Sowan Ke Tebuireng, Zulhas Mau Kebut MBG di Pesantren
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menziarahi makam Presiden RI Ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Kamis (9/4/2026).(Humas Kemenko Pangan)
20:48
10 April 2026

Sowan Ke Tebuireng, Zulhas Mau Kebut MBG di Pesantren

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas menegaskan pemerintah akan mempercepat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di pesantren.

Pernyataan tersebut disampaikan saat kunjungan ke Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Kamis (9/4/2026).

Zulhas menilai pesantren memiliki peran penting dalam mendorong kemandirian pangan berbasis komunitas. Peran itu terlihat dari penguatan ekonomi, gotong royong, serta edukasi kepada masyarakat.

“Kita masih dan akan terus mempercepat implementasi MBG di pesantren, sebagai bagian dari upaya pemenuhan gizi santri dan penguatan ketahanan pangan,” kata Zulhas dalam keterangan resminya, Jumat (10/4/2026).

Baca juga: Zulhas: Presiden Minta Program MBG Sempurna Sebelum Akhir 2026

Program MBG di pesantren diarahkan untuk mendukung pemenuhan gizi santri sekaligus memperkuat ekosistem pangan.

Zulhas menilai ketahanan pangan di tingkat komunitas memiliki kaitan erat dengan ketahanan pangan nasional. Kondisi global yang tidak stabil ikut memengaruhi rantai pasok bahan pangan.

Konflik di berbagai negara dinilai berpotensi mengganggu distribusi pangan dunia. Situasi ini mendorong pemerintah memperkuat kemandirian pangan dari dalam negeri.

“Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, kita harus memperkuat kemandirian pangan nasional,” ujar Zulhas.

Pemerintah juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan ulama dan masyarakat. Upaya membangun kemandirian pangan dinilai tidak bisa dilakukan secara sendiri.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, perlu sinergi dengan ulama dan masyarakat,” tambahnya.

Baca juga: Risiko Pelibatan Perbankan dalam MBG

Kunjungan ke Tebuireng juga diisi dengan ziarah ke makam Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Zulhas menyebut momen tersebut menjadi pengingat bahwa pemenuhan pangan berkaitan dengan nilai kemanusiaan dan keberpihakan kepada masyarakat.

Santri di pesantren menjadi salah satu kelompok penerima manfaat program MBG. Jumlah penerima di pesantren masih terbatas dibanding sekolah formal.

Pemerintah terus memperluas jangkauan agar lebih banyak santri menerima manfaat program tersebut.

Tag:  #sowan #tebuireng #zulhas #kebut #pesantren

KOMENTAR