Geram Lebanon Diserang Terus, Menhan Pakistan Sebut Israel Kutukan Kemanusiaan
Ledakan di salah satu bangunan Lebanon yang diserang Israel di Desa Abbasiyyeh, 13 Maret 2026. Israel menyerang Hizbullah di Lebanon dalam lanjutan perang Iran yang meluas di Timur Tengah.(AFP/KAWNAT HAJU)
13:24
10 April 2026

Geram Lebanon Diserang Terus, Menhan Pakistan Sebut Israel Kutukan Kemanusiaan

- Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif menyebut Israel sbagai kutukan bagi kemanusiaan. 

Pernyataan keras ini disampaikan Asif saat Israel terus melancarkan serangan ke Lebanon dan membuat ratusan orang tewas.

Melalui unggahan di media sosial X pada Kamis (10/4/2026), Asif menegaskan bahwa tindakan Israel di wilayah tersebut jelas-jelas merupakan genosida.

Baca juga: Tragedi Berdarah di Lebanon, 250 Tewas Akibat Serangan Udara Israel

"Israel adalah kejahatan dan kutukan bagi kemanusiaan. Di saat pembicaraan damai sedang berlangsung di Islamabad, genosida sedang dilakukan di Lebanon," ujar Asif.

Asif menyoroti banyaknya warga sipil tak berdosa yang menjadi korban dalam rangkaian serangan tersebut, sebagaimana dilansir Anadolu Agency

Dia menilai kekerasan yang dilakukan Israel telah meluas dari satu wilayah ke wilayah lain tanpa ada tanda-tanda berhenti.

"Pertama Gaza, lalu Iran, dan sekarang Lebanon. Pertumpahan darah terus berlanjut tanpa henti," tambahnya.

Dalam pernyataannya yang emosional, Asif juga menyampaikan kecaman terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam pendirian Israel di tanah Palestina. 

Baca juga: Tak Mau Dicegah, Netanyahu Akan Terus Bombardir Lebanon meski Gencatan Senjata

Dia berharap agar mereka yang menciptakan Israel di atas tanah tersebut terbakar di neraka.

Pernyataan Asif muncul saat serangan Israel ke Lebanon justru semakin kencang, padahal upaya diplomasi tengah diupayakan. 

Sebelumnya, Amerika Serikat (AS) dan Iran mengumumkan rencana gencatan senjata selama dua minggu yang dimediasi oleh Pakistan.

Namun, terdapat perbedaan pendapat yang signifikan mengenai cakupan gencatan senjata tersebut. 

Pakistan selaku mediator dan Iran menyatakan bahwa kesepakatan tersebut juga mencakup wilayah Lebanon. 

Baca juga: Trump Bela Israel yang Langgar Gencatan Senjata, Sebut Lebanon Tak Termasuk Kesepakatan

Sebaliknya, Washington dan Israel menyebut Lebanon tidak termasuk dalam gencatan senjata.

Korban terus berjatuhan

Data dari Pertahanan Sipil Lebanon menunjukkan dampak mematikan dari gelombang serangan besar-besaran Israel sejak Rabu (8/4/2026). 

Sedikitnya 303 orang dilaporkan tewas dan 1.150 lainnya luka-luka dalam kurun waktu singkat tersebut.

Secara akumulatif, berdasarkan data Kementerian Kesehatan Lebanon, serangan Israel ke Lebanon sejak 2 Maret telah menewaskan 1.888 orang dan 6.092 orang lainnya mengalami luka-luka.

Baca juga: Iran Ancam Akhiri Gencatan Senjata jika Israel Tetap Serang Lebanon

Tag:  #geram #lebanon #diserang #terus #menhan #pakistan #sebut #israel #kutukan #kemanusiaan

KOMENTAR