Rupiah Pagi Lanjut Menguat, IHSG Masih Loyo
Ilustrasi kurs dollar AS (USD) terhadap rupiah (IDR) hari ini. (KOMPAS.com/MAULANA MAHARDHIKA)
10:00
21 Mei 2026

Rupiah Pagi Lanjut Menguat, IHSG Masih Loyo

Nilai tukar rupiah di pasar spot menguat tipis pada awal perdagangan, Kamis (21/5/2026). Mata uang Garuda dibuka di level Rp 17.652 per dollar Amerika Serikat (AS).

Posisi tersebut membuat rupiah naik 0,01 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di posisi Rp 17.654 per dollar AS.

Pergerakan rupiah pun sejalan dengan mayoritas mata uang di kawasan Asia yang cenderung menguat terhadap mata uang Paman Sam.

Peso Filipina menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah naik 0,19 persen.

Baca juga: Mengintip Sejarah Rupiah 1997-1998

Di belakangnya, dollar Taiwan menguat 0,15 persen.

Selanjutnya, yuan China terapresiasi 0,05 persen, yen Jepang dan dollar Hong Kong masing-masing naik 0,03 persen, ringgit Malaysia menguat 0,02 persen terhadap the greenback.

Adapun, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah terkoreksi 0,41 persen.

Kemudian, baht Thailand turun 0,09 persen, dollar Singapura melemah 0,05 persen.

Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan pada awal perdagangan, Kamis.

Indeks tertekan 14,757 poin atau 1,82 persen ke area 6.203,742.

IHSG dibuka di level 6.366,485 dan sempat menyentuh posisi tertinggi di 6.378,811.

Namun, tekanan jual yang mendominasi pasar membuat indeks terus bergerak turun hingga menyentuh angka terendah 6.201,358.

Sebanyak 438 saham berada di zona merah, hanya 162 saham menguat dan 129 saham stagnan.

Aktivitas perdagangan mencapai 8,545 miliar saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 534.291 kali.

Adapun nilai transaksi pasar menyentuh Rp 4,744 triliun dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp 10.736,629 triliun.

Baca juga: Mampukah IHSG Hari Bangkit? Simak Rekomendasi dari Analis

Tag:  #rupiah #pagi #lanjut #menguat #ihsg #masih #loyo

KOMENTAR