Efek BUMN Ekspor, Rupiah Diprediksi Bergerak Melemah Hari Ini (22/5)
- Nilai tukar rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Jumat (22/5/2026) di kisaran Rp 17.600-17.725 per dollar AS.
Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede mengatakan, pelemahan rupiah hari ini disebabkan oleh ketidakpastian kebijakan pemerintah terkait pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) baru, PT Danantara Sumberdaya Indonesia.
Investor mulai mengantisipasi kebijakan baru terkait proses tata kelola ekspor, yang akan memusatkan transaksi ekspor untuk beberapa komoditas di bawah BUMN baru tersebut.
Selain itu, investor juga beralih ke aset lain menjelang pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada bulan Juni mendatang.
"Hari ini, rupiah diperkirakan akan berfluktuasi di sekitar Rp 17.600-17.725 per dollar AS," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Jumat.
Baca juga: Nilai Tukar Rupiah Melemah, Jaecoo Masih Pantau Kondisi Pasar
Di sisi lain, Josua mengungkapkan, nilai tukar dollar AS tengah menguat setelah rilis sejumlah indikator ekonomi AS lebih baik dari ekspektasi pasar, terutama dari sektor tenaga kerja dan manufaktur.
Jumlah pengangguran awal AS turun menjadi 209.000 dari 212.000, lebih rendah dari perkiraan pasar sebesar 210.000, yang mengimplikasikan pasar tenaga kerja AS yang ketat.
Selain itu, data Preliminary S&P Global PMI Manufaktur AS juga naik menjadi 55,3 pada Mei 2026 dari sebelumnya 54,5. Angka tersebut melampaui ekspektasi pasar sebesar 53,8 dan menandakan sektor manufaktur AS tetap solid di tengah ketidakpastian global.
"Rilis data ini menunjukkan bahwa ekonomi AS tetap tangguh, sehingga mengurangi ekspektasi pelonggaran moneter oleh The Fed," ucapnya.
Namun penguatan dollar AS tertahan karena optimisme mengenai potensi kesepakatan perdamaian muncul kembali setelah pemerintah Iran menyatakan proposal terbaru dari AS telah mulai menjembatani kesenjangan antara kedua pihak.
Alhasil pada penutupan perdagangan Kamis (21/5/2026) waktu setempat, nilai tukar dollar AS sedikit naik sebesar 0,17 persen menjadi 99,26 dollar AS.
Sementara itu, rupiah melemah 0,28 persen menjadi Rp 17.654 per dollar AS pada penutupan perdagangan Kamis.
Tag: #efek #bumn #ekspor #rupiah #diprediksi #bergerak #melemah #hari