3 Hal yang Perlu Dilakukan Saat Jadi Pendamping Korban Bencana
Kondisi terkini RSUD Aceh Tamiang di Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Minggu (28/12/2025).(kompas.com / Nabilla Ramadhian)
08:06
8 Januari 2026

3 Hal yang Perlu Dilakukan Saat Jadi Pendamping Korban Bencana

- Mendampingi penyintas bencana tidak selalu harus dilakukan oleh tenaga profesional.

Dalam beberapa situasi, siapapun bisa menjadi penolong pertama ketika seseorang mulai bercerita tentang pengalaman traumatis yang mereka alami.

Namun, ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk menjadi pendengar yang baik agar tidak semakin memberatkan beban mental penyintas bencana.

“Prinsipnya, kalau kita menjadi penolong, ada look (melihat), listen (mendengarkan), dan link (berjejaring),” tutur dr. Willy Steven, Sp.KJ, relawan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), di RSUD Aceh Tamiang, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Minggu (28/2/2025).

Look: Mengamati kebutuhan penyintas

Langkah pertama adalah look, yakni mengamati kondisi dan kebutuhan penyintas secara langsung. Ketika mereka sedang bercerita usai terdampak banjir bandang, misalnya, jangan langsung merespons.

Dengan mengamati, kamu bisa memahami situasi yang dialami penyintas tanpa harus langsung menghakimi atau menyimpulkan.

Listen: Mendengarkan dengan empati

dr. Willy Steven, Sp.KJ, relawan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), saat diwawancarai di RSUD Aceh Tamiang, Kabupaten Aceh, Provinsi Aceh, Minggu (28/1/2025).Kompas.com / Nabilla Ramadhian dr. Willy Steven, Sp.KJ, relawan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), saat diwawancarai di RSUD Aceh Tamiang, Kabupaten Aceh, Provinsi Aceh, Minggu (28/1/2025).

Langkah kedua adalah mendengarkan dengan empati, bukan menasihati dengan memberi kata-kata seperti “Ah, enggak apa-apa. Nanti juga akan lewat”.

“Dengerin saja mereka. Mendengarkan dengan empati, seolah-olah kita berada di posisinya, sehingga kita bisa merasakan dan memvalidasi,” tutur dr. Willy.

Mendengarkan secara utuh apa yang dikeluhkan oleh korban bencana sangatlah penting karena itu juga dapat membantu cara dan kalimat yang kita ungkapkan saat merespons mereka.

Link: Menghubungkan dengan sumber daya yang ada

Sebagai penolong dan pendengar, kita bisa membantu korban bencana berjejaring agar terhubung dengan sumber daya yang ada dan tepat.

Misalnya, jika kita memiliki akses menuju fasilitas kesehatan, dan korban bencana membutuhkan tenaga kesehatan, kita bisa arahkan mereka ke sana.

“Kalau misal rumahnya hilang, mungkin (diarahkan) ke badan apa, atau apa pun yang bisa kita lakukan untuk menghubungkan dia dengan sumber daya yang ada,” kata dr. Willy.

Tag:  #yang #perlu #dilakukan #saat #jadi #pendamping #korban #bencana

KOMENTAR