Kemenko PM Dorong Penguatan Ekosistem Industri Gim Lokal
– Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) menggelar Public Hearing Ekosistem Gim Nasional.
Kegiatan ini menjadi ruang bagi pemerintah untuk menjaring aspirasi langsung dari para pengembang, investor, dan praktisi guna mengevaluasi serta memperkuat kebijakan industri gim nasional.
Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison, mengungkapkan apresiasi terhadap pertumbuhan subsektor gim yang terus meningkat.
Baca juga: Harga Konsol Gim PlayStation 5 Bakal Naik Imbas Penerapan Tarif Trump
Deputi Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko Pembangunan Manusia Leontinus Alpha Edison.
Berdasarkan data tahun 2025, nilai ekspor pengembang gim Indonesia telah mencapai 60,8 juta dollar AS. Angka tersebut menjadikan subsektor gim sebagai penyumbang ekspor terbesar keempat setelah subsektor fesyen, kriya, dan kuliner.
Namun demikian, Leontinus menyoroti pangsa pasar gim lokal di dalam negeri masih relatif kecil, yakni berada di kisaran 1 persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar domestik masih didominasi oleh produk impor.
“Pemerintah tidak tinggal diam dan telah mendorong percepatan lewat Perpres Nomor 19 Tahun 2024. Semangatnya jelas: kita ingin gim buatan lokal menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan mampu unjuk gigi di kancah global,” ujar Leontinus dalam keterangan tertulis, Kamis (2/4/2026).
Ia menekankan pentingnya transparansi dalam melihat kondisi di lapangan. Menurut dia, berbagai tantangan struktural dalam implementasi kebijakan sering kali belum sepenuhnya terakomodasi oleh birokrasi.
Baca juga: Anak Usaha Telkom Dorong Kebangkitan Industri Gim Lokal
Karena itu, forum ini dimanfaatkan sebagai sarana untuk mendengar langsung pengalaman dan kendala yang dihadapi pelaku industri, mulai dari persoalan pendanaan hingga dominasi publisher asing.
Menurut dia, partisipasi publik yang bermakna menjadi kunci dalam proses penyusunan kebijakan yang lebih efektif.
Ilustrasi gamer PC.
Pemerintah, lanjutnya, ingin memastikan bahwa kebijakan yang dihasilkan tidak hanya berbasis asumsi, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan.
Leontinus menambahkan, hasil diskusi dalam forum ini nantinya akan dirumuskan menjadi langkah konkret, termasuk dalam bentuk policy brief.
Baca juga: Lewat Pameran Gim di Jerman, Indonesia Klaim Raih Potensi Transaksi Rp 1,8 Triliun
Dokumen tersebut diharapkan dapat menjadi pendorong perubahan signifikan atau game changer bagi industri gim nasional.
Senada dengan itu, CEO Toge Productions, Kris Antoni Hadiputra, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kemenko PM yang membuka ruang dialog terbuka dengan pelaku industri.
“Kami sangat menghargai langkah Kemenko PM yang mau turun langsung mendengar suara dari bawah. Forum seperti ini memberikan harapan baru bahwa kebijakan ke depan akan lebih ‘nyambung’ dengan apa yang kami hadapi di studio setiap hari. Ini adalah langkah awal yang sangat positif untuk membawa gim lokal naik level. Semoga tidak hanya masuk kuping kanan keluar kuping kiri, tapi dari acara ini bisa muncul langkah yang nyata,” ujar Kris.
Melalui forum ini, pemerintah berupaya memperkuat sinergi dengan pelaku industri dalam mendorong pertumbuhan ekosistem gim nasional, sekaligus menjawab berbagai tantangan yang masih dihadapi di sektor tersebut.
Tag: #kemenko #dorong #penguatan #ekosistem #industri #lokal