Seberapa Penting Susu untuk Tumbuh Kembang Anak? Ini Penjelasan Pakar
Ilustrasi susu bubuk()
19:06
3 Juni 2026

Seberapa Penting Susu untuk Tumbuh Kembang Anak? Ini Penjelasan Pakar

- Selain asupan Air Susu Ibu (ASI), banyak orangtua mengandalkan susu formula sebagai pendamping untuk mendukung tumbuh kembang anak.

Namun sebenarnya, seberapa besar andil susu dalam mendukung pertumbuhan fisik anak, serta bagaimana cara menentukan produk yang paling tepat untuk si kecil?

Susu Jadi Pelengkap Penting Saat Anak Sulit Makan

Pada dasarnya, susu berperan sebagai salah satu penyedia protein hewani yang sangat dibutuhkan tubuh pada masa pertumbuhan.

Peran ini menjadi kian krusial, ketika oran tua menghadapi fase-fase menantang seperti Gerakan Tutup Mulut (GTM), anak yang picky eater, hingga adanya gangguan sensorik pada anak yang membuatnya kesulitan menerima tekstur makanan padat tertentu.

Baca juga: 3 Hal yang Wajib Dicek Orangtua Sebelum Memilih Susu Formula Anak

Ahli gizi, Ratri Aryanti, S.Tr.Gz, memaparkan bagaimana susu berperan sebagai solusi alternatif untuk membantu memnuhi zat gizi makro anak.

Ia mengungkap, dalam piring makan atau asupan zat gizi seorang anak, seharusnya terdiri dari tiga zat gizi utama, yakni karbohidrat, protein, dan lemak. Sumber protein hewani antara lain daging, ikan, dan susu termasuk salah satunya.

“Jadi posisinya, susu itu sama seperti protein yang lainnya. Nah, masalahnya kondisi setiap anak berbeda, ada yang mengalami GTM, picky eater, dan lain sebagainya, sehingga orangtua sering struggle untuk memberikan makan," katanya dalam acara Media Gathering AceKid Indonesia di Hutan Koa Plataran, belum lama ini.

"Belum lagi jika anak mengalami masalah tekstur, jadi sensoriknya bermasalah, misalnya makan daging enggak bisa, makan ikan enggak bisa, sehingga sering kali susu menjadi salah satu alternatif bagi para orangtua untuk memenuhi nutrisi dari sumber protein hewani," tutur Ratri.

Mengapa Protein Hewani Berperan Besar dalam Pertumbuhan Anak?

Ratri menekankan, protein hewani memegang peranan yang jauh lebih besar dan utama jika dibandingkan dengan protein nabati dalam hal menyokong pembentukan fisik anak.

"Seberapa penting protein hewani? Itu sangat penting dibandingkan dengan protein nabati. Nabati itu kan seperti tahu, tempe. Nah, protein ini adalah salah satu zat gizi yang paling utama untuk mendukung pertumbuhan seorang anak,” ujarnya.

Baca juga: Sejarah Panjang Posisi Susu Sebagai Protein Hewani di Indonesia

“Jadi anak tinggi, tulangnya bertambah, tumbuh rambut, itu adalah fungsi dari protein mendukung itu. Sehingga memang penting pemberian protein hewani, salah satunya adalah susu, walaupun ada sumber yang lainnya. Tapi di situlah perannya susu," terang Ratri.

Perbedaan Berbagai Jenis Susu

Umumnya, setelah anak berusia satu tahun, banyak orangtua memilih susu siap minum seperti UHT atau pasteurisasi sebagai pendamping ASI.

Ratri menjelaskan adanya perbedaan mendasar dari segi kelengkapan nutrisi makro dan mikro kognitif, yang membedakan susu formula pertumbuhan dengan jenis susu lainnya.

"Perbedaannya adalah penambahan khususnya nih, AA dan DHA, itu enggak ada di dalam UHT, enggak ada di dalam susu pasteurisasi. Padahal penting untuk anak-anak yang sedang dalam usia tumbuh kembang. DHA dan AA dibutuhkan untuk perkembangan otak anak. Inilah yang membedakan susu formula pertumbuhan dengan susu lain, seperti susu UHT atau pasteurisasi. Itu yang perlu kita perhatikan," tegasnya.

Perhatikan Label Informasi Nilai Gizi

Lebih lanjut, Ratri memberikan panduan bagi para orangtua untuk menyisir label informasi nilai gizi dan kolom komposisi bahan baku, saat memilih susu formula pertumbuhan.

Orang tua diimbau tidak hanya melihat tingginya nilai satu zat gizi, melainkan keseimbangan rasionya, terutama pada kandungan minyak ikan serta zat aditif yang rentan memicu ketergantungan rasa.

Baca juga: Mengapa ASI Lebih Baik dari Susu Formula? Dokter Anak Jelaskan Alasannya

"Lalu rasio DHA dan AA juga perlu seimbang. Jadi bukan jumlah DHA-nya lebih tinggi, karena keduanya tidak bisa terpisahkan. Berikutnya adalah nutrisi yang paling utama, zat gizi makro-nya, kalorinya, kemudian protein, karbohidratnya, dan lemaknya. Kemudian yang tidak bisa didapatkan dari makanan lain mungkin ya, susu itu sering kali difortifikasi dengan DHA, AA, dan omega-3 serta omega-6, itu perlu diperhatikan. Itu tertera pada label gizi. Angkanya bisa kita lihat," papar Ratri.

Cara Membaca Label Gizi Saat Memilih Susu Pertumbuhan

Ia juga mengingatkan orangtua untuk tidak hanya terpaku pada klaim yang tertera di bagian depan kemasan. Informasi penting justru banyak ditemukan pada label nilai gizi dan daftar komposisi yang berada di bagian belakang kemasan.

“Ada beberapa kadungan yang tak tertera pada label gizi, tapi tertera pada komposisi. Salah satunya maltodekstri. Penting bagi orangtua mencermati jumlah gula serta keberadaan pemanis dan perisa tambahan yang dapat memengaruhi preferensi rasa anak dalam jangka panjang,” jelasnya.

Apalagi, menurutnya anak-anak sekarang sudah banyak terpapar makanan manis, sehingga penting memerhatikan kandungan gula dalam produk susu, berapa jumlah sukrosanya. Bentuk lain pemanis bisa disebut maltodekstrin, sirup jagung, atau juga mungkin perisa,

" Anak yang sering terpapar perisa, akan punya kebiasaan menginginkan rasa seperti itu lagi. Jadi, kalau anak sudah terpapar manis pasti besoknya mau seperti itu lagi. Sebab itu, penting memerhatikan zat gizi dan kandungan gula-nya juga, yang bisa dilihat di label gizi dan komposisinya," pungkas Ratri menutup penjelasannya.

Baca juga: Benarkah Kandungan DHA pada Susu Formula Bisa Meningkatkan IQ Anak?

Tag:  #seberapa #penting #susu #untuk #tumbuh #kembang #anak #penjelasan #pakar

KOMENTAR