



Adakah Ciri-ciri Berikut Pada Temanmu? Kenali Gejala NPD dan Cara Mengatasinya
- Gangguan mental (mental disorder) belakangan ini selalu menjadi pembicaraan di publik.
Salah satunya adalah gangguan kepribadian (personality disorder), gangguan ini menjadi salah satu dari gangguan mental yang berdampak pada fungsi pribadi dan sosial seseorang.
Melansir laman Psychiatry.org, kepribadian memiliki arti yaitu cara berpikir, berperilaku yang membuat seseorang berbeda dengan orang lain.
Kepribadian yang dimiliki setiap orang berbeda-beda, hal ini dipengaruhi oleh pengalaman, lingkungan sekitar serta karakteristik dari gen yang diwariskan.
Sedangkan, gangguan kepribadian adalah pola perilaku dan pengalaman batin dalam jangka panjang yang sangat berbeda dari kebiasaan pada umumnya.
Gangguan kepribadian dapat diidentifikasi dengan cara melihat perilaku seseorang, cara berpikir, serta perilaku-perilaku yang dianggap menyimpang dari norma dan menyebabkan masalah.
Seseorang yang mengalami gangguan kepribadian akan mempengaruhi cara berpikir tentang diri sendiri maupun orang lain, emosional, cara berhubungan dengan orang lain, dan cara pengendalian diri terhadap perilaku seseorang.
Setidaknya, ada 10 jenis gangguan kepribadian, salah satunya adalah Narcissistic Personality Disorder (NPD).
Mengutip Healthline, Narcissistic Personality Disorder (NPD) atau gangguan narsistik merupakan gangguan kepribadian yang membuat orang berpendapat berlebihan tentang diri mereka sendiri.
Biasanya, orang yang memiliki gangguan ini akan sangat haus perhatian dan pujian dari orang lain.
Orang dengan jenis gangguan ini akan merasa kecewa jika tidak mendapat pujian serta perlakuan khusus, hal ini karena mereka yakin pantas mendapatkannya.
Tidak hanya berdampak buruk bagi diri sendiri, gangguan NPD juga berdampak pada orang-orang di lingkungan sekitarnya.
Beberapa hal dapat membuat seseorang menjadi NPD, biasanya hal ini dipengaruhi dari pengalaman masa kecil, misalnya penolakan, pujian yang berlebihan dari orang tua, penghakiman yang berlebihan dari orang tua, hingga trauma masa kecil.
Melansir Health Harvard Edu, Manual Diagnostik dan Gangguan Mental (DSM-5) mengidentifikasi beberapa kriteria untuk mendiagnosis seseorang mengidap NPD, antara lain:
Memiliki rasa penting diri yang berlebihan
Terobsesi dengan kesuksesan, kekuasaan, kecantikan hingga cinta yang sempurna
Memiliki keyakinan diri bahwa mereka ‘“istimewa”
Haus pujian dan dan kebutuhan untuk dikagumi berlebihan
Memiliki harapan yang tidak masuk akal untuk diperlakukan baik oleh orang lain serta harapan agar orang lain selalu mematuhi kehendaknya
Memiliki perilaku eksploitatif dalam memanfaatkan orang lain untuk mencapai tujuannya sendiri
Kurang memiliki empati terhadap orang lain
Selalu iri terhadap orang lain dan yakin bahwa orang lain juga iri terhadap mereka
Sulit menerima kritikan dari orang lain
Cenderung bersikap sombong dan tidak menghargai orang lain
Gangguan NPD dapat diatasi dengan beberapa cara, yaitu:
Terapi bicara (psikoterapi)
Terapi bicara dapat membantu penderita NPD mempelajari cara berhubungan dengan orang lain.
Dengan melakukan psikoterapi dapat membantu mengembangkan interaksi positif penderita NPD dengan orang lain.
Selain itu, dengan melakukan hal ini seorang NPD juga dapat belajar menoleransi kritikan, mengelola perasaan, serta memperbaiki hubungan dengan orang lain.
Menggunakan obat
Mengutip Mayo Clinic, sebenarnya tidak ada obat secara spesifik yang dapat menyembuhkan gangguan NPD.
Namun, biasanya pengidap NPD memiliki gejala depresi hingga gangguan kecemasan, sehingga biasanya membutuhkan anti-depresan.
Merubah kebiasaan
Dengan merubah kebiasaan dan gaya hidup akan melatih dan membantu NPD untuk mengatasi masalah kesehatan mental.
Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara menjalani hidup yang sehat, berolahraga serta melakukan meditasi dan relaksasi.
Psikoedukasi
Psikoedukasi membantu penderita NPD untuk memahami pengalaman emosional serta memberikan motivasi untuk tetap melakukan perawatan psikologis.
Terapi grup
Terapi grup berguna untuk melatih perasaan diri seseorang terhadap orang lain, mengatasi ketergantungan, kesulitan berinteraksi dengan orang serta meminimalisir fantasi narsistik.
Tag: #adakah #ciri #ciri #berikut #pada #temanmu #kenali #gejala #cara #mengatasinya