MBG Bakal Ditarik dari Sekolah Elit, Fokus Daerah Terpencil
Pemerintah akan menghapus program MBG dari sekolah elit. [Antara]
16:31
11 Juni 2026

MBG Bakal Ditarik dari Sekolah Elit, Fokus Daerah Terpencil

Pemerintah bakal mengevaluasi penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah-sekolah elit. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penataan program agar bantuan lebih tepat sasaran.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas mengatakan evaluasi tersebut merupakan bagian dari upaya refocusing penerima manfaat MBG yang saat ini tengah dilakukan pemerintah bersama manajemen baru Badan Gizi Nasional (BGN).

Menurut dia, masih terdapat penerima manfaat yang sebenarnya tidak terlalu membutuhkan program tersebut. Di sisi lain, masih ada kelompok masyarakat yang semestinya menjadi prioritas namun belum seluruhnya terjangkau.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas). (Suara.com/Hiskia)Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas). (Suara.com/Hiskia)

"Nah, yang kedua, Saudara, dalam rangka perbaikan kita perlu refocusing agar penerima manfaat ini tepat," kata Zulhas di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Ia menuturkan salah satu yang akan menjadi perhatian pemerintah adalah pelaksanaan MBG di sekolah-sekolah yang berasal dari kelompok ekonomi mampu. 

"Misalnya, sekolah-sekolah yang bagus ini akan dilakukan langsung 1 bulan ini. Sekolah-sekolah yang elit ya, memang enggak memerlukan makan bergizi ya tentu nanti akan dilihat," ujarnya.

Ketua Umum PAN itu menegaskan pemerintah tidak akan menghentikan program MBG. Namun, penyaluran bantuan akan ditata kembali agar lebih sesuai dengan tujuan awal program.

Pemerintah disebutnya ingin MBG dapat menjangkau kelompok yang lebih membutuhkan, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

"Yang memerlukan belum dapat, tapi yang enggak perlu dapat. Nah, ini akan ditata lebih lanjut karena kita akan fokus kepada yang terlambat ini, sangat terlambat di 3T," kata Zulhas.

Ia menjelaskan wilayah 3T menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam proses pembenahan program MBG. Menurutnya, masih banyak masyarakat di daerah tersebut yang membutuhkan perhatian lebih dalam pemenuhan gizi.

Selain melakukan penajaman sasaran penerima manfaat, pemerintah juga tengah membenahi berbagai aspek lain dalam pelaksanaan MBG. Mulai dari tata kelola program, kualitas dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), hingga keamanan pangan.

Zulhas mengatakan pemerintah memberikan waktu kepada manajemen baru BGN untuk melakukan penataan menyeluruh terhadap program yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Menurut dia, langkah pembenahan diperlukan agar pelaksanaan MBG berjalan lebih efektif dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat yang menjadi sasaran program.

"Oleh karena itu, perlu penataan yang menyeluruh oleh Kepala BGN dan Wakil Kepala dan tim yang baru untuk membenahi program yang sangat penting, program pokok dan kebijakan-kebijakan yang sungguh-sungguh bisa sesuai dengan harapan Bapak Presiden dan harapan kita semuanya," tuturnya.

Editor: Achmad Fauzi

Tag:  #bakal #ditarik #dari #sekolah #elit #fokus #daerah #terpencil

KOMENTAR