasib Duo London Utara: Arsenal Angkat Trofi, Tottenham di Ambang Degradasi
Dua tim asal London Utara menghadapi nasib yang berbeda pada musim ini. Saat Arsenal dipastikan menjadi juara, Tottenham Hotspur justru terancam degradasi dari Liga Inggris.
Arsenal dipastikan meraih gelar juara Liga Inggris 2025-2026 usai Manchester City ditahan imbang 1-1 Bournemouth di Stadion Vitality, Rabu (20/5/2026) dini hari WIB.
Meriam London sebenarnya telah mempersiapkan diri jika terpaksa harus berjuang pada pekan terakhir melawan Crystal Palace.
Namun, skenario itu dipastikan tidak akan terjadi karena kegagalan The Citizens menang membuat Meriam London kini unggul empat poin dengan sisa satu pertandingan.
Baca juga: Arsenal, Akhir Penantian 8.060 Hari, dan Energi dari Bohlam Sakti
Sebaliknya, Tottenham Hotspur gagal memaksimalkan kekalahan West Ham atas Newcastle usai kalah 1-2 dari Chelsea di Stamford Bridge. Hasil tersebut membuat mereka tetap berada di peringkat ke-17.
Dengan gap dua poin dengan West Ham di zona degradasi, Spurs terancam turun kasta jika kalah pada laga terakhir melawan Everton dan West Ham menang atas Leeds United.
Pesta Juara Arsenal
Gelar ini mengakhiri periode enam tahun tanpa trofi dan merupakan penghargaan besar kedua Arteta sebagai juru taktik Arsenal.
Apresiasi juga diberikan oleh pelatih legendaris Arsenal, Arsene Wenger yang juga menjadi saksi dari keberhasilan mereka merebut gelar terakhir pada 2004.
"Kalian berhasil. Para juara terus maju ketika yang lain berhenti. Ini adalah waktu kalian. Sekarang, teruslah maju dan nikmati setiap momennya," kata Arsene Wenger via X resmi Arsenal.
Baca juga: Bernuansa Satir, Leverkusen Ucapkan Selamat Untuk Arsenal Usai Juara Liga Inggris
Sementara itu mantan striker Arsenal, Alan Smith mengatakan bahwa ia sangat gembira melihat Arsenal mengakhiri puasa gelarnya yang cukup panjang.
Bagi Smith, kemenangan ini serasa gratis karena Arsenal tidak perlu berjuang ekstra pada laga terakhir karena keberhasilan mereka ditentukan dari hasil dari tim lain.
"Luar biasa! Ini memang pantas didapatkan," kata Smith dikutip dari Sky Sports.
"Rasanya seperti final Liga Champions sekarang ini bisa dimenangkan tanpa biaya."
Baca juga: Mikel Arteta Butuh Rp 22 Triliun untuk Bawa Arsenal Raih Trofi Liga Inggris
Kevin Danso berduel udara dengan Liam Delap dalam pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Chelsea vs Tottenham Hotspur di Stamford Bridge di London pada 19 Mei 2026. (Foto oleh Adrian Dennis / AFP)
Tottenham Harus Berjuang Ekstra Keras
Berbeda dengan sang rival yang merayakan gelar juara, hal yang berbeda dirasakan oleh Tottenham yang kini di ambang degradasi.
Pelatih Tottenham, Roberto De Zerbi meminta tim asuhannya untuk bekerja lebih keras demi selamat pada akhir musim nanti.
"Saya ingin jika kami bermain pada hari Minggu seperti 20 menit terakhir, karena dalam 20 menit terakhir kami menunjukkan, saya rasa, lebih banyak energi, lebih banyak semangat, sesuatu yang lebih dalam diri kami."
Baca juga: Hasil Chelsea Vs Tottenham 2-1: Spurs Masih Terancam Degradasi
"Tapi ini sulit, ini adalah kesempatan bagi kita semua, karena melalui periode ini..kita bisa menjadi lebih baik sebagai pelatih, sebagai pemain jika kita tetap kuat sampai akhir," ujar pelatih asal Italia itu dikutip dari situs resmi klub.
Pada akhirnya, hanya kemenangan yang akan menyelamatkan Spurs dari jerat degradasi, terlepas hasil yang diterima West Ham pada laga terakhirnya.
"Karena ketika Anda berjuang untuk menghindari degradasi, Anda harus tetap berada di liga sampai menit terakhir pertandingan terakhir musim ini,” sambung De Zerbi.
Tag: #beda #nasib #london #utara #arsenal #angkat #trofi #tottenham #ambang #degradasi