Iran Klaim 2 Rudal Hantam Kapal Perang AS, Paksa Putar Balik dari Selat Hormuz
Kapal Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) saat diduga hendak menyiya kapal kontainer yang menerobos Selat Hormuz pada 21 April 2026. Foto ini diperoleh AFP dari kantor berita Iran, Tasnim.(TASNIM/MEYSAM MIRZADEH via AFP)
18:24
4 Mei 2026

Iran Klaim 2 Rudal Hantam Kapal Perang AS, Paksa Putar Balik dari Selat Hormuz

- Iran pada Senin (4/5/2026) mengeklaim telah menembak kapal perang Amerika Serikat (AS) dengan dua rudal, memaksa mereka putar balik dari Selat Hormuz.

Kantor berita semi-resmi Iran, Fars, menyebutkan bahwa kapal fregat AS itu ditembak saat melintasi Selat Hormuz di dekat Pelabuhan Jask.

Serangan diklaim terjadi setelah kapal itu mengabaikan peringatan dari Angkatan Laut Iran, demikian laporan dari AFP.

Baca juga: AS Baru Siapkan Pengawalan, Kapal Tanker Sudah Diserang di Selat Hormuz

Menurut laporan Fars yang dikutip dari Xinhua, kapal fregat AS dianggap melanggar aturan navigasi dan keselamatan maritim saat berlayar di dekat Jask.

Setelah serangan terjadi, kapal itu dilaporkan tidak dapat melanjutkan perjalanan.

"Fregat tersebut, yang berlayar pada Senin di Selat Hormuz, melanggar aturan navigasi dan keselamatan maritim di dekat (pelabuhan) Jask, menjadi sasaran serangan rudal setelah mengabaikan peringatan dari Angkatan Laut Iran," tulis laporan kantor berita Fars.

Lebih lanjut, media yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) itu menyatakan, kapal tersebut terpaksa mundur dan berbalik arah meninggalkan lokasi kejadian.

Baca juga: Peringatan Iran, Campur Tangan AS di Selat Hormuz Akan Melanggar Gencatan Senjata

Bantahan Amerika

Personel Angkatan Laut Amerika Serikat saat berjaga di kapal USS Monterey (CG 61) yang sedang transit di Selat Hormuz pada 3 Juni 2021.US NAVY/CHELSEA PALMER via AFP Personel Angkatan Laut Amerika Serikat saat berjaga di kapal USS Monterey (CG 61) yang sedang transit di Selat Hormuz pada 3 Juni 2021.Di sisi lain, Washington dengan tegas menepis klaim tersebut. Seorang pejabat AS mengonfirmasi bahwa tidak ada serangan yang mengenai aset mereka di kawasan tersebut.

"Angkatan Laut Iran tidak mengenai kapal Angkatan Laut Amerika Serikat di dekat Selat Hormuz," ujar pejabat AS kepada Jerusalem Post, Senin sore.

Insiden ini terjadi tak lama setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan pasukannya akan mulai mengawal kapal-kapal melalui Selat Hormuz.

Selat tersebut merupakan urat nadi transportasi global untuk komoditas minyak, gas, dan pupuk.

Jalur perairan strategis itu sempat mengalami gangguan serius setelah Iran melakukan blokade menyusul pecahnya perang di Timur Tengah.

Baca juga: Pejabat Iran Ancam Jadikan Selat Hormuz sebagai Kuburan bagi Pasukan AS

Operasi maritim baru AS di Selat Hormuz

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjoget ringan setelah berpidato mengenai pajak dan Keamanan Sosial di The Villages, Negara Bagian Florida, 1 Mei 2026.AFP/JIM WATSON Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjoget ringan setelah berpidato mengenai pajak dan Keamanan Sosial di The Villages, Negara Bagian Florida, 1 Mei 2026.Trump mengatakan, operasi maritim baru AS di Selat Hormuz akan dimulai pada 4 Mei dan dinamai "Proyek Kebebasan".

Presiden ke-45 dan 47 AS itu berdalih, operasi pengawalan dilakukan atas dasar kemanusiaan bagi awak kapal yang terjebak blokade, dan kemungkinan kekurangan makanan serta pasokan lainnya.

"Kami akan menggunakan upaya terbaik untuk mengeluarkan Kapal dan Awak mereka dengan aman dari Selat. Dalam semua kasus, mereka bilang mereka tidak akan kembali sampai daerah tersebut aman untuk navigasi," tulis Trump di platform Truth Social, Minggu (3/5/2026), dikutip dari AFP.

Menanggapi pernyataan Trump, Komando Pusat Militer Iran menegaskan, setiap jalur aman melalui Hormuz harus dikoordinasikan dengan pasukannya dalam keadaan apa pun.

"Kami memperingatkan semua kekuatan bersenjata asing—terutama militer AS yang agresif—jika mereka bermaksud mendekati atau memasuki Selat Hormuz, akan menjadi sasaran dan diserang," kata Mayor Jenderal Ali Abdollahi, yang disiarkan stasiun televisi pemerintah IRIB.

Baca juga: Mojtaba Khamenei Usir” AS dari Teluk, Klaim Kelola Selat Hormuz demi Kebaikan Kawasan

Tag:  #iran #klaim #rudal #hantam #kapal #perang #paksa #putar #balik #dari #selat #hormuz

KOMENTAR