Direktur Sido Muncul Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Kebijakan Pemerintah soal PLTS Atap
Direktur Sido Muncul Dr (HC) Irwan Hidayat menjelaskan komitmen perusahaan terhadap energi terbarukan dengan menunjukkan capaian penggunaan EBT yang meningkat dari 69 persen pada 2022 menjadi 91 persen pada 2024, Jumat (28/11/2025).(Dok. KOMPAS.com/Erlangga Satya)
08:48
1 Desember 2025

Direktur Sido Muncul Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Kebijakan Pemerintah soal PLTS Atap

n

- Direktur PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) Dr (HC) Irwan Hidayat menegaskan dukungan penuh perusahaan terhadap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah terkait Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap.

Dukungan itu ia sampaikan sebagai bentuk respons terkait pemberitaan yang melibatkan Manager Energi dan Produksi Sido Muncul Iwan Setyo Wibowo.

Irwan menjelaskan bahwa pernyataan Iwan Setyo Wibowo dalam forum yang diselenggarakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merupakan pemaparan tentang logika investasi dan insentif, bukan kritik terhadap pemerintah.

Menurutnya, pemberitaan yang muncul merupakan penafsiran yang kurang tepat dari media.

"Kami selalu mendukung kebijakan pemerintah. Iwan hanya menjelaskan bahwa ketika insentif dikurangi, maka investasi di bidang PLTS kemungkinan akan berkurang. Itu logika yang masuk akal, bukan kritik," ujar Irwan saat memberikan pernyataan kepada awak media, termasuk Kompas.com, di Kantor Sido Muncul, Jakarta, Jumat (28/11/2025).

Irwan menegaskan bahwa Sido Muncul mendukung kebijakan apa pun yang dikeluarkan pemerintah, termasuk Peraturan Menteri ESDM Nomor 2 Tahun 2024 tentang PLTS Atap On-grid.

Ia meyakini bahwa pemerintah memiliki pertimbangan dan alasan yang matang dalam setiap kebijakan yang diambil.

Komitmen Sido Muncul terhadap energi terbarukan

Sebagai bukti komitmen terhadap lingkungan, Irwan menjelaskan bahwa Sido Muncul bahkan memilih menggunakan listrik dari PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN dengan skema Renewable Energy Certificate (REC) yang lebih mahal dibandingkan listrik konvensional.

Menurutnya, pilihan tersebut murni untuk meningkatkan kepedulian perusahaan terhadap lingkungan.

"Kami memilih listrik yang lebih mahal demi lingkungan. Sejak 2023, kami menggunakan PLN Hijau, bukan yang konvensional. Kami tidak memilih yang murah, tapi memilih yang baik untuk lingkungan meskipun harganya lebih mahal. Ini merupakan bentuk dukungan kami," jelasnya.

Irwan menambahkan, Sido Muncul juga sukses mencatat pencapaian luar biasa dalam penggunaan energi baru dan terbarukan (EBT).

Saat ini, 100 persen energi yang digunakan perusahaan berasal dari sumber terbarukan dengan komposisi 91 persen dari PLN melalui skema REC.

Biomassa dari limbah ampas jamu menjadi kontributor terbesar dalam bauran energi Sido Muncul dengan porsi mencapai 61 persen. Sisanya berasal dari PLTS atap sekitar 4 persen, gas CNG 9,78 persen, dan solar hanya 1,5 persen.

"Kami menerapkan konsep zero waste. Limbah ampas jamu kami manfaatkan menjadi biomassa untuk energi. Kami tidak pernah membuang limbah," terang Irwan.

Pencapaian paling membanggakan adalah penurunan emisi karbon sebesar 91 persen pada 2024 dibandingkan level 2021.

Angka itu jauh melampaui target awal perusahaan yang hanya 14 persen. Dari pencapaian tersebut, 61 persen kontribusi berasal dari penggunaan biomassa sebagai sumber energi.

Progres pencapaian bauran EBT di Sido Muncul dari 2022.

Dok. Sido Muncul Progres pencapaian bauran EBT di Sido Muncul dari 2022.

Rencana pengembangan PLTS Atap

Irwan mengatakan, Sido Muncul berkomitmen menambah kapasitas PLTS Atap sekitar 1 megawatt (MW) untuk menyesuaikan kebutuhan listrik perusahaan.

Pengajuan penambahan kapasitas tersebut saat ini masih menunggu persetujuan PLN sesuai skema kuota wilayah.

Tahun ini, Sido Muncul menargetkan penurunan emisi karbon tambahan sebesar 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya melalui peningkatan efisiensi energi secara menyeluruh.

Irwan menegaskan kembali bahwa Sido Muncul tidak pernah dan tidak akan mengkritisi kebijakan pemerintah.

Perusahaan justru terus berkomitmen mendukung program transisi energi yang dicanangkan pemerintah melalui peningkatan penggunaan energi terbarukan.

"Pemerintah sudah berusaha keras membuat kebijakan terbaik. Kami sebagai pelaku industri siap mendukung dan mengikuti apa pun kebijakan yang ditetapkan," ucap Irwan.

Tag:  #direktur #sido #muncul #tegaskan #dukungan #penuh #terhadap #kebijakan #pemerintah #soal #plts #atap

KOMENTAR