PAN: Ambang Batas Parlemen Idealnya 0 Persen
Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi (tengah memakai kacamata) bersama Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga (kiri) saat memberikan keterangan pers usai menghadiri acara di TVRI beberapa waktu lalu.(DOK. Kementerian Transmigrasi)
10:26
11 Mei 2026

PAN: Ambang Batas Parlemen Idealnya 0 Persen

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi menilai, idealnya ambang batas parlemen (parliamentary threshold) ditetapkan di angka 0 persen.

"Idealnya parliamentary threshold ya 0 persen," kata Viva kepada Kompas.com, Senin (11/5/2026).

Kendati demikian, Viva menilai usul agar ambang batas parlemen disesuaikan dengan jumlah alat kelengkapan dewan (AKD) juga dapat menjadi alternatif.

Menurut dia, usul itu penting untuk menjaga agar tidak terjadi fragmentasi politik.

Baca juga: Wacana Ambang Batas Parlemen Dikhawatirkan Makin Tutup Peluang Parpol Baru

"Bahwa fraksi DPR RI minimal sejumlah komisi, atau sebanyak 13 kursi. Hal ini berlaku fraksional threshold seperti di DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota," kata Viva.

Viva melanjutkan, kenaikan ambang batas parlemen akan menyebabkan semakin besarnya suara sah nasional yang tidak bisa dikonversi menjadi kursi.

Hilangnya suara partai yang tidak lolos ke parlemen karena tidak mencukupi ambang batas juga dinilai tidak adil.

Oleh karena itu, PAN memperjuangkan agar ambang batas parlemen diturunkan.

Baca juga: Ambang Batas Rasional, Parlemen Fungsional

"Semakin tinggi ambang batas membuat pemilu menjadi disproporsional dan memiliki nilai representasi yang rendah," kata Viva.

Viva menambahkan, alasan perlu dinaikkannya ambang batas untuk menyederhanakan sistem kepartaian agar di DPR tidak terjadi fragmentasi dianggap sesuatu yang mengada-ada.

Menurut dia, dinamika di DPR adalah hal biasa sebagai cara untuk mencegah terjadinya konflik horizontal di masyarakat.

Ia mengatakan, berbagai masalah di masyarakat bisa dikelola di DPR bila ada representasi dari beragam partai.

Tag:  #ambang #batas #parlemen #idealnya #persen

KOMENTAR