Beras Bulog Diusulkan untuk ASN, TNI, dan Polri, Stok Diklaim Tetap Cukup
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2026).(KOMPAS.com/Syakirun Ni'am)
15:44
22 Mei 2026

Beras Bulog Diusulkan untuk ASN, TNI, dan Polri, Stok Diklaim Tetap Cukup

 Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyebut stok beras untuk stabilisasi pasar tetap cukup meski sebagian cadangan di gudang digunakan untuk tunjangan aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri.

Rizal sebelumnya mengusulkan penggunaan beras untuk tunjangan ASN atau natura dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPR RI pada Selasa (19/5/2026).

“Kalau menurut kami dengan produksi pertanian sekarang yang luar biasa ini tidak ada masalah,” kata Rizal saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta, Jumat (22/5/2026).

Baca juga: Stok Beras Pemerintah Tembus 5,3 Juta Ton, Bulog Usul Tambahan Penyaluran

Menurut Rizal, pasar beras justru lebih mudah dikendalikan jika ASN, TNI, dan Polri mendapat tunjangan dalam bentuk beras.

Ia menjelaskan, kebutuhan beras ASN sudah tercukupi lewat skema tersebut. Pasar kemudian tinggal melayani permintaan beras dari masyarakat umum.

“Bahkan itu akan mengendalikan pasar lebihlebih mudah,” ujar Rizal.

Rizal mengatakan pemerintah belum memutuskan skema pelaksanaan tunjangan beras tersebut.

Keputusan itu mencakup apakah tunjangan beras diberlakukan secara bertahap di sebagian wilayah atau langsung serentak di seluruh Indonesia.

Saat ini, Bulog masih membahas alokasi beras untuk tunjangan natura. Pembahasan tersebut masih berada pada tahap perencanaan.

“Namun kami sudah range itu, merencanakan,” kata Rizal.

Baca juga: Bos Bulog Sebut Sudah Salurkan 240.000 Ton Beras SPHP ke Seluruh Indonesia

Menurut Rizal, tunjangan dalam bentuk beras atau pangan pernah diterapkan pada masa Orde Baru.

Ia mengenang masa kecilnya ketika orang tuanya pulang membawa natura.

“Bahkan kita sampai jemput orang tua kami di pool bus tempat jemputan kita jemput orang tua kami sambil bantu bawa beras, bawa minyak,” ujarnya.

Rizal sebelumnya memaparkan usulan tunjangan beras untuk ASN, TNI, dan Polri dalam RDP di DPR RI.

Usulan tersebut membutuhkan 2,8 juta ton beras Bulog per tahun.

Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di gudang Bulog saat ini berada di angka 5,37 juta ton.

Rizal menyebut jumlah ASN di Indonesia mencapai 4.750.000 orang. Jumlah prajurit TNI mencapai 585.343 orang, sedangkan anggota Polri mencapai 579.000 orang.

Setiap anggota diproyeksikan mendapat tunjangan beras 40 kilogram per bulan.

“Usulan pemenuhan kebutuhan ASN, TNI dan Polri menggunakan beras CBP sebagai Natura,” tutur Rizal.

Tag:  #beras #bulog #diusulkan #untuk #polri #stok #diklaim #tetap #cukup

KOMENTAR