IHSG Dibuka Melemah ke Level 6.959 pada Perdagangan Senin
Pekerja berjalan melewati refleksi layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (2/2/2026). (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin)
09:40
11 Mei 2026

IHSG Dibuka Melemah ke Level 6.959 pada Perdagangan Senin

– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Senin (11/5/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG turun 95,31 poin atau 1,37 persen ke level 6.874,09.

Pada perdagangan hari ini, IHSG dibuka di level 6.959,94 dan sempat menyentuh level tertinggi 6.968,93. Sementara level terendah indeks tercatat di posisi 6.846,63.

Aktivitas perdagangan saham terpantau cukup ramai dengan volume transaksi mencapai 8,191 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp 4,205 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 604.000 kali transaksi.

Baca juga: Rupiah Terancam Tembus Rp 18.000 per Dollar AS, IHSG Dibayangi Tekanan Berat

Dari sisi pergerakan saham, sebanyak 168 saham menguat, 481 saham melemah, dan 310 saham lainnya stagnan.

Sejalan dengan pelemahan IHSG, sejumlah indeks saham utama juga bergerak di zona merah. Indeks LQ45 turun 11,76 poin atau 1,74 persen ke level 665,42.

Kemudian, indeks Jakarta Islamic Index (JII) melemah 9,05 poin atau 2,01 persen ke posisi 442,18. Indeks KOMPAS100 juga turun 21,46 poin atau 2,30 persen ke level 911,81.

Sementara itu, indeks ISSI tercatat turun 2,33 poin atau 0,93 persen ke posisi 247,61. Pelemahan juga terjadi pada indeks IDX30 yang turun 5,90 poin atau 1,55 persen ke level 374,65.

Adapun indeks JII70 terkoreksi 3,35 poin atau 1,91 persen ke posisi 172,21.

Baca juga: Investor Asing Borong 10 Saham Ini Saat IHSG Ambruk ke Bawah 7.000

Analis memperkirakan IHSG hari ini menguat terbatas setelah tertekan 2,86 persen pada akhir pekan lalu. Analis teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memprediksi IHSG bergerak dengan level support di 6.946 dan resistance di 7.049.

Penguatan dinilai masih terbatas seiring pelaku pasar yang cenderung berhati-hati setelah koreksi tajam pada perdagangan Jumat (8/5/2026).

“Untuk Senin, kami perkirakan IHSG berpeluang menguat terbatas dengan support 6.946 dan resist 7.049, dimana kami perkirakan adanya technical rebound setelah terjadi tekanan pada hari Jumat kemarin,” ujar Herditya saat dihubungi Kompas.com, Minggu malam (10/5/2026).

Sementara itu, pengamat pasar modal sekaligus Founder Republik Investor, Hendra Wardana, menilai IHSG berada dalam fase rawan koreksi lanjutan setelah gagal mempertahankan area psikologis 7.000.

Baca juga: Baru Sebulan IPO, Saham WBSA Masuk Daftar Konsentrasi Kepemilikan Tinggi

Pergerakan indeks dalam jangka pendek cenderung menguji support penting di area 6.917. Jika level tersebut breakdown, maka indeks berpotensi melanjutkan pelemahan menuju support berikutnya di area 6.876.

Namun selama support tersebut masih mampu dipertahankan, peluang technical rebound tetap terbuka, terutama apabila tensi geopolitik mulai mereda dan harga minyak kembali stabil.

“Meski demikian, volatilitas pasar diperkirakan masih akan tinggi karena investor global menunggu data ekonomi Amerika Serikat, arah kebijakan The Fed, serta perkembangan konflik di Selat Hormuz,” ujar Hendra kepada Kompas.com.

Menurut dia, di tengah kondisi pasar yang fluktuatif, investor mulai melakukan rotasi ke saham-saham defensif dan saham dengan katalis domestik yang lebih kuat.

Tag:  #ihsg #dibuka #melemah #level #6959 #pada #perdagangan #senin

KOMENTAR