Efek Buruk Malas Gerak Bagi Kesehatan: Waspada terhadap Risiko Stroke dan Serangan Jantung Mengintai, Berikut Tips untuk Menghindari Rasa Malas
Ilustrasi orang yang malas bergerak (freepik.com)
07:13
17 Februari 2024

Efek Buruk Malas Gerak Bagi Kesehatan: Waspada terhadap Risiko Stroke dan Serangan Jantung Mengintai, Berikut Tips untuk Menghindari Rasa Malas

 - Gaya hidup yang kurang aktif atau malas bergerak, telah menjadi masalah umum pada masyarakat modern. 

Namun, sedikit yang menyadari bahwa kebiasaan malas bergerak, dapat dampak yang serius bagi kesehatan, termasuk meningkatnya risiko stroke dan serangan jantung.

Berbaring dan duduk terlalu lama merupakan salah satu aktivitas yang membuat tubuh jarang bergerak atau tidak aktif secara fisik. 

Kondisi ini dalam dunia medis dikenal dengan istilah ‘Sedentary Lifestyle’. Dilansir dari darya-varia.com, semakin canggih teknologi, membuat aktivitas manusia semakin mudah. 

Hal tersebut dapat mendorong manusia menjadi kurang aktif dan dapat memicu berbagai gangguan kesehatan.

Tubuh yang tidak beraktivitas dalam jangka waktu lama dapat menimbulkan gejala, seperti sulit tidur, berat badan bertambah, dan mudah merasa lelah.

Efek Malas Bergerak Bagi Kesehatan

Selain itu, efek dari malas bergerak bagi kesehatan, juga memiliki risiko penyakit yang serius. Berikut efek buruk dari malas bergerak bagi kesehatan. 

  1. Risiko Stroke dan Serangan Jantung

Kurangnya gerak dapat berisiko tinggi terkena stroke dan serangan jantung. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa dengan aktif berolahraga, dapat membantu menurunkan risiko stroke pada pria hingga 60 persen. 

Tidak hanya itu, penelitian yang lain juga menunjukkan bahwa wanita yang aktif secara fisik memiliki peluang 50 persen untuk terhindar dari stroke dan serangan jantung.  

  1. Resistensi Insulin

Malas bergerak dengan berbaring dan duduk terlalu lama, dapat meningkatkan kadar gula darah di dalam tubuh. 

Peningkatan ini dapat menyebabkan resistensi insulin dan menyebabkan diabetes melitus serta obesitas.

Selain itu, jika aktivitas berbaring dan duduk yang lama dilakukan dengan mengonsumsi camilan, maka risiko mengalami resistensi insulin juga akan meningkat. 

  1. Memicu Osteoporosis

Orang yang kurang aktif bergerak lebih berisiko mengalami gangguan kesehatan pada tulang, yaitu osteoporosis. 

Gaya hidup yang kurang gerak akan memicu kelemahan otot dan menurunkan kepadatan tulang. 

Selain itu, osteoporosis juga terjadi karena kurangnya kalsium pada tulang, sehingga meningkatkan risiko patah tulang dan merupakan ciri khas osteoporosis.

  1. Kesehatan Mental

Gaya hidup yang malas melakukan aktivitas fisik dapat menyebabkan gangguan kesehatan mental. 

Melalui penelitian yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa terdapat kaitanya dengan  peningkatan kemungkinan terjadinya gangguan kesehatan mental. 

Hal ini mungkin disebabkan oleh kurangnya aliran darah kaya oksigen ke otak saat tidak melakukan aktivitas fisik dalam waktu lama. 

Selain itu beberapa cara berikut dapat membantu untuk menghindari kebiasaan malas bergerak yang dapat membantu mengurangi risiko penyakit serius. 

Tips Menghindari Kebiasaan Malas Bergerak

  • Perbanyak aktivitas fisik seperti jalan kaki, bersepeda, latihan beban, dan olahraga lainnya.

  • Mengurangi kebiasaan berdiam diri dalam waktu lama dan menggantinya dengan aktivitas yang lebih banyak membuat tubuh melakukan gerak, misalnya menelpon sambil berjalan kaki. 

  • Temukan hobi di luar ruangan yang disukai.

  • Jangan menunda kegiatan-kegiatan yang bergerak, seperti menunda untuk menyapu rumah atau membersihkan kamar mandi di hari libur. 

Editor: Bintang Pradewo

Tag:  #efek #buruk #malas #gerak #bagi #kesehatan #waspada #terhadap #risiko #stroke #serangan #jantung #mengintai #berikut #tips #untuk #menghindari #rasa #malas

KOMENTAR