Nindya Karya Tingkatkan Spesifikasi Huntara Pascabanjir di Sumbar
PT Nindya Karya memastikan pembangunan rumah hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak banjir bandang di Sumatera Barat (Sumbar) berjalan sesuai arahan pemerintah.(DOK. NINDYA KARYA)
11:48
23 Januari 2026

Nindya Karya Tingkatkan Spesifikasi Huntara Pascabanjir di Sumbar

PT Nindya Karya memastikan pembangunan rumah hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak banjir bandang di Sumatera Barat (Sumbar) berjalan sesuai arahan pemerintah.

BUMN karya ini menjadi pelaksana pembangunan huntara di sejumlah titik terdampak, antara lain Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Linggai Duo Koto dan Bancah di Kabupaten Agam, serta Sumpur Malalo, Kabupaten Tanah Datar.

Sebagai bagian dari tindak lanjut arahan pemerintah pusat, Nindya Karya menyesuaikan spesifikasi teknis bangunan huntara sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto.

PT Nindya Karya membangun 200 unit Huntara sebagai tempat tinggal sementara yang layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat terdampak bencanaDok. Nindya Karya PT Nindya Karya membangun 200 unit Huntara sebagai tempat tinggal sementara yang layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat terdampak bencana

Penyesuaian tersebut mencakup peningkatan ketinggian atap bangunan dari semula 2,4 meter menjadi 3 meter, serta penambahan plafon untuk mendukung kenyamanan penghuni selama masa pemulihan pascabencana.

Direktur Utama PT Nindya Karya Firmansyah menyampaikan hal tersebut saat mendampingi Komisi VI DPR RI dalam kunjungan kerja ke lokasi huntara Batang Anai pada Kamis (22/1/2026).

Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau langsung kualitas pekerjaan, progres pembangunan, serta kesiapan fasilitas pendukung yang disediakan bagi warga terdampak.

“Kami memastikan seluruh instruksi Presiden terkait dengan peningkatan kualitas huntara bisa diterapkan di lapangan. Bagi kami, huntara ini bukan hanya soal kecepatan pembangunan, tetapi juga bagaimana menghadirkan ruang tinggal yang mendukung kenyamanan dan aktivitas warga,” ujar Firmansyah dalam siaran pers, Jumat (23/1/2026).

Di Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Nindya Karya membangun sebanyak 40 unit huntara.

Sementara itu, di wilayah Linggai Duo Koto dibangun 20 unit, di Bancah, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam sebanyak 35 unit, serta 28 unit huntara di Sumpur Malalo, Kabupaten Tanah Datar.

Huntara yang dibangun Danantara di Batang Anai, Sumbar siap dihuni, Kamis (22/1/2026)Kompas.com/PERDANA PUTRA Huntara yang dibangun Danantara di Batang Anai, Sumbar siap dihuni, Kamis (22/1/2026)

Untuk menunjang kebutuhan sehari-hari warga, kawasan huntara tersebut dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, mulai dari unit toilet, dapur umum, area cuci dan jemuran, hingga ruang komunal berukuran 4 x 8 meter.

Selain itu, tersedia pula taman bermain serta lahan terbuka yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana olahraga dan aktivitas sosial masyarakat.

Pembangunan huntara ini merupakan bagian dari sinergi Danantara Indonesia bersama Keluarga Besar BUMN melalui payung program BUMN Peduli.

Sinergi tersebut ditujukan untuk memastikan respons kemanusiaan berjalan cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran di wilayah terdampak bencana.

Melalui inisiatif ini, Nindya Karya menegaskan komitmennya untuk hadir tidak hanya pada fase tanggap darurat, tetapi juga dalam mendampingi masyarakat pada tahap pemulihan.

Tag:  #nindya #karya #tingkatkan #spesifikasi #huntara #pascabanjir #sumbar

KOMENTAR