622.784 Tiket KAI untuk Libur Panjang Imlek Ludes Terjual
Ilustrasi kereta KAI.(Dok. PT KAI)
14:16
16 Februari 2026

622.784 Tiket KAI untuk Libur Panjang Imlek Ludes Terjual

- PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat 622.784 tiket KAI terjual di berbagai relasi perjalanan untuk Libur panjang Imlek 2026, atau dalam tiga hari pertama periode 13 sampai 15 Februari 2026.

Pada 13 Februari 2026, KAI melayani 202.105 pelanggan dengan okupansi 123 persen dari kapasitas 164.196 tempat duduk. Pada 14 Februari 2026, jumlah pelanggan tercatat 216.863 orang dengan okupansi 132 persen dari kapasitas 163.974 tempat duduk.

Sementara pada 15 Februari 2026, sebanyak 203.816 pelanggan bepergian dengan okupansi 123 persen dari kapasitas 165.392 tempat duduk.

“Tingkat okupansi di atas 100 persen dipengaruhi pola perjalanan pelanggan dinamis, yaitu pelanggan yang naik dan turun di stasiun antara sebelum mencapai tujuan akhir,” kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan resmi, Senin (16/2/2026).

Baca juga: KAI Gelar Sosialisasi Cegah Pelecehan Seksual di LRT Jabodebek

Hingga 16 Februari 2026 pukul 11.00 WIB, penjualan tiket untuk periode keberangkatan 13 sampai 17 Februari 2026 telah mencapai 910.656 tiket dari total 825.303 tempat duduk yang disediakan, atau setara 110,34 persen. Angka tersebut masih berpotensi bertambah seiring penjualan yang terus berlangsung.

Jumlah pelanggan kereta api pada periode 13 hingga 17 Februari menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat. Pada 13 Februari tercatat sebanyak 202.105 pelanggan berangkat, melampaui kapasitas yang tersedia sebesar 164.196 tempat duduk.

Lonjakan juga terjadi pada 14 Februari dengan 216.863 pelanggan dari kapasitas 163.974. Sementara itu, pada 15 Februari jumlah pelanggan mencapai 203.816 orang dari kapasitas 165.392.

Memasuki 16 Februari, angka keberangkatan tercatat 152.704 pelanggan dari kapasitas 166.311, disusul 17 Februari sebanyak 135.168 pelanggan dengan kapasitas 165.430.

Adapun sepuluh stasiun tujuan dengan jumlah pelanggan tertinggi didominasi oleh kota-kota besar. Stasiun Gambir menjadi tujuan utama dengan 56.628 pelanggan, diikuti Stasiun Pasar Senen sebanyak 55.476 pelanggan dan Stasiun Yogyakarta dengan 48.415 pelanggan.

Selanjutnya, Stasiun Semarang Tawang mencatat 36.251 pelanggan, Stasiun Purwokerto 30.090 pelanggan, serta Stasiun Bandung 29.649 pelanggan.

Di wilayah Jawa Timur, Stasiun Surabaya Gubeng dan Stasiun Surabaya Pasar Turi masing-masing mencatat 28.863 dan 28.409 pelanggan. Sementara itu, Stasiun Solo Balapan melayani 26.765 pelanggan dan Stasiun Semarang Poncol mencatat 25.527 pelanggan.

Anne menyampaikan bahwa operasional perjalanan kereta api secara umum berjalan lancar selama periode libur panjang ini. Seluruh perjalanan di jalur selatan Jawa berlangsung normal.

“Pada lintas utara, khususnya di wilayah Daop 4 Semarang, sempat dilakukan pengaturan operasional akibat luapan air di beberapa titik. Saat ini kondisi tersebut telah berangsur normal,” ujar Anne.

Terdapat tiga titik genangan air di wilayah Daop 4 Semarang yang berdampak pada pengaturan operasional perjalanan kereta api di lintas utara. Pada petak jalan Tegowanu–Brumbung di BH 46 Km 21+9/0 serta petak jalan Gubug–Tegowanu di BH 59 Km 27+9/0, diberlakukan pembatasan kecepatan sementara Taspat 60 km per jam untuk jalur hulu dan hilir.

Sementara itu, pada petak jalan Karangjati–Gubug Km 32+5/7, jalur hilir sempat diberlakukan Semboyan 3 mulai pukul 10.08 WIB dan update terakhir 11.27 WIB berangsur pulih dengan kecepatan terbatas 20km/jam serta jalur hulu tetap dalam kondisi normal.

Pengaturan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan keselamatan perjalanan. Secara bertahap, perjalanan kereta api di lintas tersebut kembali berjalan sesuai ketentuan operasional.

“Tim prasarana terus melakukan pemantauan debit air dan inspeksi berkala guna memastikan keamanan serta kelancaran perjalanan kereta api yang melintas di jalur tersebut,” tutup Anne.

Tag:  #622784 #tiket #untuk #libur #panjang #imlek #ludes #terjual

KOMENTAR