Pesawat Kargo AS Full Amunisi Mendarat di Israel, Bersiap Perang Lagi?
Ilustrasi perang AS vs Iran(Shutterstock)
13:24
18 Mei 2026

Pesawat Kargo AS Full Amunisi Mendarat di Israel, Bersiap Perang Lagi?

- Media Israel melaporkan, puluhan pesawat kargo Amerika Serikat yang membawa amunisi mendarat di Israel.

Dikutip dari Al Jazeera, Senin (18/5/2026), saluran televisi Israel, Channel 13 menyebutkan, pesawat itu berangkat dari pangkalan di Jerman dan mendarat di Tel Aviv dalam 24 jam terakhir.

Menurut klaim stasiun televisi tersebut, ini merupakan bagian dari persiapan untuk melanjutkan perang melawan Iran.

Presiden Donald Trump sendiri berulang kali menyuarakan kegeramannya usai Iran tak kunjung menyetujui perjanjian damai dengan AS.

Baca juga: Nasib Tragis Al-Shammari, Tewas Diserang Helikopter Usai Temukan Pangkalan Israel

Ancaman Trump

Trunp bahkan mengeluarkan peringatan baru kepada Iran pada Minggu (17/5/2026).

Menurutnya, Iran harus segera bergerak menuju kesepakatan perdamaian atau tidak akan ada yang tersisa dari mereka.

"Bagi Iran, waktu terus berjalan, dan mereka sebaiknya segera bertindak, capat, atau tidak akan ada yang tersisa dari mereka. Waktu sangat penting," tulis Trump di platform Truth Social miliknya, dikutip dari AFP, Minggu.

Pernyataan itu muncul setelah Trump bertemu dengan para anggota utama tim keamanan nasionalnya pada Sabtu (16/5/2026) untuk membahas langkah selanjutnya dalam perang melawan Iran.

Baca juga: Trump Ultimatum Iran: Segera Bertindak atau Tak Akan Ada Lagi yang Tersisa

Menurut seorang sumber, dikutip dari CNN, Minggu, Wakil Presiden JD Vance, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Direktur CIA John Ratcliffe, dan utusan khusus Steve Witkoff semuanya menghadiri pertemuan di klub golf presiden di Virginia itu.

Pertemuan itu terjadi hanya beberapa jam setelah Trump kembali ke Washington dari kunjungan penting ke China.

Trump disebut semakin tidak sabar dengan cara Teheran menangani negosiasi diplomatik dan frustrasi dengan penutupan Selat Hormuz yang terus berlanjut. 

Gedung Putih tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Trump dan timnya menunda pengambilan keputusan tentang bagaimana melanjutkan hubungan dengan Teheran selama kunjungannya ke Beijing.

Beberapa pejabat pemerintahan mengatakan, mereka ingin melihat bagaimana pembicaraan antara Trump dan pemimpin China Xi Jinping berlangsung sebelum menentukan langkah selanjutnya.

Baca juga: Iran Terima Pesan AS soal Kelanjutan Negosiasi, Terbuka pada Bantuan China

Pertimbangkan opsi serang Iran lagi

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menirukan gerakan menembakkan senjata saat berbicara tentang perang Iran, di Ruang Konferensi Pers James S Brady, Gedung Putih, Washington DC, 6 April 2026.AFP/KENT NISHIMURA Presiden Amerika Serikat Donald Trump menirukan gerakan menembakkan senjata saat berbicara tentang perang Iran, di Ruang Konferensi Pers James S Brady, Gedung Putih, Washington DC, 6 April 2026.

Dalam beberapa hari terakhir, Trump semakin serius mempertimbangkan untuk melanjutkan operasi tempur besar-besaran di Iran.

Ini dilakukan untuk memaksa Iran mencapai kompromi guna mengakhiri perang, meskipun ia lebih memilih untuk menyelesaikan konflik secara diplomatis.

Menurut sumber tersebut, Trump diperkirakan akan bertemu lagi dengan tim keamanan nasionalnya terkait perang pada awal pekan ini.

Pentagon telah menyiapkan serangkaian rencana target militer jika Trump akhirnya memutuskan untuk melanjutkan serangan lebih lanjut, termasuk serangan yang ditargetkan pada situs energi dan infrastruktur di Iran.

Axios pertama kali melaporkan pertemuan hari Sabtu itu.

Trump juga berbicara dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Minggu, menurut seorang juru bicara perdana menteri dan seorang pejabat AS.

Tag:  #pesawat #kargo #full #amunisi #mendarat #israel #bersiap #perang #lagi

KOMENTAR