Cerita Bertjorak Hadirkan Pakaian Rajut Penuh Warna
- Deretan pakaian dengan perpaduan warna mencolok dan ragam motif unik langsung mencuri perhatian siapapun yang melintas di salah satu sudut Agora Mall, Kompleks Thamrin Nine, Jakarta Pusat.
Pemandangan visual yang menyegarkan mata dan mengundang rasa penasaran ini berasal dari booth jenama mode lokal bergaya nyentrik, Bertjorak.
Kehadiran jenama pakaian asal Bandung tersebut merupakan bagian dari kemeriahan perhelatan pameran fesyen dan gaya hidup, yakni brightspotCITY, yang berlangsung pada 27-31 Mei dan 4-7 Juni 2026.
Menyoal koleksi Bertjorak yang penuh warna dan motif unik, sang pendiri Jeannerie Jesica Putong menuturkan, ia ingin mendorong masyarakat agar lebih percaya diri dalam berbagai warna.
"Karena aku pengen membawa movement di mana orang tuh tampil percaya diri dan berani memakai warna apa aja," ungkap dia kepada Kompas.com dalam sesi private opening brightspotCITY, Selasa (26/5/2026).
Baca juga: Strategi Brand Fesyen Lokal Tembus Pasar Global
Perjalanan Bertjorak dan eksplorasi karya
Bermula dari gagal student exchange
Jeannerie bercerita, lahirnya jenama pakaian yang identik dengan gaya ceria dan teknik color blocking ini bermula dari ketidaksengajaan pada tahun 2020 silam.
Ia mengaku sama sekali tidak memiliki latar belakang pendidikan formal di bidang desain fesyen maupun ilmu bisnis saat memutuskan untuk merintis usahanya.
"Jurusannya berbeda banget, aku ambil Sastra China. Terus aku gagal exchange jadi aku bikin brand," kata dia.
Meski mengambil jurusan yang bertolak belakang, darah seni nyatanya mengalir kuat dari sang ibu yang merupakan seorang perancang busana.
"Karena aku memang dari dulu suka fashion dan ibu aku pakaiannya colorful," ucap dia.
Selama masa pembatasan kegiatan akibat pandemi, ia justru merasa terpanggil untuk menciptakan wadah berekspresi bagi kaum muda melalui medium pakaian.
Baca juga: Cerita Pengunjung, Niatnya Cuma Lihat-lihat ke BrightspotCITY, Akhirnya Belanja
Identitas motif dan ekspansi ke rajut
Pada awal kemunculannya, jenama ini berfokus memproduksi lini garmen seperti kemeja berbahan katun, dengan menonjolkan perpaduan blok warna yang kontras.
Ragam produk dari jenama fesyen Bertjorak di brightspotCITY, Agora Mall, Kompleks Thamrin Nine, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2026).
Nama "Bertjorak" sendiri sengaja dipilih untuk menegaskan komitmen mereka dalam mengeksplorasi pola abstrak, flora, hingga modifikasi batik pesisir yang sarat akan cerita.
"Kenapa namanya Bertjorak? Karena kita tuh fokus ngeluarin pattern yang di mana pattern-nya tuh bercerita," tutur Jeannerie.
Baca juga: Bukan Cuma Busana, Riasan Met Gala 2026 Juga Jadi Karya Seni
Seiring berjalannya waktu, jenama ini merambah lini pakaian rajut pada tahun 2022. Keputusan tersebut tidak lepas dari lokasi operasional mereka yang dikelilingi oleh para perajin rajut lokal.
Kini, karya pakaian rajut mereka tidak hanya sukses menarik di kalangan orang muda dalam negeri, tetapi juga sukses menarik minat pembeli mancanegara di negara bermusim dingin.
Koleksi zodiak hingga kolaborasi batik
Sepanjang kiprahnya, jenama ini telah merilis banyak koleksi pakaian. Di brightspotCITY, mereka secara khusus memamerkan kampanye Astro Allure.
Kampanye tersebut mengambil gagasan utama dari karakter astrologi. Jeannerie menyebut, ragam elemen zodiak sangat seru untuk dikembangkan menjadi corak pakaian.
Baca juga: 5 Detail Gaya Cinta Laura di Sundance Festival 2026, Kenakan Busana Batik
"Sekarang kami lagi bawa Astro Allure. Dan koleksi yang ada di depan booth ini adalah koleksi terbaru, Fire Sign Collection," ujar Jeannerie.
Koleksi pertama mereka dalam kampanye Astro Allure adalah Water Sign Collection, diikuti dengan Air Sign Collection. Bulan depan, rencananya Bertjorak akan mengeluarkan Earth Sign Collection.
Tidak hanya bermain dengan unsur rasi bintang, mereka juga berani mengangkat warisan budaya lokal lewat koleksi busana flanel.
Produk ini merupakan hasil kolaborasi eksklusif dengan EB Batik, sebuah rumah produksi pakaian artisan dan batik tulis legendaris asal Cirebon.
Seluruh koleksi pakaian penuh warna dari Bertjorak ditawarkan dengan harga yang cukup terjangkau, yakni mulai dari Rp 200.000-an untuk kaus, hingga kisaran Rp 600.000-an untuk jaket berukuran tebal.
Baca juga: Tips Tetap Hangat dan Modis Saat Musim Hujan
Tag: #cerita #bertjorak #hadirkan #pakaian #rajut #penuh #warna