Lebaran 2026, Menhub Hitung Pemudik dari Sumsel Capai 3,87 Juta Orang
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Grahadi, Surabaya, Jatim, Jumat (20/2/2026)(KOMPAS.com/IZZATUN NAJIBAH )
17:04
25 Februari 2026

Lebaran 2026, Menhub Hitung Pemudik dari Sumsel Capai 3,87 Juta Orang

– Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memprediksi kontribusi pergerakan masyarakat pada masa Angkutan Lebaran yang berasal dari wilayah Sumsel mencapai angka 3,87 juta orang.

Sementara dari segi tujuan, pergerakan masyarakat yang menuju wilayah Sumsel diprediksi mencapai angka 3,85 juta orang.

Menurut Menhub, Provinsi Sumsel memiliki posisi vital sebagai simpul konektivitas di wilayah barat Indonesia khususnya Pulau Sumatera, yang didukung oleh jaringan angkutan jalan, perkeretaapian, penyeberangan, hingga udara.

“Sumatera Selatan punya posisi strategis sebagai simpul utama pergerakan masyarakat di koridor tengah Pulau Sumatra,” kata Dudy dalam keterangan resmi, Rabu (25/2/2026).

“Arus masuk dan keluar wilayah ini diproyeksikan akan meningkat dari arah Lampung dan Jambi, baik yang melalui jalur darat yaitu Tol Trans Sumatra dan Jaringan Jalan Lintas Sumatera maupun melalui angkutan udara, kereta api, serta penyeberangan menuju Kota Palembang dan sekitarnya,” tambah Menhub.

Baca juga: Menhub Jamin Kelancaran Distribusi Logistik Selama Masa Lebaran 2026

Dudy menambahkan, dari segi pilihan moda transportasi, mobil pribadi jadi pilihan utama pemudik untuk melakukan perjalanan, di mana jumlahnya diprediksi mencapai angka 76,24 juta orang.

Trans Sumatera (Non Tol) menjadi pilihan kedua terbesar dengan prediksi jumlah mobil pribadi mencapai angka 7,85 juta kendaraan, sehingga berpotensi meningkatkan kepadatan lalu lintas pada ruas arteri dan penghubung antarwilayah.

“Pada Trans Sumatera, arus kendaraan pribadi dan bus akan terkonsentrasi di dua koridor utama, yaitu Jalan Lintas Timur yang menghubungkan Lampung-Palembang-Jambi serta Jalan Lintas Tengah melalui Baturaja-Lahat-Lubuk Linggau dan melewati Sumatra Selatan, sebelum akhirnya menuju ke beberapa provinsi seperti Jambi, Bengkulu, Sumatra Barat, Riau, Sumatra Utara, hingga Aceh,” kata dia.

“Karena itu, perlu penguatan manajemen lalu lintas yang optimal, peningkatan pengawasan keselamatan, serta kesiapan sarana dan prasarana di setiap koridor strategis tersebut,” lanjutnya.

Menhub juga menyampaikan bahwa Kementerian Perhubungan menyiapkan Program Mudik Gratis untuk membantu masyarakat agar bisa melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman, serta untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi selama masa libur Lebaran.

Dalam hal ini, Kementerian Perhubungan menyediakan 401 unit bus yang mampu mengangkut penumpang sebanyak 15.834 orang dengan 34 kota tujuan, salah satunya Palembang.

Terminal Alang-Alang Lebar di Palembang jadi lokasi kedatangan mudik gratis dan keberangkatan arus balik di wilayah Sumatera Selatan.

Adapun untuk angkutan laut, tersedia kuota sebanyak 66.082 penumpang ekonomi yang melayani 121 ruas, termasuk ruas Muntok-Palembang pada periode 11 Maret hingga 5 April 2026.

“Butuh dukungan Pemprov Sumatera Selatan dalam hal menyediakan kemudahan akses bagi para pemudik untuk menuju terminal dan pelabuhan, termasuk layanan angkutan feeder pada simpul-simpul mudik gratis,” jelas Dudy.

Menhub juga menyebutkan bahwa Kementerian Perhubungan bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Kepolisian RI telah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang memuat pembatasan operasional terhadap truk tiga sumbu atau lebih selama masa Angkutan Lebaran 2026.

Dudy mengimbau seluruh pihak yang berada di wilayah Sumsel agar tidak mengoperasikan angkutan barang yang lebih muatan dan lebih dimensi untuk menjaga keselamatan bersama.

Dudy juga meminta Pemprov Sumsel untuk mengantisipasi titik-titik kemacetan yang disebabkan oleh pasar tumpah, pasar tradisional, hingga lokasi wisata. Antisipasi juga perlu dilakukan pada titik rawan bencana yang berpotensi menyebabkan banjir, longsor, hingga rob.

“Perlu koordinasi dan penyiapan manajemen arus lalu lintas terpadu untuk mengantisipasi kemacetan akibat pasar tumpah serta lonjakan pengunjung dari dan ke sekitar lokasi wisata,” kata dia.

“Adapun sebagai langkah antisipatif untuk meminimalisasi risiko bencana hidrometeorologi, kami mendukung pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca apabila kondisi cuaca menunjukkan potensi gangguan yang signifikan,” tegas Dudy.

Tag:  #lebaran #2026 #menhub #hitung #pemudik #dari #sumsel #capai #juta #orang

KOMENTAR