Survei Terbaru: Sempat Naik Tipis, Popularitas Trump Menukik Efek Selat Hormuz Masih Ditutup
LEGO AI Donald Trump
10:44
13 April 2026

Survei Terbaru: Sempat Naik Tipis, Popularitas Trump Menukik Efek Selat Hormuz Masih Ditutup

Tingkat kepercayaan publik terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump menunjukkan kenaikan tipis di tengah dinamika perang melawan Iran.

Dari data terbaru yang dirilis USA Today, Senin (13/4), mayoritas warga Amerika masih memberikan penilaian negatif terhadap kinerja Donald Trump.

Rata-rata jajak pendapat terbaru dari RealClearPolling pada periode 20 Maret hingga 9 April mencatat tingkat persetujuan (approval rating) Trump berada di angka 41,7 persen, sementara 56,3 persen responden menyatakan tidak puas.

Survei lain menunjukkan hasil serupa. Jajak pendapat Reuters/Ipsos mencatat hanya 36 persen responden yang menyatakan puas, sementara 62 persen tidak puas terhadap kinerja Trump sebagai presiden.

Sementara itu, rata-rata harian The New York Times menunjukkan tingkat persetujuan sebesar 40 persen dan penolakan 56 persen.

Polling dari Associated Press-NORC juga mencatat angka 38 persen setuju dan 60 persen tidak setuju.

Melalui unggahan media sosial yang keras, Trump menargetkan jembatan dan pembangkit listrik Iran. Langkah ekstrem ini diambil demi kelancaran jalur kapal global.Melalui unggahan media sosial yang keras, Trump menargetkan jembatan dan pembangkit listrik Iran. Langkah ekstrem ini diambil demi kelancaran jalur kapal global.

Beberapa lembaga mencatat angka yang sedikit lebih tinggi.

Rasmussen Reports dan Morning Consult sama-sama menunjukkan tingkat persetujuan mencapai 45 persen, meski tetap di bawah tingkat penolakan publik.

Kenaikan tipis ini terjadi setelah Trump mengumumkan gencatan senjata dua pekan dengan Iran.

Kesepakatan tersebut muncul setelah sebelumnya ia melontarkan ancaman keras terhadap infrastruktur energi dan transportasi Iran.

Namun, situasi kembali memanas setelah serangan Israel ke Lebanon dan ketegangan di Selat Hormuz, serta kesepakatan damai di Islamabad yang tidak menemui titik terang.

Dari sisi historis, angka persetujuan Trump saat ini tidak jauh berbeda dengan rata-rata masa jabatan pertamanya yang berada di kisaran 41 persen.

Trump bahkan meninggalkan Gedung Putih pada 2021 dengan tingkat persetujuan 34 persen.

Jika dibandingkan dengan para pendahulunya, posisi Trump masih tertinggal dari mantan presiden AS lainnya, seperti Joe Biden: 40%, Barack Obama: 59%, Bill Clinton: 66% dan Ronald Reagan: 63%

Perbandingan ini menempatkan Trump di level menengah ke bawah dalam hal popularitas publik.

Menurut Gallup, approval rating merupakan indikator sederhana namun kuat yang telah digunakan selama lebih dari 70 tahun dalam politik AS.

Angka ini mencerminkan persentase warga yang menyetujui kinerja presiden.

Meski begitu, sejumlah analis menilai relevansinya mulai berkurang akibat polarisasi politik yang tajam.

Pew Research Center mencatat perbedaan pandangan antara pemilih Partai Republik dan Demokrat semakin melebar dalam beberapa dekade terakhir.

Editor: Galih Prasetyo

Tag:  #survei #terbaru #sempat #naik #tipis #popularitas #trump #menukik #efek #selat #hormuz #masih #ditutup

KOMENTAR