Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru Pengganti Thomas Djiwandono
Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Juda Agung datang ke Kompleks Istana, Jakarta, Kamis (5/2/2026). Juda Agung resmi menjadi Wamenkeu baru pengganti Thomas Djiwandono.(KOMPAS.com/Rahel)
16:52
5 Februari 2026

Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru Pengganti Thomas Djiwandono

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) baru untuk menggantikan Thomas Djiwandono.

Pelantikan dilakukan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/2/2026), berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 3/M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Masa Jabatan 2024–2029.

Baca juga: Profil Iman Rachman, Dirut BEI yang Mengundurkan Diri di Tengah Gejolak Pasar Modal

Profil Juda Agung

Dikutip dari Tribunnews, Kamis (5/2/2026), nama Juda Agung bukan sosok asing di lingkungan Bank Indonesia. Ia dikenal sebagai teknokrat moneter yang lama berkiprah di bank sentral.

Sebelum dipercaya menjadi wamenkeu baru, Juda Agung menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia. Dalam peran tersebut, ia menangani berbagai isu krusial, mulai dari stabilitas sistem keuangan, kebijakan makroprudensial, hingga penguatan transmisi kebijakan moneter.

Kariernya di BI dimulai dari posisi ekonom. Ia kemudian meniti tangga jabatan strategis hingga akhirnya dipercaya menduduki posisi puncak sebagai deputi gubernur.

Baca juga: Profil Thomas Djiwandono, Wakil Menteri Keuangan yang Masuk Bursa Pimpinan BI

Latar belakang pendidikan Juda Agung

Dari sisi akademik, profil Juda Agung juga mencerminkan fondasi ekonomi yang solid. Ia merupakan lulusan Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia (UI).

Tak berhenti di dalam negeri, Juda Agung melanjutkan pendidikan ke Inggris. Ia meraih gelar Master of Science (M.Sc.) in Economics dan Doctor of Philosophy (Ph.D.) in Economics dari University of Warwick.

Kombinasi pendidikan dan pengalaman praktis tersebut membentuk reputasi Juda sebagai ekonom dengan pendekatan teknokratis yang kuat, sesuatu yang dinilai penting untuk mendukung peran wamenkeu baru di tengah tantangan ekonomi global.

Baca juga: Profil Untung Budiharto, Dirut Antam yang Baru: Ini Rekam Jejaknya

Presiden RI Prabowo Subianto melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/2/2026)KOMPAS.com/Rahel Presiden RI Prabowo Subianto melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/2/2026)

Fokus kebijakan dan pandangan ekonomi

Dalam berbagai kesempatan, Juda Agung kerap menekankan pentingnya stabilitas sektor keuangan. Ia juga dikenal vokal dalam isu penguatan transmisi kebijakan moneter serta mitigasi risiko global terhadap perekonomian nasional.

Pandangan tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan Kementerian Keuangan saat ini, terutama dalam memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia.

Peran ini menjadi krusial bagi wamenkeu baru di tengah tekanan nilai tukar rupiah dan meningkatnya biaya operasional di berbagai sektor.

Baca juga: Profil Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Baru Pengganti Sri Mulyani

Selama berkarier di BI, Juda Agung tercatat terlibat dalam berbagai kebijakan strategis. Salah satunya terkait pencatatan devisa dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang mencapai USD 14,2 miliar sepanjang 2023, atau setara Rp 230,6 triliun.

Dengan latar belakang moneter dan pengalaman menjaga stabilitas keuangan, Juda Agung diharapkan mampu memperkuat koordinasi fiskal dan moneter di Kementerian Keuangan. Peran tersebut menjadi kunci bagi wamenkeu baru dalam menghadapi dinamika ekonomi nasional dan global ke depan.

Itulah profil Juda Agung secara singkat, dari latar belakang pendidikan hingga rekam jejaknya.

Baca juga: Profil Tonny Sumartono, Suami Sri Mulyani yang Ikut Jadi Sorotan

Tag:  #profil #juda #agung #wamenkeu #baru #pengganti #thomas #djiwandono

KOMENTAR