Nasihat Warren Buffett tentang Uang, Utang, dan Kesuksesan
Nasihat Warren Buffett tentang cara mengelola uang, menyikapi utang, dan membangun kesuksesan jangka panjang sejak dini.()
11:28
18 Januari 2026

Nasihat Warren Buffett tentang Uang, Utang, dan Kesuksesan

– Investor legendaris Warren Buffett dikenal konsisten membagikan pandangannya soal uang, bisnis, dan kehidupan.

Selama puluhan tahun, Chairman Berkshire Hathaway itu menjawab berbagai pertanyaan publik, termasuk dari mahasiswa, dalam rapat tahunan pemegang saham maupun berbagai forum diskusi.

Topik yang ia bahas beragam, mulai dari kecerdasan buatan, bisnis asuransi, hingga keputusan-keputusan hidup yang memengaruhi kondisi keuangan seseorang dalam jangka panjang.

Dikutip dari CNBC, Minggu (18/1/2026), Warren Buffett mengungkap salah satu nasihat terbaik sekaligus tantangan yang kerap ia sampaikan kepada mahasiswa terkait penghasilan seumur hidup.

Tantangan Warren Buffett kepada Mahasiswa

Buffett meminta mahasiswa membayangkan sebuah kelas berisi sekitar 300 orang. Dari kelompok itu, mereka diberi kesempatan memilih lima orang yang 10 persen dari penghasilan seumur hidupnya akan mereka terima.

Mahasiswa kemudian diminta menentukan siapa yang layak “dibeli” dan siapa yang justru akan “dijual pendek”, atau diperkirakan memiliki prospek penghasilan terburuk.

Menurut Buffett, orang-orang yang dipilih biasanya bukan mereka yang paling menarik secara fisik, paling cerdas, atau paling unggul secara atletik.

“Pada akhirnya, saya jelaskan bahwa kalian bisa menjadi orang yang kalian pilih untuk dibeli,” kata Buffett.

Ia menekankan bahwa kualitas yang membuat seseorang bernilai secara ekonomi bukanlah sesuatu yang sepenuhnya bawaan sejak lahir. Setiap orang, menurut dia, memiliki peluang untuk membentuk dirinya menjadi sosok yang produktif dan bernilai tinggi.

“Ini bukan soal kemampuan melempar bola sejauh 60 yard, dan bukan pula soal siapa yang memiliki IQ tertinggi. Kalian bisa menjadi salah satu dari lima orang itu,” ujar Buffett.

Dalam pandangannya, kesuksesan finansial lebih banyak ditentukan oleh sikap, kebiasaan, dan keputusan jangka panjang, bukan oleh bakat fisik atau kecerdasan luar biasa.

Mengelola keuangan dengan baik adalah kunci mencapai kestabilan finansial dan mewujudkan impian di masa depan Mengelola keuangan dengan baik adalah kunci mencapai kestabilan finansial dan mewujudkan impian di masa depan

Soal Keberuntungan dan Titik Awal Kehidupan

Meski menekankan pentingnya pilihan hidup, Buffett tidak menutup mata terhadap peran keberuntungan. Ia mengakui bahwa titik awal kehidupan setiap orang tidaklah sama.

“Keberuntungan sangat besar pengaruhnya. Jika Anda lahir dari orangtua yang tepat, Anda sudah kaya sejak lahir,” kata Buffett.

“Anda memenangkan undian—undian ovarium,” lanjut dia.

Istilah tersebut digunakan Buffett untuk menggambarkan bahwa latar belakang keluarga, lingkungan, dan kondisi sosial sejak lahir merupakan faktor acak yang sangat memengaruhi peluang hidup seseorang.

Namun, menurut Buffett, keberuntungan bukan satu-satunya penentu. Setiap orang tetap memiliki ruang untuk meningkatkan peluangnya melalui pilihan hidup yang dijalani.

“Kalian bisa mencapainya dengan menjadi orang baik, banyak membaca, dan membelanjakan uang lebih sedikit dari yang kalian peroleh,” ujarnya.

Peringatan Warren Buffett soal Utang

Buffett juga mengingatkan risiko hidup dengan utang. Menurut dia, utang berlebihan dapat menjadi jebakan finansial yang sulit dihindari jika tidak dikelola dengan hati-hati.

“Saya selalu mengatakan, kalian hanya bisa menghabiskan 110 persen dari penghasilan sekali saja. Setelah itu, sepanjang hidup kalian akan berada dalam kondisi defisit,” kata Buffett.

Pernyataan tersebut merujuk pada risiko menggunakan pendapatan masa depan untuk menutup pengeluaran saat ini, yang pada akhirnya membatasi ruang seseorang untuk menabung, berinvestasi, atau meningkatkan kualitas hidup.

Meski mengakui beberapa jenis pinjaman, seperti kredit pemilikan rumah, dapat dibenarkan dalam kondisi tertentu, Buffett menegaskan pentingnya kehati-hatian.

“Setelah melewati titik tertentu, jika Anda terjebak dalam lubang utang, akan sangat sulit untuk keluar,” ujarnya.

Nasihat Warren Buffett tentang cara mengelola uang, menyikapi utang, dan membangun kesuksesan jangka panjang sejak dini. Nasihat Warren Buffett tentang cara mengelola uang, menyikapi utang, dan membangun kesuksesan jangka panjang sejak dini.

Investasi pada Diri Sendiri

Selain disiplin keuangan, Buffett menilai kerja keras dan pengembangan diri sebagai faktor penting dalam menentukan penghasilan seumur hidup.

Ia mencontohkan kebiasaan mitra bisnisnya, Charlie Munger, yang meluangkan satu jam paling produktif setiap pagi untuk meningkatkan kapasitas berpikir sebelum menjalani aktivitas lainnya.

“Itu bukan hal yang aneh,” kata Buffett.

Menurut dia, kebiasaan tersebut mencerminkan pentingnya investasi pada diri sendiri sebagai modal jangka panjang.

“Masa depan Anda adalah milik Anda sendiri, dan Anda tidak bisa berharap orang lain yang mengerjakannya,” ujar Buffett.

Warren Buffett menegaskan bahwa tanggung jawab membangun masa depan, termasuk dalam hal keuangan, berada pada pilihan dan keputusan yang diambil masing-masing individu sepanjang hidupnya.

Tag:  #nasihat #warren #buffett #tentang #uang #utang #kesuksesan

KOMENTAR