PSG vs Arsenal di Final Liga Champions, Enrique Singung Dua Jalur ke Final
Pelatih kepala Paris Saint-Germain, Luis Enrique, memberikan konferensi pers MD-1 pada 29 Mei 2026, sehari sebelum laga final Liga Champions PSG vs Arsenal di Puskas Arena, Budapest. Paris Saint-Germain (PSG) akan menghadapi Arsenal dalam pertandingan final Liga Champions UEFA pada 30 Mei 2026 di Budapest.(AFP/FRANCK FIFE)
23:10
29 Mei 2026

PSG vs Arsenal di Final Liga Champions, Enrique Singung Dua Jalur ke Final

- Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, menilai timnya dan Arsenal berkembang melalui pendekatan yang berbeda menuju laga final Liga Champions 2025-2026 ini.

Final Liga Champions 2026 akan mempertemukan PSG vs Arsenal di Puskas Arena, Budapest, Sabtu (30/5/2026) pukul 23.00 WIB.

Partai ini mempertemukan dua tim dengan jalur berbeda menuju laga puncak.

PSG datang sebagai juara bertahan sekaligus salah satu tim paling produktif di Eropa, sementara Arsenal tiba dengan catatan belum terkalahkan sepanjang kompetisi musim ini.

PSG menjuarai Liga Champions musim lalu setelah menghancurkan Inter Milan 5-0 pada final.

Dalam perjalanan menuju gelar tersebut, klub asal Perancis itu menyingkirkan Liverpool, Aston Villa, dan Arsenal.

Baca juga: PSG vs Arsenal di Final Liga Champions, Kata Dembele Soal The Gunners

Musim ini, tim asuhan Luis Enrique kembali melewati jalan berat dengan menyingkirkan Monaco, Chelsea, Liverpool, dan Bayern Muenchen di fase gugur.

Leandro Trossard (tengah) dibayangi oleh Achraf Hakimi dan Khvicha Kvaratskhelia dalam pertandingan leg pertama Semifinal Liga Champions antara Arsenal vs PSG di Stadion Emirates di London utara, pada 29 April 2025. (Photo by FRANCK FIFE / AFP)AFP/FRANCK FIFE Leandro Trossard (tengah) dibayangi oleh Achraf Hakimi dan Khvicha Kvaratskhelia dalam pertandingan leg pertama Semifinal Liga Champions antara Arsenal vs PSG di Stadion Emirates di London utara, pada 29 April 2025. (Photo by FRANCK FIFE / AFP)

PSG juga memiliki rekor impresif melawan klub-klub Premier League setelah memenangi lima duel terakhir di babak knockout Liga Champions melawan wakil Inggris.

Arsenal Datang dengan Rekor Tak Terkalahkan

Di lain kubu, Arsenal menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di Liga Champions musim ini dengan catatan 11 kemenangan dan tiga hasil imbang.

Klub London Utara itu juga mencatat rekor sebagai tim pertama yang mampu melewati 14 pertandingan pertama dalam satu edisi Liga Champions tanpa kekalahan.

Kekuatan utama Arsenal terlihat dari soliditas pertahanan mereka.

Tidak ada tim di lima liga top Eropa yang lebih sering menang 1-0 musim ini dibanding Arsenal, dengan total 11 kemenangan di semua kompetisi melalui skor tersebut.

Baca juga: Jadwal Siaran Langsung Final Liga Champions PSG Vs Arsenal, Tayang Kapan?

Namun, tantangan besar menanti lini belakang The Gunners.

PSG datang dengan trio penyerang Ousmane Dembele, Desire Doue, dan Khvicha Kvaratskhelia yang tampil tajam sepanjang musim.

Klub asal Paris ini hanya membutuhkan satu gol lagi untuk menyamai rekor Barcelona sebagai tim tersubur dalam satu musim Liga Champions dengan 45 gol, yang dibuat pada musim 1999-2000.

Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada semifinal Liga Champions musim lalu saat PSG lolos dengan agregat 3-1.

Dembele mencetak gol kemenangan 1-0 di London sebelum PSG menang 2-1 di kandang lewat gol Fabian Ruiz dan Achraf Hakimi.

Luis Enrique Sebut PSG dan Arsenal Punya Jalur Berbeda

Pelatih PSG Luis Enrique menilai timnya dan Arsenal berkembang melalui pendekatan yang berbeda.

“Lebih dari sekadar dua ide sepak bola yang berbeda, saya pikir Arsenal dan PSG menempuh dua jalur yang berbeda,” ujar Enrique dalam sesi konferensi pers sebelum laga.

Ia menegaskan PSG ingin terus menjaga posisi mereka di level tertinggi sepak bola Eropa setelah mencetak sejarah musim lalu.

“Kami membuat sejarah musim lalu, tetapi tetap menjadi salah satu tim terbaik di dunia adalah tujuan kami,” kata Enrique.

Pelatih asal Spanyol itu juga menilai perjalanan PSG menuju final memperlihatkan karakter timnya.

“Dalam delapan pertandingan fase gugur ini kami menunjukkan tim seperti apa kami sebenarnya. Kami menderita, kami harus melewati itu, dan kembali mencapai final adalah sesuatu yang sangat sulit serta bersejarah bagi kami,” tutur Enrique.

Final di Budapest akan menjadi kesempatan bagi Arsenal mengejar trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub, sementara PSG memburu gelar kedua secara beruntun.

Tag:  #arsenal #final #liga #champions #enrique #singung #jalur #final

KOMENTAR