Harga Emas Diprediksi Tembus 5.000 Dollar AS pada 2026
Ilustrasi emas. Survei Goldman Sachs mengungkapkan 36 persen investor institusional percaya harga emas akan mencapai 5.000 dollar AS per troy ounce pada akhir 2026. (PEXELS/MICHAEL STEINBERG)
12:04
29 November 2025

Harga Emas Diprediksi Tembus 5.000 Dollar AS pada 2026

- Harga emas mencatat kenaikan signifikan sepanjang tahun 2025, dengan kenaikan sebesar 58,6 persen dan tembus level 4.000 dollar AS pada Oktober lalu.

Survei Goldman Sachs menunjukkan optimisme tinggi dari investor institusional terhadap kelanjutan tren harga emas 2026. 

Goldman Sachs mengadakan survei kepada lebih dari 900 investor institusional melalui platform Marquee. Hasil survei menemukan bahwa 36 persen responden percaya harga emas akan menembus 5.000 dollar AS per troy ounce pada akhir 2026.

Dikutip dari CNBC, Sabtu (29/11/2025), survei yang dilakukan antara 12-14 November ini juga menunjukkan 33 persen investor memprediksi harga emas akan berada di kisaran 4.500 hingga 5.000 dollar AS.

Secara keseluruhan, lebih dari 70 persen investor melihat prospek harga emas naik tahun depan. Sebaliknya, hanya sekitar 5 persen yang memperkirakan harga akan turun ke kisaran 3.500 hingga 4.000 dollar AS dalam 12 bulan ke depan.

Faktor Penggerak Kenaikan Harga Emas

Bank sentral menjadi pendorong utama kenaikan harga emas, dengan 38 persen responden menyebutkan pembelian emas oleh bank sentral sebagai alasan utama.

Selain itu, kekhawatiran fiskal juga menjadi faktor signifikan menurut 27 persen investor.

Investor dari berbagai kalangan, mulai dari pembeli ritel hingga hedge fund, mengincar emas sebagai aset safe haven untuk melindungi nilai di tengah risiko inflasi, ketegangan geopolitik, dan pelemahan dolar AS.

Bank-bank sentral global juga terus menambah cadangan emas mereka karena likuiditas tinggi, risiko gagal bayar yang minim, dan statusnya sebagai aset cadangan yang netral.

Pada Jumat (28/11), harga emas mencapai level tertinggi dalam dua pekan terakhir, didukung harapan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed).

Harga spot naik 0,45 persen menjadi 4.175,50 dollar AS, sementara kontrak berjangka naik 0,53 persen ke posisi 4.187,40 dollar AS.

Ilustrasi emas batangan. Survei Goldman Sachs mengungkapkan 36 persen investor institusional percaya harga emas akan mencapai 5.000 dollar AS per troy ounce pada akhir 2026. DOK. Shutterstock. Ilustrasi emas batangan. Survei Goldman Sachs mengungkapkan 36 persen investor institusional percaya harga emas akan mencapai 5.000 dollar AS per troy ounce pada akhir 2026.

Kepala Strategi Pasar Blue Line Futures, Phil Streible, mengatakan bahwa tren bullish emas diperkirakan berlanjut hingga 2026. Menurutnya, perlambatan pertumbuhan ekonomi dan inflasi yang meningkat di banyak negara mendukung prospek emas.

Selain itu, beberapa investor juga fokus pada sektor pertambangan emas. Stephen Yiu dari Blue Whale Capital mengungkapkan optimisme pada Newmont, produsen emas terbesar dunia.

Sedangkan pendiri Muddy Waters Capital, Carson Block, yang dikenal sebagai short seller, justru memberikan rekomendasi beli pada perusahaan tambang junior Kanada, Snowline Gold, karena potensi konsolidasi di sektor ini.

Tag:  #harga #emas #diprediksi #tembus #5000 #dollar #pada #2026

KOMENTAR