Mampukah IHSG Hari Ini Pertahankan Kenaikan? Simak Rekomendasi Analis
- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat dan menguji area 8.199-8.527 pada perdagangan Rabu (4/2/2026), setelah indeks naik 2,52 persen ke posisi 8.122 saat penutupan perdagangan Selasa kemarin.
Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan IHSG saat ini masih berada dalam bagian dari wave [x], sehingga peluang penguatan lanjutan masih terbuka.
Meski demikian, pelaku pasar tetap perlu mencermati potensi koreksi jangka pendek.
Area 7.968-8.066 dipandang sebagai zona koreksi terdekat yang perlu diwaspadai apabila terjadi aksi ambil untung setelah reli.
Baca juga: Rupiah dan IHSG Kompak Menguat pada Penutupan Perdagangan Hari ini
“Kami perkirakan, posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave [x], sehingga masih terdapat peluang penguatan untuk menguji 8.199-8.527. Namun demikian cermati area koreksi yang berada di 7.968-8.066,” ujar Herditya dalam analisis hariannya.
Adapun level support IHSG berada di 7.854 dan 7.654. Sementara itu, resistance terdekat di 8.181 dan 8.318.
Senada, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menilai IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support dan resistance 7.800-8.320.
Saham apa saja yang dapat dicermati pada perdagangan hari ini di Bursa Efek Indonesia?
Berikut rekomendasi dari dua sekuritas.
MNC Sekuritas
Saham PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) ditutup di Rp 2.180 dan direkomendasikan buy on weakness.
Saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) ditutup di level Rp 9.025 juga direkomendasikan buy on weakness.
Saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) ditutup di posisi Rp 8.900 dengan rekomendasi buy on weakness.
PT Timah Tbk (TINS) ditutup Rp 3.220 juga masuk dalam daftar buy on weakness.
Pilarmas Investindo Sekuritas
Saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) terakhir diperdagangkan di level 955. Saham ini memiliki area support di 880 dan resistance di 1.020. Dengan struktur pergerakan saat ini, BRMS masih berpeluang melanjutkan penguatan dengan target harga di kisaran Rp 1.015.
PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) ditutup di harga Rp 650. Saham ini memiliki support di level 605 dan resistance di 690. Apabila tekanan jual mereda dan harga bergerak stabil, MBMA berpotensi mengarah ke target Rp 685 dalam jangka pendek.
Saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) berada di level Rp 525. Area support saham ini berada di 486 dan resistance terdekat di 600. Dengan pola pergerakan tersebut, DEWA masih memiliki ruang penguatan menuju target harga Rp 585, meskipun volatilitas jangka pendek tetap perlu dicermati.
Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Seluruh rekomendasi berasal dari analis sekuritas. Keputusan investasi menjadi tanggung jawab investor. Pastikan melakukan riset mandiri sebelum menentukan pilihan.
Tag: #mampukah #ihsg #hari #pertahankan #kenaikan #simak #rekomendasi #analis