Charoen Pokphand (CPIN) Bagikan Dividen Rp 2,95 Triliun, Ini Jadwalnya
Energi surya melalui PLTS berkapasitas 1,5 MWp dipasang di salah satu Plant PT Charoen Pokphand Indonesia-Food Division di Salatiga, Jawa Tengah.(Dok. SUN Energy )
13:24
21 Mei 2026

Charoen Pokphand (CPIN) Bagikan Dividen Rp 2,95 Triliun, Ini Jadwalnya

- PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp 180 per saham kepada pemegang saham. Total dividen CPIN  yang dibagikan mencapai Rp 2,95 triliun.

Keputusan tersebut disetujui dalam agenda kedua Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan yang digelar pada 20 Mei 2026. Dividen akan dibayarkan atas 16,398 miliar saham perseroan.

“Sehubungan dengan hasil keputusan agenda kedua Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (Perseroan) tanggal 20 Mei 2026 yang telah menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 180 setiap saham yang dibayarkan atas 16.398.000.000 saham atau seluruhnya berjumlah Rp 2.951.640.000.000,” tulis manajemen perseroan dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (21/5/2026).

Baca juga: Charoen Pokphand (CPIN) Pastikan Pabrik di Cikande Tak Terpapar Cesium Cs-137

Ilustrasi dividen saham. SHUTTERSTOCK/SHUTTERSTOCKPROFESSIONAL Ilustrasi dividen saham.

Direksi perseroan juga telah menetapkan jadwal pelaksanaan pembagian dividen tunai tersebut.

Berdasarkan keterbukaan informasi, cum dividen tunai di pasar reguler dan pasar negosiasi jatuh pada 2 Juni 2026, sedangkan ex dividen tunai di pasar reguler dan pasar negosiasi berlangsung pada 3 Juni 2026.

Sementara itu, cum dividen tunai di pasar tunai ditetapkan pada 4 Juni 2026 dan ex dividen tunai di pasar tunai pada 5 Juni 2026.

Adapun daftar pemegang saham yang berhak atas dividen tunai ditetapkan pada 4 Juni 2026.

Baca juga: Charoen Pokphand Ekspor Ayam ke Singapura, Ini Kata Badan Pangan Nasional

Perseroan menjadwalkan pembayaran dividen tunai dilakukan pada 12 Juni 2026.

Dalam keterbukaan informasi tersebut, perseroan menjelaskan mekanisme pembayaran dividen akan dilakukan melalui PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) bagi pemegang saham yang sahamnya telah tercatat dalam penitipan kolektif KSEI.

Ilustrasi dividen. Ilustrasi dividen.

“Bagi pemegang saham yang sahamnya telah tercatat dalam Penitipan Kolektif PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dividen tunai akan diterima melalui Pemegang Rekening di KSEI,” tulis perseroan.

Sementara bagi pemegang saham yang sahamnya masih berupa warkat, dividen tunai akan ditransfer ke rekening bank pemegang saham.

Baca juga: Charoen Pokphand Dapat Kredit Sindikasi Bergulir Senilai Rp 8,99 Triliun

Perseroan meminta surat permohonan transfer yang dilengkapi nomor rekening bank dan salinan identitas pemegang saham diserahkan kepada Biro Administrasi Efek PT Adimitra Jasa Korpora paling lambat 5 Juni 2026.

Perseroan juga menyampaikan, dividen tunai yang dibayarkan akan dikenakan pajak sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku di Indonesia, termasuk Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja beserta aturan pelaksanaannya.

Selain itu, pemegang saham yang merupakan wajib pajak luar negeri dan negaranya memiliki Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (P3B) dengan Indonesia diminta menyerahkan dokumen status pajak sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku di Indonesia.

Perseroan menyatakan, tanpa adanya dokumen status pajak tersebut, dividen tunai yang dibayarkan kepada pemegang saham asing akan dikenakan tarif Pajak Penghasilan Pasal 26 sebesar 20 persen.

Baca juga: Dukung Sertifikasi Halal 2024, Charoen Pokphand Latih Juru Sembelih Ayam Potong

Berikut jadwal pembagian dividen CPIN 2026.

  • Cum Dividen Tunai di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 2 Juni 2026
  • Ex Dividen Tunai di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 3 Juni 2026
  • Cum Dividen Tunai di Pasar Tunai: 4 Juni 2026
  • Ex Dividen Tunai di Pasar Tunai: 5 Juni 2026
  • Daftar Pemegang Saham yang berhak atas Dividen Tunai: 4 Juni 2026
  • Pembayaran Dividen Tunai: 12 Juni 20

Tag:  #charoen #pokphand #cpin #bagikan #dividen #triliun #jadwalnya

KOMENTAR