Makanan Ultra Proses Ternyata Bisa Ganggu Fokus, Ini Temuan Studi
Kebiasaan makan camilan ringan seperti keripik ternyata bisa berdampak langsung pada kemampuan otak untuk fokus.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa makanan ultra proses tidak hanya berdampak jangka panjang, tetapi juga bisa memengaruhi konsentrasi dalam waktu singkat.
Bahkan, efeknya tetap muncul meski pola makan secara keseluruhan tergolong sehat.
Baca juga: Studi Ungkap Makanan Ultra-Proses Lebih Mirip Rokok daripada Makanan Sehat
Cukup satu bungkus keripik, fokus bisa menurun
Penelitian yang dilakukan oleh tim dari Australia dan Brasil melibatkan lebih dari 2.100 orang dewasa paruh baya.
Hasilnya menunjukkan adanya penurunan kemampuan fokus dan kecepatan pemrosesan mental setelah peserta mengonsumsi makanan ultra proses seperti keripik.
Peneliti utama, Dr. Barbara Cardoso dari Monash University, menyebut penurunan tersebut dapat diukur secara jelas.
“Kami melihat adanya penurunan yang nyata dan terukur dalam kemampuan seseorang untuk fokus,” ujarnya, seperti dikutip dari The Independent (24/4/2026).
Menariknya, efek ini bisa terjadi hanya dalam hitungan menit setelah makanan dikonsumsi.
Baca juga: Kenapa Makanan Ultra Proses Terasa Enak? Waspadai Dampaknya pada Tubuh
Efek tetap muncul meski pola makan sehat
ilustrasi keripik kentang. Penelitian terbaru menemukan bahwa konsumsi makanan ultra proses seperti keripik dapat langsung menurunkan kemampuan fokus, bahkan dalam waktu si
Salah satu temuan penting dalam studi ini adalah bahwa dampak negatif tetap terjadi meskipun seseorang menjalani pola makan sehat, seperti diet Mediterania.
Artinya, konsumsi makanan ultra proses tetap berpengaruh terhadap fungsi kognitif, meskipun hanya sebagian kecil dari total asupan harian.
Hal ini menunjukkan bahwa kualitas makanan tidak hanya ditentukan oleh keseimbangan diet secara keseluruhan, tetapi juga oleh tingkat pemrosesan makanan tersebut.
Baca juga: Konsumsi Makanan Ultra-Proses Meningkat, Ahli Ingatkan Bahayanya
Rentang perhatian makin pendek
Temuan ini sejalan dengan penelitian lain yang menunjukkan bahwa rentang perhatian manusia semakin menurun.
Penelitian dari Ohio State University sebelumnya menyebut rata-rata rentang perhatian orang dewasa kini hanya sekitar delapan detik.
Psikiater dari Ohio State, Dr. Evita Singh, menjelaskan bahwa banyak faktor yang memengaruhi kesulitan fokus.
“Ada banyak hal yang bisa menyebabkan seseorang sulit berkonsentrasi atau mengalami gangguan perhatian,” jelasnya.
Namun, studi terbaru ini menambahkan bahwa pola makan juga berperan dalam kondisi tersebut.
Berkaitan dengan risiko demensia
Selain berdampak pada fokus, konsumsi makanan ultra proses juga dikaitkan dengan peningkatan risiko demensia.
Peneliti menemukan bahwa individu yang mengonsumsi lebih banyak makanan jenis ini memiliki faktor risiko yang lebih tinggi terhadap penurunan fungsi otak.
Temuan ini sejalan dengan studi Harvard Medical School tahun 2022 yang menunjukkan peningkatan risiko demensia hingga 25 persen pada kelompok dengan konsumsi tinggi makanan ultra proses.
Penelitian lain juga mengaitkan konsumsi daging olahan dan minuman manis dengan penurunan daya ingat dan kinerja kognitif.
Baca juga: Ultra-Processed Food Bisa Turunkan Kualitas Sperma Laki-Laki, Ini Penelitiannya
Tidak semua terlihat “tidak sehat”
Makanan ultra proses tidak selalu terlihat seperti makanan tidak sehat.
Beberapa produk seperti granola bar atau makanan berbasis nabati juga termasuk dalam kategori ini.
Hal inilah yang membuat banyak orang tidak menyadari bahwa mereka mengonsumsi zat tambahan yang berpotensi berdampak pada kesehatan otak.
Dr. Cardoso menjelaskan bahwa bahan tambahan dalam makanan ultra proses kemungkinan menjadi faktor utama yang memengaruhi fungsi kognitif.
“Temuan ini menunjukkan bahwa hubungan antara pola makan dan fungsi otak tidak hanya soal kurangnya makanan sehat, tetapi juga berkaitan dengan tingkat pemrosesan makanan itu sendiri,” ujarnya.
Temuan ini memperkuat pentingnya memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi sehari-hari, terutama dalam menjaga fungsi otak dan kemampuan fokus.
Tag: #makanan #ultra #proses #ternyata #bisa #ganggu #fokus #temuan #studi