Trump Kesal Jerome Powell Bertahan di The Fed: Dia Tak Bisa Dapat Pekerjaan Lain
Donald Trump kembali melontarkan serangan kepada Ketua The Fed Jerome Powell lewat unggahan gambar kartun di Truth Social.(KAMIL KRZACZYNSKI / AFP)
10:12
30 April 2026

Trump Kesal Jerome Powell Bertahan di The Fed: Dia Tak Bisa Dapat Pekerjaan Lain

Keputusan Ketua Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) Jerome Powell untuk bertahan memicu reaksi keras dari Presiden Donald Trump.

Powell menyatakan bahwa meskipun masa jabatannya sebagai Ketua The Fed akan berakhir pada 15 Mei 2026, ia akan menggunakan haknya untuk tetap berada di dewan gubernur “untuk jangka waktu yang akan ditentukan.”

Ia mengaku khawatir terhadap tekanan politik yang terus meningkat terhadap institusi tersebut.

Baca juga: Trump Kata-katai Jerome Powell, Tuntut Gubernur Bank Federal AS Mundur

“Saya khawatir serangan-serangan ini sedang menghantam institusi dan membahayakan hal yang benar-benar penting bagi publik, yaitu kemampuan untuk menjalankan kebijakan moneter tanpa mempertimbangkan faktor politik,” ujar Powell, seperti dikutip AFP, Kamis (30/4/2026).

Powell juga menegaskan pentingnya bank sentral yang beroperasi “bebas dari pengaruh politik,” dan menyatakan tidak akan meninggalkan The Fed hingga penyelidikan hukum terhadap dirinya benar-benar selesai.

Trump bereaksi keras

Tak lama setelah pernyataan tersebut, Trump kembali melancarkan serangan personal terhadap Powell.

Dalam unggahan di media sosialnya, ia menyebut, “Jerome ‘Terlambat’ Powell ingin tetap di The Fed karena dia tidak bisa mendapatkan pekerjaan di tempat lain — tidak ada yang menginginkannya.”

Sejak lama, Trump memang kerap mengkritik Powell karena tidak menurunkan suku bunga secepat yang ia inginkan.

Kebijakan pelonggaran moneter dinilai Trump dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, meski berisiko meningkatkan inflasi.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent turut mengkritik langkah Powell, menyebutnya sebagai “pelanggaran” terhadap norma The Fed dan “sebuah penghinaan” terhadap calon ketua baru.

Tekanan terhadap The Fed

Sejak kembali berkuasa, Trump juga meningkatkan tekanan terhadap The Fed melalui berbagai jalur.

Pemerintah sempat membuka penyelidikan kriminal terhadap Powell terkait pembengkakan biaya renovasi, yang oleh Powell disebut sebagai taktik untuk melemahkan independensi bank sentral.

Baca juga: AS Buka Penyelidikan terhadap Gubernur The Fed Jerome Powell

Meski penyelidikan tersebut kini dihentikan sementara, Powell menegaskan akan tetap memantau perkembangan dan bertahan hingga prosesnya benar-benar selesai.

Selain itu, Trump juga berupaya mencopot gubernur The Fed lain, Lisa Cook, terkait dugaan penipuan hipotek, yang kini masih bergulir di Mahkamah Agung.

The Fed terbelah soal suku bunga

Di tengah konflik tersebut, The Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga pada kisaran 3,50 persen hingga 3,75 persen untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.

Keputusan ini diambil di tengah ketidakpastian tinggi akibat perang di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga energi dan berpotensi meningkatkan inflasi.

“Inflasi masih tinggi, sebagian mencerminkan kenaikan harga energi global baru-baru ini,” demikian pernyataan The Fed.

Namun, keputusan ini tidak bulat. Empat dari 12 pejabat pemilih menolak keputusan tersebut, menjadikannya jumlah perbedaan pendapat terbesar sejak 1992.

Kontroversi suksesi kepemimpinan the Fed

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menominasikan Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve (The Fed) untuk menggantikan Jerome Powell. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menominasikan Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve (The Fed) untuk menggantikan Jerome Powell.

Di sisi lain, proses pergantian kepemimpinan The Fed juga memicu polemik. Trump mendorong Kevin Warsh sebagai ketua baru, yang kini semakin dekat dengan konfirmasi setelah mendapat persetujuan awal dari Komite Perbankan Senat.

Namun, sejumlah politisi Partai Demokrat menilai pencalonan ini sebagai bagian dari upaya Trump untuk mengendalikan The Fed. Mereka juga menyoroti adanya “ancaman terus-menerus” dari Trump dalam proses tersebut.

Menanggapi hal ini, Powell menyatakan bahwa Warsh telah menunjukkan komitmen kuat untuk menjaga independensi The Fed.

“Ia memberikan kesaksian dengan sangat tegas mengenai hal itu dalam dengarnya, dan saya akan memegang ucapannya,” kata Powell.

Baca juga: Trump Pilih Kevin Warsh Jadi Ketua The Fed Gantikan Jerome Powell, Harga Emas Turun

Tag:  #trump #kesal #jerome #powell #bertahan #bisa #dapat #pekerjaan #lain

KOMENTAR