Perluas Konsumen, Emiten Produsen Taro (AISA) Gandeng Pokemon
PT FKS Food Sejahtera Tbk (AISA) melalui salah satu produk makanan ringanya, Taro meluncurkan kolaborasi dengan Pokemon saat Car Free Day (CFD) di kawasan Gapura Gelora Bung Karno, Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (11/1/2026).(DOKUMENTASI AISA)
14:04
14 Januari 2026

Perluas Konsumen, Emiten Produsen Taro (AISA) Gandeng Pokemon

– PT FKS Food Sejahtera Tbk (AISA) melalui salah satu produk makanan ringanya, Taro memanfaatkan kolaborasi dengan intellectual property (IP) global Pokemon sebagai strategi memperkuat daya saing merek di tengah ketatnya persaingan industri fast moving consumer goods (FMCG).

Kolaborasi tersebut resmi diluncurkan melalui rangkaian aktivitas pemasaran berbasis pengalaman (activity-based campaign) di ajang Car Free Day (CFD) kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (11/1/2026).

Senior Brand Manager Taro FKS Food Sejahtera, Dwiki Akbar Sukmadi Candra, mengatakan, Pokemon dipilih karena kekuatannya sebagai IP legendaris yang memiliki basis penggemar lintas generasi.

“Kami melihat Pokemon sebagai IP yang juga legendaris. Setelah sebelumnya hadir di IGX (Indonesia Game Expo), sekarang kami lanjutkan ke CFD sebagai bagian dari grand launching. CFD kami pilih karena antusiasmenya besar dan menjadi tempat berkumpulnya berbagai komunitas,” ujar Dwiki dalam keterangan tertulis, Rabu (14/1/2026).

Menurut dia, pemanfaatan ruang publik seperti CFD menjadi bagian dari strategi pemasaran pihaknya untuk menjangkau konsumen secara lebih luas, tidak hanya melalui kanal digital dan televisi, tetapi juga lewat pengalaman langsung.

Melalui kemasan edisi khusus, Taro menghadirkan 16 stiker karakter Pokemon yang dikoleksi secara acak, mendorong keterlibatan konsumen sekaligus meningkatkan potensi pembelian berulang.

Dwiki menambahkan, pihaknya juga menargetkan perluasan kegiatan ke berbagai kota besar lain seperti Surabaya, Bandung, serta menjajaki peluang di kota Medan. Kolaborasi ini juga menegaskan posisi Taro sebagai brand legendaris yang telah hadir selama 40 tahun di Indonesia, sekaligus relevan bagi berbagai segmen usia.

“Taro bukan hanya untuk anak-anak, tetapi juga remaja dan orang dewasa. Karena itu, lintas generasi menjadi fondasi utama saat kami berkolaborasi dengan IP-IP besar seperti Pokemon,” tambah Dwiki.

Dalam kampanye tahun ini, Taro juga menghadirkan inovasi produk yang mengusung dua pendekatan rasa. Taro Net Jalapeno mengangkat tema world adventure dengan inspirasi rasa dunia, sementara peluncuran Taro Tempe Sambal Matah menegaskan kekayaan cita rasa khas Indonesia.

Taro juga menargetkan perluasan aktivasi serupa ke sejumlah kota besar di luar Jakarta, seperti Surabaya, Bandung, dan Medan. Langkah ini menunjukkan optimisme perusahaan terhadap pasar konsumsi domestik, termasuk di daerah dengan pertumbuhan ekonomi dan daya beli yang terus berkembang.

“Rangkaian kegiatan aktivasi Taro Pokemon tidak hanya akan digelar di Jakarta. Kami menargetkan perluasan ke berbagai kota besar lain,” ujar Dwiki.

Selain kolaborasi IP, Taro juga memperkuat strategi produk melalui inovasi rasa. Tahun ini, perusahaan meluncurkan Taro Net Jalapeno yang mengusung konsep rasa global, serta Taro Tempe Sambal Matah yang menonjolkan cita rasa lokal Indonesia. Pendekatan ini mencerminkan strategi glokalisasi untuk menjangkau preferensi konsumen yang semakin beragam.

Kolaborasi dengan Pokemon sekaligus menegaskan upaya Taro menjaga posisi sebagai merek legendaris yang telah hadir lebih dari 40 tahun di Indonesia, sembari tetap relevan bagi segmen anak-anak, remaja, hingga orang dewasa.

“Taro bukan hanya untuk anak-anak, tetapi juga remaja dan orang dewasa. Karena itu, lintas generasi menjadi fondasi utama saat kami berkolaborasi dengan IP-IP besar seperti Pokemon,” kata Dwiki.

Melalui kolaborasi ini, Dwiki berharap Taro dapat terus berinovasi, menghadirkan pengalaman yang relevan dengan tren, serta memperkuat kedekatan emosional dengan konsumen Indonesia lintas generasi.

Tag:  #perluas #konsumen #emiten #produsen #taro #aisa #gandeng #pokemon

KOMENTAR