Rupiah Pagi Melemah ke Level Rp 16.713 Per Dollar AS
Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) kembali melemah tipis pada Jumat pagi (7/11/2025).
Berdasarkan data Bloomberg pukul 10.18 WIB, mata uang garuda berada di level Rp 16.713 per dollar AS, melemah 0,07 persen dibandingkan sesi penutupan sebelumnya.
Sejumlah mata uang regional juga tertekan seiring dengan penguatan dollar AS di pasar global.
Salah satunya, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,34 persen.
Disusul oleh peso Filipina yang turun 0,20 persen, serta dollar Taiwan yang terkoreksi 0,15 persen.
Sementara itu, dollar Singapura turut melemah 0,07 persen, diikuti yen Jepang yang turun 0,03 persen, yuan China yang terkoreksi 0,01 persen, dan baht Thailand yang melemah tipis 0,006 persen terhadap dollar AS.
Kendati begitu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih dibuka menguat pada awal perdagangan Jumat pagi tadi.
Indeks naik 0,20 persen atau 16,74 poin ke posisi 8.353,802.
Berdasarkan data RTI, sejak pembukaan di level 8.346,575, indeks sempat menyentuh titik tertinggi di 8.356,397 dan terendah di 8.332,601.
Hingga sesi pagi, sebanyak 248 saham menguat, 206 saham melemah, dan 211 saham tidak berubah.
Volume transaksi tercatat 2,86 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 1,74 triliun dari 224.139 kali transaksi.