Ketika Prabowo Bandingkan Pencapaian McDonald’s dan MBG
Presiden RI Prabowo Subianto di World Economic Forum 2026, di Davos, Swiss. (YouTube World Economic Forum)
22:00
22 Januari 2026

Ketika Prabowo Bandingkan Pencapaian McDonald’s dan MBG

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan percepatan program Makan Bergizi Gratis atau MBG sebagai bukti keseriusan pemerintah meningkatkan kesejahteraan rakyat, terutama di sektor pangan dan gizi.

Pernyataan tersebut Prabowo sampaikan saat berbicara dalam forum World Economic Forum atau WEF Davos, Kamis (22/1/2026).

Prabowo menjelaskan, dua bulan pertama masa pemerintahannya diisi langkah efisiensi anggaran. Pemerintah menghentikan sejumlah program yang dinilai tidak efektif. Kebijakan tersebut menghasilkan penghematan sekitar 18 juta dollar AS.

Anggaran hasil efisiensi kemudian dialihkan ke program yang memberi dampak langsung bagi masyarakat.

“Sebagai hasilnya, pada 6 Januari 2025 kami memulai program Makan Bergizi Gratis untuk ibu-ibu, anak-anak, dan seluruh anak Indonesia,” kata Prabowo.

Tahap awal pelaksanaan MBG melibatkan 190 Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi atau SPPG. Jumlah tersebut mampu menyediakan sekitar 570.000 porsi makanan setiap hari.

Perkembangan program berlangsung cepat. Dalam kurun satu tahun, jumlah SPPG melonjak menjadi 21.102 unit.

“Sejak malam kemarin, kami telah menghasilkan 59,8 juta porsi makanan untuk anak-anak, ibu-ibu, dan lansia yang menerima makanan ini setiap hari,” ujarnya.

Prabowo menyebut capaian tersebut akan terus meningkat. Dalam waktu dekat, skala produksi MBG bahkan diproyeksikan melampaui jaringan makanan cepat saji global.

“Dalam sekitar satu bulan kami akan melampaui McDonald’s yang menyediakan 68 juta porsi makanan per hari. Kami mulai Januari tahun lalu, dan tahun ini kami menargetkan 82,9 juta porsi makanan per hari,” ungkapnya.

Program MBG, lanjut Prabowo, menyasar seluruh anak Indonesia sejak lahir hingga usia 18 tahun. Ibu hamil serta lansia yang tinggal sendiri juga masuk daftar penerima manfaat. Penyaluran makanan dilakukan langsung ke rumah.

“McDonald’s memulai dapur pertamanya pada tahun 1940. Untuk mencapai 68 juta penerima manfaat, mereka membutuhkan sekitar 5 dekade. Kami, 82,9 juta penerima manfaat pada akhir Desember 2026,” ujar Prabowo.

Target tersebut, menurut Prabowo, berpeluang tercapai lebih cepat dari jadwal.

“Orang-orang saya mengatakan, ‘Tidak, Pak. Kita akan mencapai 82,9 juta sebelum Desember.’ Jadi semoga kami bisa mencapainya,” tutup Prabowo.

Tag:  #ketika #prabowo #bandingkan #pencapaian #mcdonalds

KOMENTAR