Trump Ancam Negara yang Bisnis dengan Iran Bakal Kena Tarif 25 Persen
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat menggelar konferensi pers mengenai serangan AS ke Venezuela, di kediamannya di Mar-a-Lago, Palm Beach, Negara Bagian Florida, 3 Januari 2026.(AFP/JIM WATSON)
15:44
13 Januari 2026

Trump Ancam Negara yang Bisnis dengan Iran Bakal Kena Tarif 25 Persen

- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa negara mana pun yang berbisnis dengan Iran akan menghadapi tarif 25 persen untuk setiap dan semua bisnis yang dilakukan dengan Amerika Serikat (AS).

Dalam sebuah unggahan di Truth Social, ia mengatakan, tarif baru untuk impor dari mitra dagang Iran itu berlaku segera.

“Keputusan ini bersifat final dan mengikat. Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini!” tulis dia, dikutip dari CNBC, Selasa (13/1/2026).

Namun demikian, rincian lebih lanjut tentang pengumuman tarif tersebut belum jelas.

Upaya nyata Trump untuk mengisolasi Iran secara ekonomi terjadi ketika negara Timur Tengah yang kaya minyak itu berjuang untuk menekan gelombang protes anti-pemerintah besar-besaran yang sedang berlangsung.

Puluhan demonstran tersebut dilaporkan tewas dalam beberapa pekan terakhir.

Trump mengancam akan mengambil tindakan militer terhadap Iran jika pembunuhan terus berlanjut.

Presiden juga secara eksplisit mendorong demonstrasi menentang rezim Iran.

“Iran sedang mengincar kebebasan, mungkin tidak seperti sebelumnya. AS siap membantu!!!” tulisnya di media sosial pada hari Sabtu.

Pengumuman tarif baru terhadap mitra bisnis Iran ini juga dilakukan menjelang putusan Mahkamah Agung yang sangat dinantikan mengenai apakah banyak tarif paling ekstensif yang diberlakukan Trump itu sah secara hukum.

Tarif-tarif tersebut termasuk bea masuk timbal balik kontroversialnya dari awal April dan bea masuk lainnya yang terkait dengan dugaan perdagangan fentanyl diberlakukan menggunakan Undang-Undang Kekuasaan Ekonomi Darurat Internasional, atau IEEPA.

Sampai saat ini, belum jelas apakah tarif terkait Iran yang baru diumumkan Trump juga didasarkan pada undang-undang tersebut.

Tag:  #trump #ancam #negara #yang #bisnis #dengan #iran #bakal #kena #tarif #persen

KOMENTAR